Pengaruh formula jantung pisang kepok (Musa acuminata x balbisiana) dan daging ikan patin (Pangasius pangasius) terhadap nilai gizi abon
DOI:
https://doi.org/10.35941/jtaf.2.2.2020.4290.72-78Keywords:
abon, jantung pisang, pisang kepok, ikan patinAbstract
Abon umumnya dibuat dari bahan baku hewani seperti daging dan ikan tetapi juga dapat disubstitusi dengan bahan baku nabati seperti jantung pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jantung pisang kepok dengan ikan patin yang terbaik berdasarkan nilai gizi abon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 5 taraf perlakuan dan masing-masing 3 kali ulangan yang dikerjakan pada penelitian ini yaitu formula jantung pisang kepok (JPK) dan daging ikan patin (DIP), yaitu 200 g JPK; 150 g JPK, 50 g DIP; 100 g JPK, 100 g DIP; 50 g JPK, 150 g DIP; dan 200 g DIP. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, dan total energi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam. Perlakuan yang menunjukkan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil dengan tingkat α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan JPK dengan DIP berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, dan total energi. Perbandingan 50 g JPK dengan 150 g DIP merupakan perlakuan terbaik pada nilai gizi abon dengan kadar air 5,56%, kadar abu 3,07%, kadar lemak 21,33%, kadar protein 25, 62%, kadar karbohidrat 44,41%, dan total energi 541,17 kkal.
Downloads
References
Aditya, H. P., Herpandi, H., dan Lestari, S., 2016. Karakteristik fisik, kimia dan sensoris abon ikan dari berbagai ikan ekonomis rendah. Fishtech, 5(1), 61-72.
Aida, Y., Christine, F. Mamuaja., dan A. T. Agustin., 2014. Pemanfaatan jantung pisang (Musa Paradisiaca) dengan penambahan daging ikan layang (Decapterus sp.) pada pembuatan abon. J. Ilmu dan Teknol Pangan, 2: 20-26.
Alhana, 2011. Analisis Asam Amino dan Pengamatan Jaringan Daging Fillet Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Akibat Penggorengan. Skripsi. Bogor: Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
AOAC, 2005. Official Methods of Analysis. Association of Official Analytical Chemists. Benjamin Franklin Station, Washington.
Candra, K.P., Tunoq, A., 2018. Sifat kimia dan penerimaan sensori dari abon dengan formulasi daging ikan gabus (Channa striata) dan jantung pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Linn). Jurnal Teknologi Pertanian Universitas Mulawarman, 13(2): 45-50.
Dara, W., dan Fanyalita, A., 2017. Pengaruh substitusi ikan tuna (Thunnus sp.) terhadap mutu organoleptik dan kimia abon jantung pisang (Musa Acuminate balbisiana colla). Journal of Saintek, 9(1): 1-7. https://doi.org/10.31958/js.v9i1.566
Diniyyah, S. R., dan Nindya. T. S., 2017. Asupan Energi, Protein dan Lemak Dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Suci, Gresik. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.
Jusniati, J., Patang, P., dan Kadirman, K. 2018. Pembuatan abon dari jantung pisang (Musa paradisiaca) dengan penambahan ikan tongkol (Euthynnus affinis). J. Pendidik. Teknol. Pertan., 3: 58-66. https://doi.Org/10.26858/Jptp.V3i1.5198
Malinda, R., 2017. Studi Formulasi Daging Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) dan Ubi Jalar Ungu (Ipomoeo batatas) Terhadap Sifat Kimia dan Sensoris Empek-empek. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman.
Nur Jannah, U.Q.A., Hidayati, D., dan Jakfar, A.A., 2016. Karakteristik sensoris dan kimia pada abon nangka muda (Artocarpus heterophyllus Lmk) dengan penambahan tempe. Agrointek, 10(1): 48-54. https://doi.org/10.21107/agrointek.v10i1.2025
Parisu, M.A., 2018. Formulasi Buah Cempedak Muda (Artocarpus integer Merr.) dan Ikan Haruan (Ophiocephulus striatus) Terhadap Karakteristik Kimia dan Sensoris Abon. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman.
Rohmawati, N., 2016. Pengaruh penambahan sukun muda (Artocarpus communis) terhadap mutu fisik, kadar protein, dan kadar air abon lele dumbo (Clarias Gariepinus ). J. NUTRISIA, 18(1): 65-69.
Simanjuntak, G.T.Y.B., 2018. Pemanfaatan Ampas Jus Kedelai dan Ikan Patin Dalam Pembuatan Nugget Serta Uji Daya Terima dan Kandungan Gizinya. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sudarmaji, S., Haryono, B., Suhardi, 2010. Prosedur Analisis Untuk Bahan Makanan dan Pertanian, Edisi ke 4. Liberty, Yogyakarta.
Syarief, R. dan Halid, H., 1993. Teknologi Penyimpanan Pangan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor. Penerbit Accan, Jakarta.
Hamidi, W., 2016. Analisis nilai tambah agroindustri abon ikan patin di Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau (Studi kasus pada CV. Graha Pratama Fish). J. Agribisnis, 18(1): 54-64. https://doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004
Winarno, F.G., 1997. Kimia Pangan Dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Yefri, M, N. I. Sari, T.L., 2013. Penambahan Jantung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Pada Abon Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau.
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors publishing in JTAF have wide rights to use their works for teaching and scholarly purposes without needing to seek permission, including: use for classroom teaching by Author or Author's institutionand presentation at a meeting or conference and distributing copies to attendees; use for internal training by author's company; distribution to colleagues for their reseearch use; use in a subsequent compilation of the author's works; inclusion in a thesis or dissertation; reuse of portions or extrcats from the article in other works (with full acknowledgement of final article); preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes (follow CC by SA License).
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.