Analisis Pengelolaan Community-Based Forest Conservation Sebagai Upaya Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan: Studi Kasus Taman Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan community-based forest conservation sebagai upaya pengembangan ekowisata berkelanjutan di Taman Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan analisis korelasional. Data diperoleh melalui observasi lapangan, kuesioner terhadap 46 responden yang melibatkan masyarakat lokal, pengelola wisata, dan pihak terkait konservasi, serta wawancara mendalam dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan community-based forest conservation berada pada kategori tinggi dengan tingkat pencapaian sebesar 79,57%, sedangkan pengembangan ekowisata berkelanjutan mencapai 85,13%. Partisipasi masyarakat tergolong partisipasi fungsional, di mana masyarakat berperan aktif dalam kegiatan konservasi lapangan, sementara perencanaan dan pengambilan keputusan strategis masih didominasi oleh BKSDA. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara community-based forest conservation dan pengembangan ekowisata berkelanjutan (ρ = 0,604; p < 0,001). Temuan ini menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fungsi ekologis kawasan dan mendukung keberlanjutan pengelolaan ekowisata.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akoglu, H. (2018). User’s guide to correlation coefficients. Turkish Journal of Emergency Medicine, 18(3), 91–93. https://doi.org/10.1016/j.tjem.2018.08.001
Alam, N., Ullah, Z., Ahmad, B., Ali, A., & Syed, K. (2024). Population growth poses a significant threat to forest ecosystems: A case study from the Hindukush-Himalayas of Pakistan. PLoS ONE, 19(11). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0302192
Atmaja, M. A. R., & Mutia, T. (2024). Geography “Memayu Hayuning Bawana”: Implementasi Nilai Luhur Kebudayaan Jawa Sebagai Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dalam Perspektif Masyarakat Desa Bajulan Nganjuk. 12(2), 880–893. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/geography.v12i2.26027
Birawa, C., & Sukarna, R. M. (2016). Zonasi Ekowisata Kawasan Konservasi Pesisir Di Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah Melalui Pendekatan Ekologi Bentang Lahan. Jurnal Ilmu Kehutanan, 1, 19–32. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jik.12628
Cossengue, P. R., Brea, J. F., & Tavares, F. O. (2025). The Transformative Power of Ecotourism: A Comprehensive Review of Its Economic, Social, and Environmental Impacts. Land, 14(8), 1–25. https://doi.org/10.3390/land14081531
Ekayani, M., Yasmin, R., Sinaga, F., & Ode Maaruf, L. M. (2014). Wisata Alam Taman Nasional Gunung Halimun Salak: Solusi Kepentingan Ekologi dan Ekonomi (Natural tourism at Gunung Halimun Salak National Park: A solution for ecological and economic interest). Dalam Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI) (Vol. 19, Nomor 1).
Hafidz, A., Fajar, A., Najamudin, F., & Khuluq, L. (2024). Ekowisata Sebagai Alat Pemberdayaan Masyarakat Nologaten. Journal of Tourism and Creativity, 8(2), 190. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/jtc.v8i2.48427
Kaharuddin, Pudyatmoko, S., Fandeli, C., & Martani, W. (2020). Local Communities Participation in Ecotourism Development. Jurnal Ilmu Kehutanan, 14, 42–54. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jik.57462
La Manna, L., Gaspar, L., Rostagno, C. M., Quijano, L., & Navas, A. (2018). Soil changes associated with land use in volcanic soils of Patagonia developed on dynamic landscapes. CATENA, 166, 229–239. https://doi.org/10.1016/J.CATENA.2018.03.025
Nabilla, S., Sukirno, & Sudaryatmi, S. (2017). Implikasi Putusan Mk No.35/Puu-X/2012 Terhadap Eksistensi Hutan Adat Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar Yang Tumpang Tindih Dengan Hutan Konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Diponegoro Law Journal, 6, 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/dlj.2017.17384
Nugroho, H. Y. S. H., Nurfatriani, F., Indrajaya, Y., Yuwati, T. W., Ekawati, S., Salminah, M., Gunawan, H., Subarudi, S., Sallata, M. K., Allo, M. K., Muin, N., Isnan, W., Putri, I. A. S. L. P., Prayudyaningsih, R., Ansari, F., Siarudin, M., Setiawan, O., & Baral, H. (2022). Mainstreaming Ecosystem Services from Indonesia’s Remaining Forests. Sustainability (Switzerland), 14(19). https://doi.org/10.3390/su141912124
Prasetia, H. W., Sadono, D., & Hapsari, D. R. (2023). Dinamika Kelompok dan Kemitraan Konservasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi dalam Taman Nasional Meru Betiri. Jurnal Penyuluhan, 19(02), 196–211. https://doi.org/10.25015/19202345323
