Penilaian Kelembagaan Pengelolaan Kawasan Lindung Berbasis Masyarakat di Labuan Cermin, Kabupaten Berau

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32522/ujht.v10i2.26231

Keywords:

Penilaian Kelembagaan, Pengelolaan SDA Berbasiskan Masyarakat, Labuan Cermin, Kabupaten Berau

Abstract

Labuan Cermin ditetapkan sebagai kawasan lindung dan wisata oleh Pemerintah Kabupaten Berau, dengan pengelolaan berbasis masyarakat melalui Lembaga Kesejahteraan Masyarakat Labuan Cermin (LEKMALAMIN). Penelitian ini bertujuan menilai kinerja kelembagaan LEKMALAMIN menggunakan standar PHPL dengan empat kriteria: prasyarat, pemanfaatan/produksi, ekologi, dan sosial yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen kelembagaan. Hasil menunjukkan nilai rata-rata kelembagaan sebesar 232,25 dengan predikat “sedang”. Kriteria prasyarat (235) dan pemanfaatan/produksi (270) bernilai “baik”, sedangkan kriteria ekologi (219) dan sosial (205) bernilai “sedang”. Temuan ini menegaskan bahwa aspek legalitas, tata batas dan komitmen keberlanjutan, serta rencana bisnis telah berjalan baik, namun kelemahan terdapat pada integrasi rencana kerja tahunan dan rencana jangka panjang, ketersediaan peta lahan kritis sebagai dasar dalam pelaksanaan konservasi keaneka ragaman hayati, serta mekanisme resolusi konflik. Penelitian ini merekomendasikan pemenuhan dan penguatan kapasitas personil, penyusunan peta lahan kritis, pendanaan dan mekanisme resolusi konflik sebagai langkah strategis menuju pengelolaan berkelanjutan.

References

Daveenport, M. A., Bridges, C. A., Mangun, J. C., Carver, A. D., Willard, K., & Jones, E. O. (2010). Building Local Community Commitment to Wetland Restoration: A Case Study of The Cache River Wetands in Southern Illinois, USA. Illionis: Environment Management

Dimitrakopoulos, P. G., Jones, N., Iosifides, T., Florokapi, I., Lasda, O., Paliouras, F., & Evangelinos, K. I. (2010). Local Attitudes on Protected Area: Evidence from Three Natura 2000 Wetland Sites in Greece. Environmental Management, 91, 1847-1854.

Hamzah, Yuliantri, A. R., Budiayu, A., Saryadi, Basir, Hidayat, A. W., . . . Priandoko, P. (2017). Laporan Workshop Membangun Skema Pengelolaan Mangrove Lestari Berbasis Masyarakat di Kabupaten Berau. Tanjung Redeb: Berau.

Handoyo, G., H., Suhardiyono, Y., Marwan, Rachmad, A., Tribudi, Fajri, M., & Hamzah. 2022. Pembelajaran Penilaian PERANTI dan PSABM. Berau: Pokja PKHB.

Kementerian ESDM. 2024. Keputusan Menteri Energi dan Sumber daya Mineral RI Nomor 187.K/GL.01/MEM.G/2024 tentang Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage) Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur. Jakarta

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2020. Pedoman, Standar dan/atau Tata Cara Penilaian Kinerja PHPL, Verifikasi Legalitas Kayu, Uji Kelayakan dan Penerbitan Deklarasi Kesesuain Pemasok, serta Penerbitan Doklumen V-Legal/Lisensi Fleght. KLHK RI. Ditjen PHPL. Jakarta

Pemerintah Biduk-Biduk. 2013a. Profil Usulan Kawasan Lindung Labuan Cermin. Biduk-biduk.

Pemerintah Biduk-Biduk. 2013b. Surat Keputusan Labuan Cermin. Biduk-biduk. Pemerintah Berau.

Pemerintah Biduk-Biduk. 2014. Kepala Kampung No. 01 Tahun 2014 tentang Pengesahan Pengurus Kelompok Masyarakat Pengelola Wisata Alam Labuan Cermin. Berau

Pemerintah Berau. 2020. Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Areal Penggunaan Lain. Kabupaten Berau.

Pemerintah Biduk-Biduk. 2021. Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Pemerintah Kampung Biduk-biduk. Berau

Prom, S. 2014. Community Based Mangrove Forest Management in Thailand: Key Lesson Learned or Environmental Management Risk. Sustainable Living with Environmental Risk.

Schwerdtner, M. K., Krause, G., & Ring, I. (2014). The Gordian Knot of Mangrove Conservation: Disentangling The Role of Scale, Services and Benefits. Global Environmental Change, 28(1), 120-128.

Yuwono, S., Rahman, D. Eryza, Hamzah, Marwan, M. Fajri and G. Wibisono, 2021. Rencana Strategis Program Karbon Hutan Berau 2016-2025, I. Wahyulianto, Ed., Yogyakarta: Penerbit Ziqron.

Wibisono, G. 2024. Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasiskan Masyarakat di Kabupaten Berau: Komparasi Kasus Kampung Teluk Semanting, Biduk-Biduk Dan Teluk Sulaiman. Disertasi fakulyas Kehutanan Unmul. Samarinda

Downloads

Published

2026-08-22

Issue

Section

Articles