TRADISI LISAN UPACARA ADAT SAUR MATUA SUKU BATAK TOBA: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK

Authors

  • Monica Monica Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
  • Yusak Hudiyono Mulawarman University image/svg+xml
  • Irma Surayya Hanum Mulawarman University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30872/jbssb.v4i3.2937

Keywords:

Linguistics

Abstract

Abstrak

Pemahaman masyarakat dalam memaknai umpasa dalam upacara adat seperti, Saur Matua diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal dan dapat melestarikannya tanpa mengubah aturan yang telah ada. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah umpasa dalam adat Saur Matua yang bersumber dari tiga informan asli suku Batak Toba. Data diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara, teknik rekam, teknik sadap dan teknik lanjut catat. Setelah itu, data dianalisis dengan tahapan mereduksi data, penyajian data, dan membuat simpulan. Hasil penelitian adalah bentuk umpasa; makna umpasa yang terdapat dalam adat Saur Matua adalah makna leksikal, makna referensial, makna konotasi dan makna simbolik; dan fungsi umpasa meliputi fungsi kebudayaan, fungsi kemasyarakatan, fungsi pendidikan, fungsi perorangan dan fungsi religi.


Abstract

The understanding of community in interpreting umpasa in traditional ceremonies such as, Saur Matua is expected to foster a love of local culture and can preserve it without changing existing rules. This research uses a type of field research with a qualitative descriptive research approach. The data in this study are umpasa in the Saur Matua tradition sourced from three native informants of the Batak Toba tribe. Data obtained using interview techniques, recording techniques, tapping techniques and note-taking techniques. After that, the data are analyzed with the stages of reducing the data, presenting, and making a conclusion. The results of the research are forms of umpasa; the meaning of umpasa contained in the Saur Matua custom is a lexical meaning, referential meaning, connotation meaning, and symbolic meaning; and umpasa functions include cultural functions, social functions, educational functions, individual functions and religious functions.

References

Arifin, Zaenal dkk. 2013. Semantik Bahasa Indonesia: Teori dan Latihan. Tangerang: PT. Pustaka Mandiri.

Danandjaja, James. 2007. Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.

Pateda, Mansoer. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Reniwati & Nadra. 2009. Dialektologi: Teori dan Metode. Yogyakarta: CV. Elmatera Publishing.

Sibarani, Robert. 2004. Antropolinguistik: Antropologi Linguistik dan Linguistik Antropologi. Medan: Poda.

Downloads

Published

2020-07-29

Issue

Section

Articles