SEBARAN BASIS HUTAN RAKYAT DI KABUPATEN PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT

Suhartono Suhartono

Abstract


The Pangandaran Regency's forestry sector has the potential to be a driving force in regional economic development. However, the development of the forestry sector, especially private forest, has not yet focused on locations of private forest bases so the utilization of available resource potentials has not been optimal so that an appropriate strategy is needed for its development. This study aims to determine the base of private forest in the Pangandaran Regency that potential to support regional economic development. The method used in this study is a desk study by utilizing secondary data on private forest area and area size in the Pangandaran Regency, which is published by the Central Statistics Agency. Data analysis was performed descriptively using the Location Quotient method approach to determine the areas that were the basis or non-basis of private forest. The results showed that 4 of 10 subdistricts in the Pangandaran Regency were included in the category of private forest base and could be a priority scale in development including Cigugur Subdistrict, Parigi Subdistrict, Sidamulih Subdistrict and Pangandaran Subdistrict with LQ value of 3.21; 1.78; 1.08 and 1.03


Keywords


Location quotient, Pangandaran, private forest

Full Text:

PDF

References


Adelina, M., Harianto, S. P., dan Nurcahyani, N. 2016. Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Rakyat Pekon Kelungu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Sylva Lestari, 4(2), 51–60.

Bangun, R. H. B. 2017. Kajian Potensi Perkebunan Rakyat di Provinsi Sumatera Utara Menggunakan Location Quetiont dan Shift Share. Jurnal Agrica, 10(2), 103–111.

BPS Kabupaten Pangandaran. 2019. Kabupaten Pangandaran Dalam Angka Tahun 2018. Pangandaran: Badan Pusat Statistik.

Diniyati, D., dan Achmad, B. 2015. Kontribusi Pendapatan Hasil Hutan Bukan Kayu Pada Usaha Hutan Rakyat Pola Agroforestri di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ilmu Kehutanan, 9(1), 23–31.

Hamdani, A. F. 2016. Analisis Location Quotient (LQ) Agropolitan Poncokusumo. PIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 1(1), 44–50.

Hasanah, N. 2016. Analisis Pertumbuhan Komoditas Sub Sektor Perkebunan Dalam Pengembangan Wilayah di Provinsi Kalimantan Barat Dengan Metode Location Quotient (LQ) dan Shift Share. Universitas Islam Indonesia.

Hendayana, R. 2003. Aplikasi Metode Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Komoditas Unggulan Nasional. Informatika Pertanian, 12(1), 658–675.

Hidayat, R. 2013. Analisis Komoditas Unggulan Sub Sektor Perkebunan di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Social Economic of Agriculture, 2(1), 54–66.

Irawanti, S., Suka, A. P., dan Ekawati, S. 2012. Peranan kayu dan hasil bukan kayu dari hutan rakyat pada pemilikan lahan sempit: Kasus Kabupaten Pati. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 9(3), 113–125.

Iyan, R. 2014. Analisis Komoditas Unggulan Sektor Pertanian di Wilayah Sumatera. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 4(11), 215–234.

Jauhariyah, N. A., dan Inayah, N. 2016. Analisis Sektor Ekonomi Unggulandi Kabupaten Banyuwangi. Malia, 8(1), 85–98.

Jawang, U. P. 2018. Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Unggulan Perkebunan Kecamatan Katiku Tana Selatan Kabupaten Sumba Tengah. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 8(3), 396–405.

Nowar, W., Baskoro, D. P. T., dan Tjahjono, B. (2015). Analisis Kesesuaian Lahan Komoditas Unggulan dan Arahan Pengembangannya di Wilayah Kabupaten Cianjur. Tataloka, 17(2), 87–98.

Nugroho, A. D., Ilsan, M., Efrinda, E., Winaryo, W., Handoyo, R., Suparmono, S., dan Puspitasari, R. (2018). Agribisnis Perkebunan di Kabupaten Cilacap Provinis Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 17(3), 157–164.

Oksatriandhi, B. B., & Santoso, E. B. (2014). Identifikasi Komoditas Unggulan di Kawasan Agropolitan Kabupaten Pasaman. Jurnal Teknik ITS, 3(1), C8–C11.

Pemerintah Republik Indonesia. 1999. Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Rahmat, M. 2011. Peran Sektor Kehutanan dalam Perekonomian Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 8(2), 110–121.

Rizani, A. 2017. Analisis Potensi Ekonomi di Sektor dan Subsektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Jember. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(2), 137–156.

Rustandi, Y. 2016. Potensi KomoditasPeternakan dalam Pemenuhan Ketersediaan Pangan Asal Ternak di Kota Tarakan. Agrica Ekstensia, 10(2), 55–60.

Siadari, T. P., Hilmanto, R., dan Hidayat, W. 2014. Potensi Kayu Rakyat dan Strategi Pengembangannya (Studi Kasus) di Hutan Rakyat Desa Buana Sakti Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Sylva Lestari, 1(1), 75–84.

Suhartono. 2019. Comparative Study of Superior Potential of Community Forest for Priority Development in Central Java Province. Jurnal AGRISEP, 18(1), 127–138.

Syamsiyah, N., Sulistyodewi, S., & Karyani, T. 2017. Wilayah Potensial dalam Pengembangan Agrowisata Buah di Kabupaten Cirebon. Optima, 1(2), 1–9.

Wicaksono, I. A. 2011. Analisis Location Quotient Sektor dan Subsektor Pertanian pada Kecamatan di Kabupaten Purworejo. Mediagro, 7(2), 11–18.

Yulianto, D. P., dan Santoso, E. B. 2013. Identifikasi Potensi Komoditas Unggulan Pada Koridor Jalan Lintas Selatan Jatim di Kabupaten Tulungagung-Trenggalek. Jurnal Teknik ITS, 2(2), C118–C122.




DOI: http://dx.doi.org/10.35941/ujht.v4i1.3585

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SUHARTONO suhartono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ulin : Jurnal Hutan Tropis

Forestry Faculty of Mulawarman University

Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013 Samarinda 75116

E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id

Support Contact

Yasfini Hurum Mercury
Phone: 0821-5815-1527
Email: ulin.jhuttrop@gmail.com

Description: Description: UJHT Visitors Stats Description: Creative Commons License
ULIN: Jurnal Hutan Tropis by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/UJHT/ eISSN: 2599-1183 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International