PERJUANGAN TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN KAJIAN FEMINISME SOSIALIS
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v5i2.3503Keywords:
Tokoh perempuan, novel, feminisme sosialisAbstract
Novel Ibuk menghadirkan tokoh perempuan yang tangguh dan berjuang untuk mendapatkan kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskipsikan perjuangan tokoh utama perempuan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan kajian feminisme sosialis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu untuk memperoleh informasi dan gambaran perjuangan tokoh perempuan dalam novel Ibuk berdasarkan teori feminisme sosialis. Teknik pengumpulan data yang diguunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca,simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, selanjutnya data disajikan dalam bentuk kutipan kalimat yang mengandung unsur feminisme sosialis berdasarkan fakta cerita pada novel melalui alur, tokoh dan penokohan serta latar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fakta cerita pada novel Ibuk karya Iwan Setyawan, terdiri atas tokoh dan penokohan, alur, dan latar. tokoh-tokoh yang berperan dalam novel ini mempunyai peranan tokoh utama dan tokoh tambahan. Latar secara umum berada di Kota Batu dan New York, dengan suasana kehidupan pedesaan dan perkotaan. Novel ini menggunakan alur maju. Perjuangan tokoh perempuan dalam menghadapi sistem kapitalis terdiri dari beban kerja dan bentuk perjuangan perempuan mendapatkan upah dan biaya untuk kehidupan serta pendidikan anak-ananya, sedangkan perjuangan perempuan menghadapi sistem patriarki dilihat dari kepemilikan pribadi yang dialami perempuan dan bentuk perjuangan agar anak-anaknya tidak hidup seperti dirinya.
References
Andriani, Sri. 2017. Feminisme Sosialis dalam Novel Surga yang Tak Drindukan Karya Asma Nadia.
Dilah, G., & Zahro’, A. 2021. Kecerdasan Emosional Tokoh Perempuan Muslimah dalam Novel Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 37-48. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i1.89
Fathoni, Shodiq Rifai. 2016. Mengupas Tuntas Sejarah Kapitalisme.(diakses, 8 Januari 2020).
Kasiyan. 2008. Manipulasi Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan. Yogyakarta: Ombak.
Lathifah. 2015. BAB III Metode Penelitian. https://digilib.uns.ac.id (diakses, 9 Februari 2019).
Lesmana, I. B. G. A. S., Udasmoro, W., & Hayuningsih, A. A. C. 2021. Konstruksi dan Kontestasi Kuasa Perempuan pada Naskah Drama Les Bonnes Karya Jean Genet . Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 65-78. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i1.124
Mbulu, nthonia Paula Putri. 2017. Citra Perempuan dalam Novel Suti Karya Sapradi Djoko Damono. Kajian : Kritik Sastra Feminisme.
Milles, M.B. Matthew dan A. Michael Huberman. 2009. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Diterjemahkan Bahasa Indonesia oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Nugroho, Riant. 2011. Gender dan Strategi Pengarus Utamaannya di Indonesia. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nursisto. 2000. Ikhtisar Kesusastraan Indonesia. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Rokhmansyah, A., Valiantien, N. M., Giriani, N. P. 2018. Kekerasan terhadap perempuan dalam cerpen-cerpen karya oka rusmini. Litera, 17(3), 279-298. https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/16785
Rokhmansyah, Alfian. 2016. Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminisme. Garidhawaca: Yogyakarta.
Setyawan, Iwan. 2017. Ibuk.Jakarta: PT. Gramedia.
Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugihastuti dan Suharto, 2013. Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Thorham, Sue. 2010. Teori Frminist dan Cultural Studies: Tentang Relasi yang Belum Terselesaikan. Jalasutra: Yogyakarta.
Tong, Rosemarie Putnam. 1998. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif Kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Aquarini Priyatna Prabosmoro. Yogyakarta: Jalasutra.
Ulfa.M, 2015. Teori Feminisme Sosial. (diakses, 18 Oktober 2019).
Warani, Adi. 2016. Sejarah, pengertian dan Struktur, kadar dan Bentuk Ideologi Patriarki. (diakses, 23 Desember 2019).
Wikandari dan Cahyo. 2016. Landasan Ontologi Sosialisme. Universitas Gajah Mada.
Wiyatmi. 2012. Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya dalam Sastra Indonesia. Yogyakarta: Ombak.
Wolf, Naomi. 1997. Gegar Gender Kekuasaan Perempuan Menjelang Abad 21. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Omi Intan Naomi. Yogyakarta:Pustaka Semesta Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).