Analisis Kesesuaian Lahan pada area Rehabilitasi Mangrove di Bantaran Muara Sungai Progo Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo
DOI:
https://doi.org/10.32522/2erm0824Keywords:
chlorophyll content, environmental factors, land suitability, mangrove, survival rateAbstract
Tantangan rehabilitasi mangrove adalah lingkungan. Di wilayah muara sungai, terjadi dinamika lingkungan sehingga mempengaruhi kesesuaian lahan untuk rehabilitasi mangrove. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kesesuaian lahan dengan persen tumbuhan dan kadungan klorofil serta mengevalusi keberhasilan rehabilitasi mangrove di Muara Sungai Progo. Area rehabilitasi mangrove dibagi menjadi tiga blok penelitian untuk mengkaji faktor lingkungan meliputi substrat, salinitas, suhu, gelombang, arus, dan pasang surut. Spesies magrove yang digunakan untuk rehabilitasi adalah Rizhopora mucronata. Selanjutnya, evaluasi pertumbuhan tanaman meliputi persen tumbuh dan kandungan klorofil tanaman dilakukan secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kategori kesesuaian lahan dari Blok I menuju Blok III. Blok I (76%) atau cukup sesuai dengan parameter lingkungan yang sesuai adalah salinitas dan suhu. Sedangkan Blok II dan III (96%) atau sangat sesuai, dengan parameter lingkungan yang sesuai meliputi substrat, salinitas, suhu, tinggi gelombang, dan kecepatan arus. Persen tumbuh mangrove yang rendah dari ketiga blok penelitian, yaitu 14,6%, 17,6 %, dan 19,2%, menunjukkan kegiatan rehabilitasi dikategorikan tidak berhasil. Hal ini diduga karena adanya faktor antropogenik. Namun, temuan jumlah kandungan klorofil tanaman meningkat pada Blok I, II, dan III yaitu 41,69, 47,02, dan 54,86 SPAD, dapat menggambarkan kesesuaian lahan mengalami peningkatan seiring menuju Blok III.
References
Adirawan, M., Hamdani., & Syahdan, M. (2023). Analisis Kesesuaian Lahan Rehabilitasi Mangrove di Pulau Kaget Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Kelautan, 6(2), 1-10.
Allifah, A. N., Natsir, N. A., Mulyawati, N. Y., & Surati. (2022). Kadar Klorofil Daun Mangrove di Kawasan Pelabuhan Hurnala Maluku Tengah. Journal of Tropical Biology, 6(1), 20-28. https://doi.org/10.29080/biotropic.2022.1.1.29%20-%2037.
Alwidakdo, A., Azham, Z., & Kamarubayana, L. (2014). Studi Pertumbuhan Mangrove pada Kegiatan Rehabilitasi Hutan Mangrove di Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Agrifor, 13(1), 11-18. https://doi.org/10.31293/af.v13i1.543.
Aprilliana, T. B., Izzati, M., Darmanti, S., & Hastuti, E. D. (2021). Kandungan Pigmen Fotosintetik dan Total Fenol Daun Mangrove Api-Api [Avicennia marina (Forsk.) Vierh] pada Tambak dan Pantai Mangunharjo Semarang. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 6(2), 175-182. https://doi.org/10.14710/baf.6.2.2021.175-182.
Arief, A. (2003). Hutan Mangrove Fungsi dan Manfaatnya. Yogyakarta: Kanisius.
Arifanti, V., Kauffman, J.B., Hadriyanto, D., Murdiyarso, D., & Diana, R. (2019). Carbon Dynamics and Land Use Carbon Foorprints in Mangrove-Coverted Aquaculture: The Case of The Mahakam Delta, Indonesia. Forest Ecology and Management, 432, 17-29. https://doi.org/10.1016/j.foreco.2018.08.047.
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. (2023). Peraturan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Nomor P.2/KaBRGM/2023 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Nomor P.4/KaBRGM/2022 tentang Petunjuk Teknis Percepatan Rehabilitasi Mangrove Lingkup Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.
Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk. (2023). Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Bogor: Balai Penelitian Tanah.
Barkey, R. (1990). Mangrove Sulawesi Selatan (Struktur, Fungsi, dan Laju Degradasi), Prosiding Seminar Keterpaduan antara Konservasi dan Tata Guna Lahan Basah di Sulawesi Selatan. Makassar: LIPI-Pemda Sulawesi Selatan.
