Pengaruh Word Of Mouth Terhadap Purchase Intention Melalui Brand Image Pada Maxim Transportasi Online Di Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.54144/jadbis.v11i3.10291Keywords:
Word of Mouth, Brand Image, Purchase IntentionAbstract
Penelitan ini ingin melihat hubungan antara word of mouth (WOM) dampaknya terhadap purchase intention melalui brand image pada Maxim Transportasi Online. Menggunakan Maxim Transportasi Online sebagai studi kasus adalah keputusan yang tepat dan menarik karena pertumbuhan perusahaan ini begitu sangat cepat, dan telah terjadi dalam waktu yang singkat, perusahaan ini merupakan sebuah industri jasa, yang berarti produk yang mereka jual tidak berwujud. Tinjau dan rekomendasi dari orang lain merupakan satu dimensi dari WOM. Hal ini sangat penting dan menjadi tak ternilai dalam mengarah pada niat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan tiga variabel: kata dari word of mouth (WOM), brand image, dan purchase intention. Untuk data tujuan pengumpulan, peneliti bergantung pada studi literatur dan kuesioner yang diberikan kepada 120 responden di Samarinda. Model persamaan struktural dari software SPSS AMOS adalah digunakan sebagai metode untuk mengolah data yang terkumpul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan positif antara word of mouth dengan purchase intention, dan antara brand image dengan purchase intention serta pengaruh langsung antara brand image dengan purchase intention. Brand image sebagai variabel intervening memberikan pengaruh lebih besar terhadap purchase intention daripada dari mulut ke mulut terhadap purchase intention.
References
Arianto, N., & Difa, S. A. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen pada PT Nirwana Gemilang Property. Jurnal Disrupsi Bisnis, 3(2).
Ariszani, M. (2015). Pengaruh Citra Perusahaan Terhadap Kepercayaan Serta Dampaknya Pada Minat Beli (Studi Pada Penjual Online Yang Menggunakan Jasa Pengiriman PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (Jne)). Brawijaya University.
Matondang, Z. (2009). Validitas dan reliabilitas suatu instrumen penelitian. Jurnal Tabularasa, 6(1), 87–97.
Mutmainnah, M. (2017). Pengaruh Kualitas Layanan Dan Citra Perusahaan Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah. Jurnal Manajemen Dan Pemasaran Jasa, 10(2), 201–216.
Ningsi, W. P. W., & Ekowati, S. (2021). Pengaruh promosi di media sosial dan word of mouth terhadap keputusan pembelian skincare MS GLOW. Jurnal Manajemen Modal Insani Dan Bisnis (Jmmib), 2(1), 50–57.
Oktavianto, Y. (2013). Pengaruh word of mouth terhadap keputusan pembelian konsumen pada usaha mie ayam Pak Agus di Kota Batu. Manajemen Bisnis, 3(1).
Pambudi, Y. S., & Krismani, A. Y. (2017). PENGARUH FAKTOR PREDISPOSITION, ENABLING DAN REINFORCING TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT PERKOTAAN MENGELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA YANG DI MEDIASI OLEH VARIABEL MOTIVASI (STUDI KASUS DI RW V DAN VI KELURAHAN JOYOTAKAN, KECAMATAN SERENGAN, KOTA SURAKARTA). Jurnal Kesehatan Kusuma Husada.
Priadana, M. S., & Sunarsi, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Pascal Books.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: quantitative research approach. Deepublish.
Widyastuti, S. (2017). Manajemen komunikasi pemasaran terpadu: Solusi menembus hati pelanggan. FEB-UP Press.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).