Peran Pokdarwis Dalam Pengembangan Destinasi wisata Pantai Biru Kersik Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara
DOI:
https://doi.org/10.54144/jadbis.v10i3.8740Keywords:
Peran, Kelompok Sadar Wisata, Pengembangan, Destinasi WisataAbstract
Kelompok sadar wisata Pantai Biru Kersik merupakan di bentuk oleh masyarakat Desa Kersik sebagai penggerak organisasi penggerak di bidang kepariwisataa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pokdarwis dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Biru Kersik Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara, dan untuk menemukan factor penghambat dan pendukung. Jenis penelitian yang dilakukan ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan dan metode study kasus. Dengan fokus penelitian dari indicator yang di telit, yaitu Pengembangan dan Pelatihan masyrakat dalam kegiatan pariwisata, Implementasi sapta pesona, Faktor pendukung dan penghambat. Analisis data yang digunakan adalah data model interaktif seperti yang dikemukakan oleh Miles Huberman dan Saldana. Penelitian ini menemukan (1) Pengembangan sudah cukup baik bisa di lihat dengan kondisi real di Pantai Biru Kersik ada beberapa pengembangan dari segi atraksi, amenitas, aksebilitas yang sudah ada tapi ada beberapa amenitas yang belum ada seperti informasi center, tempat parkir yang belum tersedia. Pada fokus penelitian pelatihan sampai saat ini sudah di lakukan namun berbanding terbalik dengan sumber daya manusia pada Desa Kersik dikarenakan kurangnya partisipasi masyarakat karena mayoritas petani dan nelayan. Masyarakat kurang memahami berbagai potensi kepariwisataan, sumber daya manusia masih belum mencukupi dan kurang professional dalam hal kepariwisataan, masyarakat yang berjualan di pinggir pantai biru kersik tidak kreatif dan inovatif, (2) Implementasi sapta pesona di pantai biru kersik sudah cukup baik dari menjaga lingkungan yang bersih dengan menyediakan tempat sampah di pantai biru kersik, dapat dikatakan memiliki keindahan yang autentik, keamanan yang cukup baik, suasana yang tertib, suasana alam yang sejuk dengan jajaran pohon pinus di pinggir pantai dan menjadi kenangan yang baik bagi wisatawan. (3). Faktor pendukung nya adalah dukungan dari berbagai pihak seperi pemerintah Desa Kersik, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara,dan PT Pertamina yang memberikan bantuan berupa dana dan pelatihan kepada masyarakat. Faktor penghambat nya kurangnya partisipasi masyarakat, kurangnya pendidikan pengelola objek wisata di Desa kersik dalam hal kepariwisataan.
Kata Kunci: Peran;Kelompok Sadar Wisata; Pengembangan;Destinasi wisata
References
Amin, G., Rahmiati, F., Ismail, Y., & ... (2019). Pengembangan Pariwisata di Jakarta dalam Perspektif Sumber Daya Manusia. … Jurnal Pariwisata …, September 2019, 250–256. http://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/view/592
Asih Setyani, H. S. (n.d.). Peran Kelompok sadar wisata, Sendang Bulus, Mengembangkan Potensi Wisata. 12–22.
Assidiq, K. A., Hermanto, H., & Rinuastuti, B. H. (2021). Peran Pokdarwis Dalam Upaya Mengembangkan Pariwisata Halal Di Desa Setanggor. Jmm Unram - Master of Management Journal, 10(1A), 58–71. https://doi.org/10.29303/jmm.v10i1a.630
Dai, S. L., & Mamonto, D. N. (2019). Evaluasi Keterpengaruhan Komponen Periwisata Di Daya Tarik Pariwisata Arung Jeram Papualangi. Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 2(2), 114. https://doi.org/10.31314/tulip.2.2.114-129.2019
Devid Trinaldo Simatupang, M. P. (2022). Strategi Pengembangan Objek Wisata Museum Kota Tanjung Pinang Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Alamsyah. As-Said, 2(1), 74–79.