Budiadi., Nurjanto, H. H., Hardiwiyono, S., & Primananda, E. (2016). Strategi Pemilihan Jenis Tanaman untuk Mendukung Rehabilitasi Pesisir berdasarkan Karakteristik Fisik Makro di Muara Sungai Progo. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(3), 349-359. https://doi.org/10.22146/jml.18809.
Cahyono, H., Wulan, R. T., Musrifah., & Maulana. (2017). Analisis Perubahan Garis Pantai dengan menggunakan Data Citra Landsat di Pesisir Kabupaten Kulonprogo. Parangtritis Geomaritime Science Park, 1-12. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/324219479.
Diana, V. F., Prasetyawan, I. B., & Wijaya, Y. J. (2025). Analisis Perubahan Garis Pantai menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) di Pesisir Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesian Journal of Oceanografi, 7(2), 128-139.
Ersan, A., Rahmawati, A., & Amrina, D. H. (2022). Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat terhadap Pemanfaatan Taman Lindung Hutan Mangrove di Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandaan Kabupaten Pesawaran Lampung. Enterpreneurship Bisnis Management Akuntansi, 3(2), 102-112. https://doi.org/10.37631/ebisma.v3i2.535.
Fauzi, A., Yulianda, F., Yulianto, G., Sulistiono., & Purnama, F. A. (2022). Strategi Rehabilitasi Ekosistem Mangrove berdasarkan Analsis Kesesuaian Habitat di Kawasan PLTU Banten 3, Lontar. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 13(1), 13-24. https://doi.org/10.24319/jtpk.13.13-24.
Fikri, M. R. A., Sam’un, M., Lestari, Z. A., Rahmawati, T. D., & Triadi. (2023). Pemanfaatan Hutan Mangrove sebagai Sumber Pendapatan Alternatif bagi Masyarakat Pesisir di Desa Sukakerta Karawang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 6-10.
https://doi.org/10.31970/abditani.v6i1.182.
Hanafiyanto, F., & Wahono. (2021). Perbandingan Akurasi Pengukuran Klorofil dan Kadar Nitrogen antara SPAD dengan NDVI pada Tanaman Janung (Zea mays). Jurnal Agro Indragiri, 8(2), 11-21. https://doi.org/10.32520/jai.v4i1.
Hastuti, E. D., Niti, M. N., & Prihastanti, E. (2024). Pertumbuhan dan Kandungan Klorofil Mangrove Rhizophora Stylosa Griff pada Salinitas yang berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 9(2), 193-198. https://doi.org/10.14710/baf.9.2.2024.193-198.
Haya, N., Zamani, N. P., & Soedharma, D. (2015). Analisis Struktur Ekosistem Mangrove di Desa Kukupang, Kecamatan Kepulauan Joronga. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 6(1), 79-89. https://doi.org/10.24319/jtpk.6.79-89.
Ismail, T., Sudewo R, A., Insaniah M, C., & Givani S, D. (2024). Efektifitas Inovasi Waver Mangrove (Water Level Control) pada Area Konservasi Mangrove PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek. Jurnal Administrasi Negara,16(1), 110-16.
Jati, I. W., & Pribadi, R. (2017). Penanaman Mangrove tersistem sebagai Solusi Penambahan Luas Tutupan Lahan Hutan Mangrove Baros di Pesisir Pantai Selatan, Kabupaten Bantul. In Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 148-153.
Kalor, J. D., & Paiki, K. (2021). Dampak Kerusakan Ekosistem Mangrove terhadap Keanekaragaman dan Populasi Perikanan di Teluk Youtefa Kota Jayapura Provinsi Papua. Majalah Ilmiah Biologi Biosfera: A Scientific Journal, 38(1), 39-46. https://doi.org/10.20884/1.mib.2021.38.1.1349.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2023). Manual Pemulihan Ekosistem Mangrove. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kusmana, C. (1995). Managemen Hutan Mangrove Indonesia. Bogor: IPB Press.
Kusmana, C., Istomo, & Wibowo, C. (2008). Manual Silvikultur Mangrove di Indonesia. Jakarta: Korea Internasional Cooperation Agency.
