Pengaruh porsi komposit Singkong Gajah dan Jamur Tiram dengan buah naga terhadap kandungan proksimat dan sensoris naget vegetarian
DOI:
https://doi.org/10.35941/jtaf.5.1.2023.8434.13-20Keywords:
naget vegetarian, singkong gajah, jamur tiram, buah nagaAbstract
Umumnya naget diolah dari daging yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Makanan rendah serat dan tinggi lemak dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan, sulit buang air besar, kolesterol tinggi dan berbagai penyakit lainnya seperti jantung koroner dan stroke. Penelitian ini dilakukan untuk menyediakan alternatif naget dengan kandungan bahan nabati yang diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh porsi komposit singkong gajah dan jamur tiram (3:2) dengan buah naga terhadap kandungan proksimat, serat dan sifat organoleptik naget vegetarian. Percobaan faktor tunggal dalam Rancangan Acak Lengkap dilakukan dengan enam taraf perlakuan, yaitu perbandingan porsi komposit (100, 95, 90, 85, 80, dan 75%) dalam bahan baku (komposit dan buah naga), masing-masing dilakukan dengan tiga ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova dilanjutkan dengan uji BNT, kecuali data sifat sensoris dianalisis dengan uji Friedman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa porsi komposit singkong gajah dan jamur tiram berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air, abu dan karbohidrat, serta sifat sensoris, tetapi berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap kadar lemak, protein dan serat naget vegetarian. Naget ini mempunyai penampakan berwarna kuning, agak beraroma jamur tiram, berasa agak gurih, dan bertekstur agak kenyal dengan kadar air 53,82-55,23%, abu 1,13-1,74%, lemak 2,20%, protein 3,33%, karbohidrat 37,51-39,52%, dan serat 3,31%. Naget matang (setelah digoreng) yang dihasilkan dari komposit Singkong Gajah dan Jamur Tiram 95% mempunyai kadar karbohidrat 39,24%, serat 12,76%, lemak 11,30%, abu 3,5% dan air 33,2%.
References
AOAC. 2005. Official Methods of Analysis of AOAC Internasional. 18th ed. Horwitz, W., Latimer G.W. (eds). AOAC Internasional, Gaitherburg, USA.
BSN. 2006. SNI 01-2346-2006 Petunjuk Pengujian Organoleptik atau Sensoris. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
BSN. 2014. SNI 6683:2014 Naget Ayam (Chicken Nugget). Badan Standardisasi Nasional, Jakarta
Fadil, M. 2016. Studi Perbandingan Singkong Gajah (Manihot esculenta Crantz) Dan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Terhadap Sifat Kimia. Skripsi. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman, Samarinda.
Firdaus, Faridah, A., Holinesti, R. 2014. Pengaruh penambahan wortel dan rumput laut terhadap kualitas naget tempe. Journal of Home Economics and Tourism 7(3): 1-13.
Hidayati, N.A. 2015. Pengaruh Penambahan Rumput Laut Terhadap Tekstur. Kadar Besi Dan Kalsium Pada Pembuatan Naget Ikan. Skripsi. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.
Luksi, Y. 2020. Uji Kualitas Kimia Naget Ayam Dengan Penambahan Tepung Wortel (Daucus carota L.). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Alauddin Makassar.
Meiflorisa, E.A., Tejasari, T., Giyarto, G. 2017. Indeks glikemik nuget tempe sawi pecay. J. Agroteknologi 11(1): 35-44.
Nurmalia. 2012. Naget Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Sebagai Alternatif Makanan Siap Saji Rendah Lemak Dan Protein Serta Tinggi Serat. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Diponegoro, Semarang.
Prabowo, R.A.S., Ali, A., Rossi, E. 2014. Pengaruh perbandingan tepung ketan dan daging buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kualitas dodol buah. Journal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau 1(1): 1-5. https://media.neliti.com/media/publications/201893-pengaruh-perbandingan-tepung-ketan-dan-d.pdf
Rahayu, L., Purbowati, Pontang, G.S. 2018. Analisis indeks glikemik pada nugget ayam campuran jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). J. Gizi dan Kesehatan 10(24): 142–149.
Saputra, M.A.A., Ghozali, A., Pramesti, B.G.P., Purwanto, M.Q. 2022. Pola distribusi ruang terbuka hijau terhadap temperatur wilayah Kota Samarinda. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 2(3): 419-436.
Sudarmadji, S., Haryono, B., Suhardi. 2010. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Umar, R., Siswosubroto, S.E., Tinangon, M.R., Yelnetty, A. 2019. Kualitas sensoris es krim yang ditambahkan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Zootec. 39(2): 284-292.
Utami D.R., Aprilia, V., Nisa, F.Z. 2017. Sifat fisik, kadar serat, dan daya terima naget dengan penggunaan glukomanan dari Porang (Amorphophallus oncophyllus) untuk substitusi daging ayam. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia 5(1): 9-16.
Utami, S.P. 2020. Formulasi Tepung Kacang Hijau Dan Tepung Tapioka Terhadap Sifat Sensori Naget Ikan Swanggi (Priacanthus tayenus). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung, Bandar Lampung.
Yulianti, Mutia, A.K. 2018. Analisis kadar protein dan tingkat kesukaan nugget ikan Gabus dengan penambahan tepung wortel. Gorontalo Agric. Technol. J. 1(1): 37-42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors publishing in JTAF have wide rights to use their works for teaching and scholarly purposes without needing to seek permission, including: use for classroom teaching by Author or Author's institutionand presentation at a meeting or conference and distributing copies to attendees; use for internal training by author's company; distribution to colleagues for their reseearch use; use in a subsequent compilation of the author's works; inclusion in a thesis or dissertation; reuse of portions or extrcats from the article in other works (with full acknowledgement of final article); preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes (follow CC by SA License).
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.