Keanekaragaman Tumbuhan Obat Di Hutan Adat Datuk Rangkayo Mulio Desa Baru Pelepat Kabupaten Bungo Provinsi Jambi
DOI:
https://doi.org/10.32522/5xeys183Keywords:
Etnobotani, Hutan adat, Keanekaragaman hayati, Tumbuhan obat.Abstract
Hutan Adat Datuk Rangkayo Mulio di Provinsi Jambi merupakan lanskap biokultural penting yang masih mengandalkan tumbuhan obat sebagai sumber pengobatan tradisional. Minimnya dokumentasi ilmiah terhadap keanekaragaman flora obat di kawasan ini dapat menyebabkan hilangnya pengetahuan lokal yang bernilai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies tumbuhan obat serta mendeskripsikan bentuk pertumbuhan, bagian yang dimanfaatkan, dan penggunaan terapeutiknya. Eksplorasi botani dilakukan melalui metode jelajah hutan dan petak transek purposif, disertai observasi langsung dan wawancara dengan informan kunci. Sebanyak 43 taksa tumbuhan obat berhasil diidentifikasi, didominasi oleh pohon (44,4%), herba (28,9%), dan liana (13,3%). Daun merupakan bagian yang paling sering digunakan, diikuti kulit batang, akar, dan getah, dengan metode pemakaian terutama berupa rebusan untuk gangguan pernapasan, pencernaan, infeksi kulit dan luka, serta peradangan. Temuan ini menegaskan bahwa hutan adat ini memiliki kekayaan spesies bernilai terapeutik yang tinggi serta peran vital pengetahuan tradisional dalam pemanfaatannya. Data dasar yang dihasilkan penting sebagai fondasi bagi penelitian fitokimia dan farmakologi lanjutan serta untuk pengembangan strategi konservasi dan pemanfaatan tumbuhan obat berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
References
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 2023. Jamu sebagai warisan budaya dan obat herbal Indonesia. Jakarta: BRIN Press
Ezimone C, Oyetayo F, Fajinmi O. 2008. Traditional use of plant leaves in herbal medicine systems. African Journal of Plant Science. 2(3), 45–51.
Hakim L, Abdullah F. 2021. Aktivitas antimikroba dan antiinflamasi resin Dipterocarpaceae: tinjauan farmakologi terkini. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 87–99. https://doi.org/10.20473/jfi.v9i2.2021.87
Harborne JB. 1998. Phytochemical Methods: A Guide to Modern Techniques of Plant Analysis. London: Chapman & Hall.
Jaini. 1993. Tumbuhan Berkhasiat Obat di Indonesia. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
Johnherf. 2007. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional di Indonesia. Jakarta: Mitra Cendekia Press.
Kardinan A, Ruhnayat A. 2003. Tanaman Obat untuk Kesehatan. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kurniawati R, Syahputra A, Pratiwi L. 2020. Inventarisasi tumbuhan obat pada Hutan Kemasyarakatan Wana Lestari, Lampung. Biodiversitas Indonesia, 5(3), 214–223. https://doi.org/10.35580/bi.v5i3.2020
Luntungan M, Mandey L, Tumbelaka C. 2023. Studi etnobotani tumbuhan obat pada masyarakat Desa Elusan, Minahasa Selatan. Jurnal Sains & Konservasi Hayati. 8(1), 45–56. https://doi.org/10.35799/jskh.v8i1.2023
Masyhud MN. 2010. Konservasi Keanekaragaman Hayati: Pengantar dan Aplikasi. Bogor: IPB Press.
Nguyen T, Lee S, Park J. 2022. Pharmacological properties of Piper species and their implications for herbal medicine: a systematic review. Journal of Ethnopharmacology. 295, 115–324. https://doi.org/10.1016/j.jep.2022.115324
Pasorong H, Sanger G, Modaso R. 2015. Bagian tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat Sulawesi Utara. Jurnal Biosains Tropis. 2(1), 55–63.
Rahma N, Handayani S. 2021. Pemanfaatan tumbuhan obat dalam kehidupan masyarakat Indonesia: Suatu tinjauan etnobotani. Jurnal Biologi Tropis, 21(1), 15–24. https://doi.org/10.29303/jbt.v21i1.321
Rahmawati N, Rizal A, Salsabila N. 2022. Potensi senyawa bioaktif Moraceae sebagai pangan fungsional dan obat herbal. Journal of Herbal and Nutraceutical Science. 4(2), 66–79. https://doi.org/10.25077/jhns.4.2.66-79.2022
Sudarmono E, Fitriyani T, Nugroho T. 2012. Keanekaragaman tumbuhan obat hutan dan pemanfaatannya oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Biodiversitas, 13(4), 210–216.
Wulan PD, Santoso H, Rahmawati N. 2022. Tren konsumsi herbal dan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 112–119. https://doi.org/10.15294/jkmi.v17i2.5872
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bakti Mandala, Hafizah Nahlunissa, Femei Rahmilijia, Beti Septiana Darsono, Wahyu Nazri Yandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


