Respons sensoris dan waktu leleh es krim nabati berbahan sari kedelai dan pisang mauli (Musa sp)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jtaf.3.1.2021.5660.15-22Keywords:
es krim, sari kedelai, pisang mauli, waktu lelehAbstract
Es krim merupakan salah satu produk makanan beku yang pada umumnya dibuat menggunakan sari sapi dan bahan campuran lainnya. Pada penelitian ini dilakukan inovasi pembuatan es krim dari sumber nabati, menggunakan sari kedelai dan pisang mauli. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan respons sensoris dan kecepatan leleh es krim nabati tersebut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal, yaitu. perbandingan pisang mauli (PM) dan sari kedelai (SK), yang terdiri dari lima taraf yaitu SK 700 mL; PM 50 g dan SK 650 mL; PM 100 g dan SK 600mL; PM 150 g dan 550 mL; PM 200 g dan SK 500 mL. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur taraf alfa 5 %. Data respons sensoris ditransformasikan menjadi data interval dengan teknik transformasi Methode of Successive Interval sebelum, dilakukan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pisang mauli berpengaruh nyata terhadap respons sensoris dan kecepatan leleh es krim nabati. Es krim nabati yang diolah menggunakan PM 100 gram dan SK 600 mL mendapatkan respons sensoris terbaik.Downloads
References
Affandi, D.R., Handajani, S., 2011. Es krim ubi jalar (Ipomoea batatas) : tinjauan sifat sensoris, fisik, kimia, dan aktivitas antioksidannya. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 4(2): 94–103.
Astawan, M., 2009. Sehat Dengan Hidangan Kacang dan Biji-bijian. Penebar Swadaya, Jakarta.
Astawan, M., 2004. Tetap Sehat Dengan Produk Makanan Olahan. Tiga Serangkai, Solo.
BSN, 1995. SNI 01-3713-1995. Es Krim. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, 2018. Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
Fatkurahman, R., Atmaka, W., Basito, 2012. Karakteristik sensoris dan sifat fisikokimia cookies dengan subtitusi bekatul beras hitam (Oryza sativa L.) dan tepung jagung (Zea mays L.). Jurnal Teknosains Pangan, 1(1): 49–57.
Firdaus, F.A.R., 2018. Pengaruh Penambahan Puree Mandai dan Bubuk Mandai Terhadap Sifat Sensoris, Fisiko-Kimia dan Mikrobiologi Es Krim. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman, Samarinda.
Oksilia, Syafutri, M.I., Lidiasari, E., 2012. Karakteristik es krim hasil modifikasi dengan formulasi bubur timun suri (Cucumis melo L.) dan sari kedelai. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 23(1): 17–22.
Padaga, M., M.E, Sawitri., 2005. Es Krim Yang Sehat. Trubus Agrisarana, Surabaya.
Pamungkasari, D., 2008. Kajian Penggunaan Sari Kedelai Sebagai Substitusi Sari Sapi Terhadap Sifat Es Krim Ubi Jalar (Ipomea batatas). Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Rahim, A., Laude, S., Asrawaty, Akbar, 2017. Sifat fisiko kimia dan sensoris es krim labu kuning dengan penambahan tepung talas sebagai pengental. J. Agroland, 24(2): 89–94.
Setyaningsih, D., Apriyantono, A., Sari, M.P., 2010. Analisa Sensori Industri Pangan dan Agro. IPB Press, Bogor.
Sudarmadji, S., Haryono, B., Suhardi, 2010. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty Yogyakarta Bekerjasama Dengan Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Tarwendah, I.P., 2017. Studi komparasi atribut sensoris dan kesadaran merek produk pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(2): 66–73.
Tuhumury, H.C.D., Nendissa, S.J., Rumra, M., 2016. Kajian sifat fisikokimia dan organoleptik es krim pisang Tongka Langit. AGRITEKNO Jurnal Teknologi Pertanian, 5(2): 46–52. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2016.5.2.46
Uliyanti, 2020. Analisa mutu organoleptik es krim dengan variasi penambahan pisang kepok (Musa paradisiaca). AGROFOOD Jurnal Pertanian dan Pangan, 2(2): 17–22.
Violisa, A., Nyoto, A., Nurjanah, N., 2012. Penggunaan rumput laut sebagai stabilizer es krim sari sari kedelai. Jurnal Teknologi dan Kejuruan, 35(1): 103–114.
Wulandari, F.K., Setiani, B.E., Susanti, S., 2016. Analisis kandungan gizi, nilai energi, dan uji organoleptik cookies tepung beras dengan substitusi tepung sukun. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(4): 107–112.
Yuliani, Adhytama, Agustin, S., 2019. Overrun, kecepatan leleh, kadar vitamin c, dan karakteristik sensoris es krim rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dengan varian jenis penstabil. Jurnal Tropical of Agrifood, 2(1): 26–33.
Yulianty, M., Pujawati, E.D., Badruzsaufari, 2006. Analisis kariotipe pisang mauli. BIOSCIENTIAE, 3(2): 103–109.
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors publishing in JTAF have wide rights to use their works for teaching and scholarly purposes without needing to seek permission, including: use for classroom teaching by Author or Author's institutionand presentation at a meeting or conference and distributing copies to attendees; use for internal training by author's company; distribution to colleagues for their reseearch use; use in a subsequent compilation of the author's works; inclusion in a thesis or dissertation; reuse of portions or extrcats from the article in other works (with full acknowledgement of final article); preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes (follow CC by SA License).
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.