Pujo, Sofhani, T. F., Gunawan, B., & Syamsudin, T. S. (2018). Community capacity building in social forestry development: A review. Dalam Journal of Regional and City Planning (Vol. 29, Nomor 2, hlm. 113–126). ITB Journal Publisher. https://doi.org/10.5614/jrcp.2018.29.2.3
Putri, E. D. H., Yulianto, A., Wardani, D. M., & Saputro, L. E. (2022). Dampak Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Terhadap Ekowisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(3), 317. https://doi.org/10.30647/jip.v27i3.1632
Rahman, B., Pratiwi, A., Fitri, S., & Idah, S. ’. (2020). Studi Literatur : Peran Masyarakat Terhadap Konservasi Hutan. Vol 25 no 1, 50–62. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.30659/pondasi.v25i1.13036
Rifanjani, S., Erianto, & Safitri, C. (2022). Kajian Daya Dukung Lingkungan Pemandian Ai Sipatn Lotup Peruntan Desa Sape Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Jurnal Hutan Lestari, 10(3), 704–716. https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jhl.v10i3.56689
Roslinda, E., Listiyawati, L., Ayyub, A., & Fikri, F. Al. (2021). The Involvement of Local Community in Mangrove Forest Conservation in West Kalimantan. Jurnal Sylva Lestari, 9(2), 291–301. https://doi.org/10.23960/jsl29291-301
Rumaday, S. M., Sangadji, I. M., & Isan, M. (2025). Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Sebagai Upaya Konservasi dan Peningkatan Ekonomi di Papua Barat Daya. Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 3(1), 12–17. https://doi.org/https://doi.org/10.33506/agriva.v3i1.4195
Santos, A. B. C. dos, Victorio, F. C. P., Petuco, D. de C., Nogueira, M. L., Sathler, K. W. de O., Lamberti, P. P., Rodrigues de Oliveira, D., & Costa, R. B. (2025). Ecological-Economic Zoning: A Bibliometric Analysis. Revista de Gestão Social e Ambiental, 19(8), e013172. https://doi.org/10.24857/rgsa.v19n8-059
Sari, D. N., Linda, M., Damayanti, M., & Pramasha, R. P. (2024). Keseimbangan Ekonomi Dan Lingkungan Dalam Pengelolaan Hutan Berkelanjutan: Konservasi Keanekaragaman Hayati Sebagai Aset Ekonomi. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ekonom, 3(2), 11–19. https://doi.org/https://doi.org/10.56248/jamane.v3i2.99
Setiawan, E. (2021). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Taman Nasional Alas Purwo. Jurnal Sosiologi USK, 15(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24815/jsu.v15i2.22618
Sulistyawan, B. S., Resosudarmo, B. P., Verburg, R. W., Verweij, P., Amalia, M., & Bockarjova, M. (2022). Economic valuation of water services related to protected forest management: a case of Bukit Batabuh in the RIMBA corridor, Central Sumatra, Indonesia. Environment, Development and Sustainability, 24(7), 9330–9354. https://doi.org/10.1007/s10668-021-01826-x
Sullivan, G. M., & Artino, A. R. (2014). Analyzing and Interpreting Data From Likert-Type Scales. Journal of Graduate Medical Education, 5(4), 541–542. https://doi.org/10.4300/jgme-5-4-18
Susetyo, P. D. (2022). Berapa Luas Hutan Indonesia yang Benar? ForestDigest.com. https://www.forestdigest.com/detail/1905/luas-hutan-indonesia Accessed October 12, 2025.
Tarino, E. N., & Purnomo, E. P. (2024). Efforts to Increase Community Participation in Supporting The Continuity of Ecotourism Development Policies. TRJ Tourism Research Journal, 8(2), 262–283. https://doi.org/10.30647/trj.v8i2.216
Tehseem, T., Afzal, S., & Abbas, S. (2021). Exploring Socio-cultural Perspective and Stance in Obituary Emails: A genre-based study. Pakistan Journal of Humanities and Social Sciences, 9(2), 227–240. https://doi.org/10.52131/pjhss.2021.0902.0126
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan
Wijayanto, P. A., Arifien, M., Rahmawati, S. N., Rizqy Heristama, A., & Maulana, M. A. (2023). Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah dan Submit Jurnal Ilmiah Nasional Untuk Meningkatkan Pengetahuan Guru KKG Gugus Sidomukti Kota Semarang. Jurnal Abdimas PHB, 6(3), 771–777. https://doi.org/https://doi.org/10.30591/japhb.v6i3.4445
Wulandari, F. T., Sarjan, M., & Berkelanjutan, P. (2025). Kebijakan Kearifan Lokal (Perspektif Ontologi) dalam Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu. Empiricism Journal, 6(1), 146–157. https://doi.org/10.36312/ej.v5i2.2404
DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v10i1.25204
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Reznandya Putra Hidayat, Pradika Adi Wijayanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ulin : Jurnal Hutan Tropis |
Forestry Faculty of Mulawarman University Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123 E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id |
Support Contact Lisa Andani |
|


