Analisis kadar glukosa pada nasi yang disimpan dan dipanaskan kembali
DOI:
https://doi.org/10.35941/jtaf.8.1.2026.22502.45-51Keywords:
Nasi, Glukosa, Penyimpanan, PemanasanAbstract
Nasi merupakan makanan pokok kaya karbohidrat, sering dikonsumsi di Indonesia, namun kadar glukosanya yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan. Kebiasaan masyarakat menyimpan dan memanaskan kembali nasi memunculkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap kadar glukosa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kadar glukosa pada nasi putih, merah, dan hitam pada penyimpanan di kulkas (1-4℃) dan suhu ruang (20-25℃) selama 1, 3, dan 6 jam, serta setelah pemanasan kembali (65℃ selama 15 menit). Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest only control. Sampel yang digunakan adalah nasi putih, nasi merah, dan nasi hitam. Nasi disimpan dalam dua kondisi suhu kulkas (1-4°C) dan suhu ruang (20-25°C), dengan variasi waktu penyimpanan 1 jam, 3 jam, dan 6 jam. Setelah penyimpanan, nasi dipanaskan kembali pada suhu 65°C selama 15 menit. Pengukuran kadar glukosa dilakukan menggunakan metode Luff-Schoorl. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasi putih dengan penyimpanan pada suhu ruang selama 1 jam mempunyai kadar glukosa tertinggi, yaitu 8,0956%, dan terendah adalah nasi hitam dengan penyimpanan dalam kulkas selama 6 jam (3,8958%). Pada perlakuan pemanasan kembali, kadar glukosa tertinggi diperoleh dari nasi putih dengan penyimpanan pada suhu ruang selama 1 jam (8,2098%) dan terendah adalah nasi hitam dengan penyimpanan dalam kulkas selama 6 jam (4,0303%). Penyimpanan, waktu penyimpanan dan pemanasan memberikan pengaruh nyata terhadap perbedaan kadar glukosa dari nasi yang dicobakan. Hasil yang paling aman untuk penderita diabetes melitus adalah nasi hitam yang disimpan di kulkas selama 6 jam lalu dipanaskan kembali.
Downloads
References
Aryana, I.G.P.M., Santoso, B.B., Febriandi, A., Wangiyana, I.W., 2020. Padi Beras Hitam. Sudharman, A.A.K. (Ed.). LPPM Unram Press, Mataram.
Bhat, F., Riar, C.S., 2017. Characterizing the traditional rice (Oryza sativa L.) cultivars on the basis of seed morphology and protein characteristics. Indian Journal of Plant Sciences 6(1), 39–47.
BSN, 1992. SNI 01-2892-1992 Cara uji gula. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Das, M., Dash, U., Mahanand, S.S., Nayak, P.K., Kesavan, R.K., 2023. Black rice: a comprehensive review on its bioactive compounds, potential health benefits and food applications. Food Chemistry Advance 3, 100462. https://doi.org/10.1016/j.focha.2023.100462
Firdausya, H., Amalia, R., 2020. Aktivitas dan efektivitas antidiabetes pada beberapa tanaman herbal. Farmaka 18(1), 162–170. https://doi.org/10.24198/jf.v18i1.22467
Harsa, I.M.S., Mulyasari, N.P.I., 2023. Studi literatur hubungan antara lamanya menderita diabetes melitus dengan terjadinya neuropati diabetik. Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran 1, 102–109. https://prosidingcosmic.fk.uwks.ac.id/index.php/cosmic/article/view/15
Juripah, Muzakkir, H., Darmawan, S., 2019. Hubungan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 14(3): 247-252.
Kemenkes R.I., 2021. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Khalil, M., 2016. Raja Obat Alami Beras: Mengatasi Berbagai Penyakit Degeneratif, Seperti Diabetes, Kanker, Dan Jantung Koroner. Andi Offset, Yogyakarta.
Kurniawan, F., Sri, H., Hastuti, D.K.A.K., 2015. Pengaruh pemanasan terhadap kadar pati dan gula reduksi pada tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus). Skripsi. Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.
Larasati, A., 2017. Penentuan Kadar Glukosa pada Nasi Putih dan Nasi Hitam dengan Metode Luff Schoorl. Skripsi. Prodi D3 analisis Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi, Surakarta.
Lu, L.W., Venn, B., Monro, J., Rush, E., 2017. Effect of cold storage and reheating of parboiled rice on postprandial glycaemic response, satiety, palatability and chewed particle size distribution. Nutrients 9(5), 475. https://doi.org/10.3390/nu9050475
Margo, E., Kartadinata, E., 2023. Evaluasi pengukuran glukosa darah puasa dan asam urat pada lanjut usia di Kelurahan Angke, Jakarta Barat. Jurnal Dharma Bhakti EKUITAS 7(2), 123-130. https://doi.org/10.52250/p3m.v7i2.644
Mujaddid, P.F., 2025. Perbandingan Kadar Glukosa Pada Nasi yang Diberi Perlakuan dan Tanpa Perlakuan. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Makassar. https://digilibadmin.unismuh.ac.id.
Mukti, K.S., Rohmawati, N. and Sulistiyani, S., 2018. Analisis kandungan karbohidrat, glukosa, dan uji daya terima pada nasi bakar, nasi panggang, dan nasi biasa. Jurnal Agroteknologi 12(1), 90-99. https://doi.org/10.19184/j-agt.v12i1.8333
Nova, M., Yanti, R., 2017. Faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas pada orang dewasa di Kota Padang Panjang. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya 1(1), p.12. https://doi.org/10.21580/ns.2017.1.1.1957
Purbowati, P., Anugrah, R.M., 2020. Pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar glukosa pada nasi putih. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya 4(1), 15–24. https://doi.org/10.21580/ns.2020.4.1.4565
Purbowati, P., Kumalasari, I., 2023. Indeks glikemik nasi putih dengan beberapa cara pengolahan glycemic index of rice by several processing methods. Amerta Nutrition 7(2), 224–229. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2.2023.223-229
Singh J., Kaur, L., Singh, H., 2013. Food microstructure and starch digestion. Advances in Food and Nutrition Research 70, 137-179. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-416555-7.00004-7.
Sundari, D., Almasyhuri, A., Lamid, A., 2015. Pengaruh proses pemasakan terhadap komposisi zat gizi bahan pangan sumber protein. Media Litbangkes 25(4), 235–242. https://doi.org/10.22435/mpk.v25i4.4590.235-242
Downloads
Published
Issue
Section
License
As a journal Author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company. These Author rights can be exercised without the need to obtain specific permission.
Authors publishing in JTAF have wide rights to use their works for teaching and scholarly purposes without needing to seek permission, including: use for classroom teaching by Author or Author's institutionand presentation at a meeting or conference and distributing copies to attendees; use for internal training by author's company; distribution to colleagues for their reseearch use; use in a subsequent compilation of the author's works; inclusion in a thesis or dissertation; reuse of portions or extrcats from the article in other works (with full acknowledgement of final article); preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes (follow CC by SA License).
Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.