FEMINISME LIBERAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v4i3.3026Keywords:
feminisme liberal, tokoh utama, novelAbstract
Ketidakadilan yang dialami perempuan memunculkan sebuah gerakan feminisme. Perempuan berjuang mendapatkan kebebasan untuk setara dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perjuangan tokoh utama terbebas dari diskriminasi sistem patriarki dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini menggunakan kajian feminisme liberal abad 19 yang diusung oleh John Stuart Mill dan Harriet Taylor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah frasa, klausa dan kalimat. Sumber data yaitu novel Bidadari Bermata Bening. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk perjuangan tokoh utama untuk bebas dari diskriminasi karena adanya sistem patriarki. Bentuk perjuangan tokoh utama berdasarkan feminisme liberal abad ke-19 John Stuart Mill dan Harriet Taylor terdiri dari, bentuk perjuangan tokoh utama dalam pendidikan, bentuk perjuangan tokoh utama melawan kawin paksa, bentuk perjuangan tokoh utama sebagai alat politik dan bentuk perjuangan tokoh utama dalam bekerja.
References
ASPPUK. 2012. “Feminisme Liberal.” http://asppuk.or.id/2012/04/26/feminisme-liberal/ (diakses 10 Juli 2019).
El Shirazy, Habiburrahman. 2017. Bidadari Bermata Bening. Jakarta: Republika.
Ismawati, Rohadi dan Soni Akhmad Nulhaqim. 2019. “Peran Politik Ceu Popong dalam Membangun Bangsa yang Harmoni” dalam Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, Vol. 1, No.2 (2019). http://jurnal.unpad.ac.id/jkrk/article/download/23236/11442 (diunduh 12 April 2019).
Jones, Pip. 2003. Pengantar Teori-Teori Sosial dari Teori Fungsionalisme hingga Post-modernisme. Alih Bahasa Achmad Fedyani Saifuddin. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Kasiyan, 2008. Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan. Yogyakarta. Ombak.
Nugroho, Riant. 2011. Gender dan Strategi Pengarus-Utamaannya di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nursisto. 2000. Ikhtisar Kesusastraan Indonesia. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan pengkajian Sastra: Perkenalan Awal terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tong, Rosemarie Putnam. 1998. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif Kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Aquarini Priyatna Prabosmoro. Yogyakarta: Jalasutra.
Wolf, Naomi. 1997. Gegar Gender Kekuasaan Perempuan Menjelang Abad 21. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Omi Intan Naomi. Yogyakarta:Pustaka Semesta Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).