STRATEGI DAN PROGRAM PENGUATAN DAYA SAING BARANG KAYU DAN HASIL HUTAN DI KOTA TARAKAN

Karmini Karmini

Abstract


Produk-produk industri kecil dan menengah (IKM) yang tergolong dalam kelompok barang kayu dan hasil hutan di Kota Tarakan memiliki daya saing yang tinggi. Namun daya saing tersebut masih dapat ditingkatkan serta perlu dikuatkan, karena adanya persaingan dalam pemasaran produk yang dihasilkan oleh industri pengolahan yang berada di dalam dan di luar Kota Tarakan. Tujuan dari studi ini adalah untuk merumuskan strategi dan programĀ  penguatan daya saing barang kayu dan hasil hutan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Studi dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2015. Penelitian ini mengumpulkan data primer dan sekunder. Analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats/SWOT) digunakan untuk menganalisis data. Daya saing barang kayu dan hasil hutan di Kota Tarakan berada pada kuadran agresif. Strategi penguatan daya saing barang kayu dan hasil hutan antara lain peningkatan kemampuan IKM dalam memperoleh bahan baku, modal usaha, manajemen produksi dan keuangan, pemasaran, dan akses terhadap kegiatan pembinaan. Program penguatan daya saing barang kayu dan hasil hutan antara lain program peningkatan ketersediaan hasil hutan baik kayu dan non kayu, aksesibilitas ke lembaga keuangan, dan pembinaan manajemen produksi dan manajemen usaha, serta program pengembangan pasar di dalam dan luar negeri bagi produk-produk IKM.


Full Text:

PDF

References


Asri, S. 2016. Telaahan Struktur Kelembagaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Studi Kasus Pada Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Riset Kaltim, 4(1): 57-69.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur. 2013. Produk Domestik Regional Bruto Menurut Lapangan Usaha Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2008-2012. Gross Regional Domestic Product by Industrial Origin of East Kalimantan. Samarinda: BPS Provinsi Kalimantan Timur.

David, F.R. 2007. Strategic Management, Concept, and Cases. New Jersey: Pearson Education.

Imelda, Kusrini, N., Hidayat, R. 2017. Development Strategy of Local Food Diversification. Journal of Economics and Policy, 10(1): 62-79.

Jauhari, J. 2010. Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan Memanfaatkan E-commerce. Jurnal Sistem Informasi, 2(1): 159-168.

Lubis, H. 2007. Tinjauan Teori Perkuatan Sentra Industri Kecil Menengah. Dalam Membangun Daya Saing Industri Daerah dengan Pendekatan Kompetensi Inti Industri. Jakarta: Departemen Perindustrian.

Mulyadi, D dan Ahmad, S. 2007. Pengembangan Industri Regional. Dalam Membangun Daya Saing Industri Daerah dengan Pendekatan Kompetensi Inti Industri. Jakarta: Departemen Perindustrian.

Nasution, K. 2010. Analisis Ekonomi Masyarakat dan Kelestarian Hutan Dalam Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Kabupaten Karo. Jurnal Ilmiah Abdi Ilmu, 3(2): 415-416.

Pambudhi, P. A. 2007. Daya Saing Investasi Daerah Opini Dunia Usaha. Dalam Membangun Daya Saing Industri Daerah dengan Pendekatan Kompetensi Inti Industri. Jakarta: Departemen Perindustrian.

Rangkuti, F. 2002. Analisis SWOT. Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.