KOMUNITAS TUMBUHAN BAWAH DI KAWASAN HUTAN BUKIT TAPAK, LESUNG DAN MANGU BEDUGUL BALI
Abstract
Penelitian dilakukan di kawasan hutan Bk. Tapak, Lesung dan Mangu dengan metode transek. Transek dibuat secara sistematik disebelah kiri dan kanan pada lajur atau punggung bukit yang menuju arah puncak. Hasil penelitian secara umum di kawasan hutan Bedugul Bali,Cypholopus lutescens merupakan jenis tumbuhan bawah yang paling melimpah dan mempunyai peranan tertinggi dalam ekosistem komunitas tumbuhan bawah pada ketiga lokasi penlitian.
Full Text:
PDFReferences
Anonim. 2005. Kawasan Konservasi Provinsi Bali. Unit KSDA Bali.
Darnaedi, M Siregar, H Soedjito, E Sukara. (2005) Konsep cagar biosfer: alternatif pengelolaan kawasan tri-danau Beratan, Buyan dan Tamblingan Provinsi Bali. Prosiding simposium “Analisis daya dukung dan daya tampung sumber air di Kawasan Tri-Danau Beratan, Buyan dan Tamblingan Provinsi Bali”. PE Hehanusa, R Abdulhadi, M Siregar (eds). UPT BKT KR 'Eka Karya' Bali – LIPI. Hlm 31 – 42.
Sutomo dan Ni Kadek Erosi Undaharta, 2006, Kommunitas Tumbuhan Bawah di Jalur Hutan Hujan Tropis Kebun Raya “Eka Karya”Bali, Prosiding Seminar Sehari, Konservasi dan Pendayagunaan Keanekaragaman Tumbuhan Daerah Kering II, UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi – LIPI, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya.
Setiadi, D. T. Samingan dan S.A. Prawira, 1980. Dinamika Vegetasi Tumbuhan Bawah Pada Tegakan Murni Buatan Pinus merkusii, Acacia lorantifolia, Dalbergia latifolia, di Daerah Banyuwangi Barat dan Bali Barat, Laporan Penelitian Lembaga Penelitian Hutan, Bogor.
Supriyadi, 1991. Analisis Relung Ekologi dan Matriks Komonitas Jenis-jenis Tumbuhan di Hutan Jati di Cepu. Laporan Penelitian, Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta
Hehanusa, P E. (2005) Penataan ruang dan daya dukung sumber daya air di cekungan terkungkung Beratan – Buyan – Tamblingan Provinsi Bali. Prosiding simposium “Analisis daya dukung dan daya tampung sumber air di Kawasan Tri-Danau Beratan, Buyan dan Tamblingan Provinsi Bali”. PE Hehanusa, R Abdulhadi, M Siregar (eds). UPT BKT KR 'Eka Karya' Bali – LIPI. Hlm 1 – 22.
Magurran A. E. (2004) Measuring Biological Diversity. Blackwell Publishing company, USA
MAB-Indonesia. (2013) Peta Area Cagar Biosfer. http://www.mab-indonesia.org/cagar.php. Diakses tanggal 26 Februari 2013.
Yuliastyarini, T. Sugijana dan Suprijadi. 2006. Studi Ekologi Kayu Rapat (Parameria laevigata ) di Sebagaia Kawasan Cagar Alam Gunung Baung Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Prosiding Seminar Sehari Konserevasi dan Pendayagunaan Keanekaragaman Tumbuhan Daerah Kering II, UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi – LIPI, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya.
DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v3i1.1644
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Sutomo Sutomo, I Dewa Putu Darma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ulin : Jurnal Hutan Tropis |
Forestry Faculty of Mulawarman University Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123 E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id |
Support Contact Lisa Andani |
|