Lang, I., Sassmann, S., Schmidt, B., & Komis, G. (2014). Plasmolysis:Loss of Turgor and Beyond. Plants (Basel), 3(4): 583-593.
Listi., Prasetya, J. D., Wicaksono, A. P., Irawan, A. B., & Gomareuzzaman, M. (2024). Analisis Kesesuaian Lahan Mangrove di Desa Jatikotal dan Gedangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. Jurnal Teknik Lingkungan, 199-207.
Ma’ruf, M. S., Arthana, I. W., & Ernawati, N. M. (2022). Komposisi Jenis dan Kondisi Mangrove di Teluk Gilimanuk, Taman Nasional Bali Barat. Ecotrhopic, 16(2), 165-173. https://doi.org/10.24843/EJES.2022.v16.i02.p0.
Mahmud., Wardah., & Toknok, B. (2014). Sifat Fisik Tanah di bawah Tegakan Mangrove di Desa Tumpapa Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Warta Rimba, 2(1), 129-135.
Mavally, S. M., Pullaikodi, S., Paledath, S., Thekkayil, A., dan Thazhath, C. K. (2025). Adaptive Leaf Structure and Anatomy in Rhizophora mucronate Lam: The Effects of Salinity and Pollution on Foliar Characteristics. Current World Environment, 20(1).
Muazzasari, F., Japa, L., & Suyantri, E. (2025). Sediment Organic Stock at the Muara Gembong Mangrove Area of Bekasi, West Java. Jurnal Biologi Tropis. 25(1), 725-732.
Paputungan, H., Mamoto, J. D., & Jasin, M. I. (2025). Analisis Sedimentasi di Muara Sungai Kampung Ambong. Tekno, 23(92), 1333-1342.
Rahim, S., & Baderan, K. W. D. (2017). Hutan Mangrove dan Pemanfaatannya. Yogyakarta: Deepublish.
Saru, A., Fitrah, N. M., & Faizal, A. (2018). Analisis Kesesuaian Lahan Rehabilitasi Mangrove di Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Torani: Journal of Fisheries and Marine Science, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.35911/torani.v1i1.3792.
Sepang, I. S., Mamoto, J. D., & Thambas, A. H. (2024). Analisis Pasang Surut di Kawasan Pantai Budo Desa Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Tekno, 22(88), 1471-1478.
Setyowati, D., Mustofa, A., & Kursistiyanto. (2025). Analisis Kesesuaian Lahan untuk Rehabilitasi Mangrove di Pesisir Bulakbaru, Kedung, Jepara. Acta Aquatic, 12(01), 113-118.
Sulasteri., Apriadi, T., & Melani, W. R. (2022). Tingkat Kesuburan Perairan Desa Mantan Baru, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan. Jurnal Kelautan, 15(2), 100-105. http://doi.org/10.21107/jk.v15i2.11389.
Supriyadi, E., Siswanto., & Pranowo, W. S. (2018). Analisis Pasang Surut di Perairan Pameungpeuk, Belitung, dan Sarmi berdasarkan Metode Admiralty. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 19(1), 29-38.
Suriamihardja, D.A., Sakka., & Massinai. (1998). Studi of Siwa Oceanographic Condition. Makassar: Hasanuddin University.
Taofiqurohman, A. (2014). Pemodelan Tinggi Gelombang akibat keberadaan Hutan Mangrove di Desa Mayangan, Kabupaten Subang. Jurnal Akuatika, 5(1), 1-7.
Tufliha, A. R., Putra, D. M., Amara, D. M., Santika, R. M., Oktavian, S. M., & Kelana, P.P. (2019). Kondisi Ekosistem Mangrove di Kawasan Ekowisata Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Akuatika Indonesia, 4(1), 11-16.
Utojo., Mansyur, A., Pirzan, A. M., Tarunamulia., & Pantjara, B. (2004). Identifikasi Kelayakan Lokasi Lahan Budidaya Rumput Laut di Perairan Teluk Saleh, Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 10(5), 1-18. http://dx.doi.org/10.15578/jppi.10.5.2004.1-8.
Wowor, B. M., Ngantung, C. M., & Worung, P. F. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Hutan Mangrove di Indonesia dalam Perspektif Hukum Lingkungan. Lex Administratum, 12(05).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Utami, Yus Andhini Bhekti Pertiwi, Malihatun Nufus, Supriyadi Supriyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


