Pola konsumsi pangan rumah tangga masyarakat pesisir di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara selama pandemi Covid-19: Studi kasus pada Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi
DOI:
https://doi.org/10.35941/jtaf.4.1.2022.8334.1-8Keywords:
Konsumsi pangan, Angka Kecukupan Protein, Angka Kecukupan Energi, Pola Pangan Harapan, Kabupaten BulunganAbstract
Pangan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi setiap makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan tenaga agar bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Situasi pandemi Covid-19, membuat perubahan situasi baru hampir semua aspek kehidupan, termasuk perubahan rantai pasok pangan mulai dari hulu hingga hilir sehingga menimbulkan permasalahan konsumsi pangan masyarakat terkait keseimbangan jumlah dan jenis pangan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi pangan rumah tangga berdasarkan aspek kuantitas dan kualitas. Metode pengumpulan data menggunakan metode food recall 2 x 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komsumsi energi rumah tangga Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi di masa pandemi tergolong defisit dengan angka kecukupan energi (AKE) aktualnya berturut-turut 979,25 kkal/kapita/hari dan 779,15 kkal/kapita/hari dengan rata-rata tingkat kecukupan energi (TKE) sebesar 45,54% dan 36,24%. Dilain pihak, konsumsi protein rumah tangga Desa Tanah Kuning tergolong normal sedangkan Desa Mangkupadi tergolong sedang dengan rata-rata kecukupan protein (AKP) aktualnya masing-masing sebesar 68,94 gram/kapita/hari dan 46,63 gram/kapita/hari dengan tingkat kecukupan protein berturut-turut sebesar 108,64% dan 73,37%. Kualitas konsumsi pangan rumah tangga masyarakat Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi belum beragam dan belum seimbang (dibawah standar ideal), skor Pola Pangan Harapan (PPH) kedua desa tersebut berturut-turut adalah 41,70% dan 34,80%.
Downloads
References
Arbaiyah, I., 2013. Hubungan Pola Konsumsi Pangan Dan Ketersediaan Pangan Dan Status Gizi Keluarga di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Tahun 2013. Tesis. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Adriani, M., Wirjatmadi, B., 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
Badan Ketahanan Pangan, 2013. Petunjuk Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi. Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Jakarta.
Badan Ketahanan Pangan, 2015. Panduan Perhitungan Pola Pangan Harapan (PPH). Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Jakarta.
Baliwati, Y.F., 2011. Pengantar Pangan dan Gizi. Penebar Swadaya, Jakarta.
Handayani, M., Sayekti, W.D., Ismono, R.H., 2019. Pola konsumsi pangan rumah tangga pada desa pelaksana dan bukan pelaksana Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmu-ilmu Agribisnis 7, 113-119.
Hardinsyah, Mira, D. 2019. Kecukupan energi dan karbohidrat. Prosiding Widyakarya Pangan dan Gizi XI Bidang I: Peningkatan Gizi Masyarakat. “Percepatan Penurunan Stunting Melalui Revitalisasi Ketahanan Pangan dan Gizi dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” Penerbit Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.
Imelda, 2018. Karakteristik dan Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Masyarakat Kota Pontianak. ETHOS: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian 6, 250–259. doi: 10.29313/ethos.v6i2.3441.
Kartono, D., Hardinsyah, Jahari, A.B., Sulaeman, A., Astuti, M., Soekarti, M., Riyad, H. 2012. Ringkasan angka kecukupan gizi (AKG) yang dianjurkan bagi orang Indonesia tahun 2012. Rumusan Widyakarya Pangan dan Gizi (WNPG) X 2012. Gedung LIPI, 20-21 November 2012, Jakarta.
Mustafa, Z.E., 2009. Mengurai Variabel hingga Intrumentasi. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Naim, M.A., Lisnawaty, Fithria, 2020. Gambaran pola konsumsi pangan lokal wilayah pesisir pada tingkat rumah tangga di Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia 1, 6-14. doi: 10.37887/jgki.v1i1.12254.
Suhardjo, 2003. Sosio Budaya Gizi. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, IPB, Bogor.
Taruvinga, A., Muchenje, V., Mushunje, A., 2013. Determinants of rural household dietary diversity: the case of Amatole and Nyandeni Districts, South Africa. International Journal of Development and Sustainability 2, 2233-2247.
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors publishing in JTAF have wide rights to use their works for teaching and scholarly purposes without needing to seek permission, including: use for classroom teaching by Author or Author's institutionand presentation at a meeting or conference and distributing copies to attendees; use for internal training by author's company; distribution to colleagues for their reseearch use; use in a subsequent compilation of the author's works; inclusion in a thesis or dissertation; reuse of portions or extrcats from the article in other works (with full acknowledgement of final article); preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes (follow CC by SA License).
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.