Djiko, R., & Dalensang, R. F. (2022). Peran Pemerintah dan Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Pitu Kecamatan Tobelo Tengah. Intelektiva, 3(8), 50–55.
Fifiyanti, D., & Taufik, M. L. (2022). Identifikasi Pengelolaan Destinasi Pariwisata Di DPD Segoro Kidul Kabupaten Bantul. TOBA: Journal of Tourism, Hospitality …, 1(2), 89–97. https://doi.org/10.55123/toba.v1i2.594
Frasawi, E. S. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Ambengan Kecamatan Sukasada. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 6(3), 175–185. https://doi.org/10.23887/jjpg.v6i3.20704
Hetami, A. A., Aransyah, M. F., Sanjaya, A., Althalets, F., Zaini, M., Sari, D. W., & Derama, T. (2022).
Ismowati, M., Avianto, B. N., Sulaiman, A., & ... (2022). Edukasi Pariwisata Dan Aksi Sisir Pantai Dari Sampah Wisata Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Di Kawasan Super Prioritas Nasional (KSPN) …. Jurnal Komunitas …, 5(1), 12–21. https://ojs.stiami.ac.id/index.php/jks/article/view/2288
Kurniati, Diswandi, & Sutanto, H. (2022). Analisis Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Kuta Mandalika Analysis of Community Empowerment in Tourism Development in Kuta Mandalika. 4(1).
Masyhadiah, & Yan. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Rambusaratu Menuju Desa Wisata di Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 13–27. https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/mitzal/article/view/424
Musriadi. (2019). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Taman Arum Dalam Pengembangan Potensi Pariwisata Tahun 2018 (Studi Pada Desa Wisata Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara) Role of Traditional Group (Pokdarwis) Taman Arum in Development of Tour. Jurnal Ilmu Sosial MAHAKAM, 8(1).
Mustafa, S. W. (2019). Pengaruh Investasi Swasta Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pariwisatan Dikota Palopo. Journal of Institution and Sharia Finance, 2, 30–39.
Purwanti, I. (2019). Strategi Kelompok Sadar Wisata dalam Penguatan Desa Wisata. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(3), 101–107. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/1792
Putrawan, P. E., & Ardana, D. M. J. (2019). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Locus, 11(2), 40–54. https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/LOCUS/article/view/279
Ristarnado, R., & Settyo, J. (2019). Strategi pemerintahan desa dalam mengembangkan pariwisata Abstrak Informasi Artikel. Jurnal Politik Dan Pemerintah Daerah, 1(1), 40–51.
Sandiasa, G. (2019). Dampak Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi di Desa Wisata Wanagiri dan Sambangan Sukasada Buleleng). Locus Ilmiah FISIP Vol. 11 No. 1-Pebruari 2019, 11(2), 1–17.
Sanjaya, A., Fourqoniah, F., & Althalets, F. (2020). Optimalisasi Kesiapan Desa Kersik Menuju Desa Wisata Pascapandemi Covid-19. Jurnal Pemberdayaan Pariwisata, 2(2), 63.
Sunarto, H. (2020). Strategi Branding Pengembangan Industri Pariwisata 4.0 melalui Kompetitif Multimedia di Era Digital. Journal of Tourism and Creativity, 4(1), 1–20.
Suni, M., & Badollahi, M. Z. (2019). Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Pariwisata: Perspektif Potensi Wisata Daerah Kabupaten Barru, Sulawesi-Selatan. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 3(2), 109–119.
Tisnawati, E., Ayu Rani Natalia, D., Ratriningsih, D., Randhiko Putro, A., Wirasmoyo, W., P. Brotoatmodjo, H., & Asyifa’, A. (2019). Strategi Pengembangan Eko-Wisata Berbasis Masyarakat Di Kampung Wisata Rejowinangun. INERSIA: LNformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik SIpil Dan Arsitektur, 15(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/inersia.v15i1.24859
Widada, C. K. (2018). Mengambil Manfaat Media Sosial Dalam Pengembangan Layanan. Journal of Documentation and Information Science, 2(1), 23–30. https://doi.org/10.33505/jodis.v2i1.130
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).