Pengaruh Daun Sirih Hijau sebagai Pakan Tambahan Terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Daging Itik Alabio

Authors

  • Roosena Yusuf Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman
  • Sudirman Sudirman Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman
  • Bagus Arif Maulana Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman
  • Harnita Harnita

DOI:

https://doi.org/10.35941/jtaf.1.2.2019.2482.61-65

Keywords:

Sirih, Aditif Pakan, Itik Alabio

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun sirih hijau dalam pakan sebagai bahan tambahan pakan dan antioksidan dalam ransum yang mempengaruhi kinerja dan kualitas karkas itik broiler. Bahan penelitian yang digunakan adalah itik jantan Alabio sebanyak 100 ekor berumur 1 hari (DOD). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, 5 perlakuan (penambahan tepung daun sirih hijau, TDSH) dan 5 ulangan. Pada setiap ulangan digunakan 4 itik. Perlakuan meliputi pemberian pakan sebagai kontrol dan pakan dengan tambahan TDSH sebanyak 10, 20, 30 dan 40 g.kg-1 pakan. Variabel yang diamati adalah jumlah konsumsi pakan, pertambahan berat badan, rasio konversi pakan, karkas, persentase lemak abdominal dan pH daging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TDSH sebagai pakan tambahan hingga level 40 g.kg-1 pakan berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan itik Alabio, tetapi tidak nyata terhadap persentase lemak abdominal pada umur lima minggu. Penambahan TDSH pada ransum sebanyak 10 g.kg-1 pakan memberikan pertambahan bobot badan yang terbaik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Rasyaf, M. 2004. Makanan Ayam Broiler. Jakarta: Penebar Swadaya.

Bintang, I, A & T, Antawidjaja. 1995. Pengaruh berbagai tingkat energi metabolis terhadap bobot badan, organ dalam dan kandungan lemak abdominal anak entok (Cairina Moschata). Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Peternakan, Balai Penelitian Peternakan, Bogor.

Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan. 2011. Laporan Tahunan 2010. Banjarbaru.

Iskandar et al. (2000). Tingkat energi/protein pakan untuk menunjang produksi dan kualitas daging anak itik jantan lokal. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner, Balai Penelitian Ternak, Bogor

Ketaren et al. (1999). Karakter produksi telur itik silang Mojosari x Alabio. Prosiding Seminar Nasional dan Pameran Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta

Randa (2007). Bau daging dan performa itik akibat pengaruh perbedaan galur dan jenis lemak serta kombinasi komposisi antioksidan (Vitamin A, C dan E) dalam pakan (Disertasi). [Bogor (Indones)]: Institut Pertanian Bogor.

Rahardi, F. dan Kastyanto, F.IW. 1982. Pengantar Beternak Itik Alabio. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sastroamidjojo, S. M. dan Soeraji. 1990. Peternakan Umum. Yasaguna. Jakarta.

Subekti E. 2012. Pengaruh penambahan vitamin C pada pakan non konvensional terhadap efisiensi pakan puyuh petelur. Mediagro. 8(1): 1-8.

Sudarmo, S. 2005. Pestisida Nabati Pembuatan Dan Pemanfaatanya. Kanisius, Yogyakarta

Suryana. 2007. Prospek dan peluang pengembangan itik Alabio di Kalimantan Selatan. Jurnal Litbang Pertanian.26(3)

Susanti. 2003. Strategi pembibitan itik Alabio dan itik Mojosari. [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Yadnya et al., 2010. Pengaruh pemberian jahe (Zingiber officinale rosc) dalam ransum terhadap penampilan itik petelur afkir. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, Vol 5 (2) Agustus 2010, p : 41-48.

Downloads

Published

2020-02-08

Issue

Section

Original Research Articles

How to Cite

Yusuf, R., Sudirman, S., Maulana, B. A., & Harnita, H. (2020). Pengaruh Daun Sirih Hijau sebagai Pakan Tambahan Terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Daging Itik Alabio. Journal of Tropical AgriFood, 1(2), 61-65. https://doi.org/10.35941/jtaf.1.2.2019.2482.61-65