SIMULASI PROSES BIOMETIL AKRILAT-AIR MENGGUNAKAN METODE PRESSURE SWING DISTILLATION PADA ASPEN HYSYS V8.8

Authors

  • Indah Lestari Program Studi Teknik Kimia, Universitas Mulawarman
  • Fika Dwi Oktavia Program Studi Teknik Kimia, Universitas Mulawarman
  • Ari Susandy Sanjaya Program Studi Teknik Kimia, Universitas Mulawarman
  • Yazid Bindar Bandung Institute of Technology image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30872/cmg.v3i2.3580

Abstract

Bio-Metil akrilat akan membentuk campuran azeotrop dengan Air sehingga sulit dipisahkan dengan distilasi
biasa. Terdapat dua cara untuk memisahkan campuran azeotrop tersebut yaitu dengan menggunakan distilasi
ekstraktif (penambahan pentana yang berasal dari bahan fosil) dan menggunakan distilasi bertingkat dimana
tekanan masing-masing kolom berbeda (Pressure Swing Distillation). Dalam metode Pressure Swing Distillation dilakukan dengan menggunakan kolom dalam dua tahap, Low Pressure Distillation (101,3 kPa) dan High Pressure Distillation (500 kPa). Untuk memperoleh simulasi yang tepat maka digunakan Fluid Packages PR-Twu pada Aspen Hysys V8.8. Pada tahap pertama, hasil reaksi diumpankan ke kolom distilasi pada tekanan atmosfer untuk memisahkan antara Bio-Metil akrilat dan Air sehingga didapatkan pada fase atas distilasi sebanyak 63,04% Biometil akrilat dan hanya sedikit Air, Bio-Metanol dan Bio-Asam Akrilat yang masih terkandung. Tahap kedua, menggunakan tekanan yang lebih tinggi yaitu 500 kPa yang
diumpankan ke Reboiler sehingga pada tahap kedua didapatkan kemurnian Bio-Metil akrilat sebanyak 99,99% melebihi menggunakan distilasi ekstraktif hanya mendapatkan kemurnian Bio-Metil akrilat 96% (US Patent 2916512).


Kata kunci : Pressure Swing Distillation; Biometanol; PR-Twu; Kemurnian; Hysys

Downloads

Published

2019-12-20