ANALISIS STATUS MUTU AIR HULU SUNGAI LAWA MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN DAN STORET DI KABUPATEN KUTAI BARAT

Sariyadi Sariyadi, Hamdhani Hamdhani, Yunianto Setiawan, Mohammad Mustakim, Daniel Tarigan, Harjuni Hasan, Edhi Sarwono

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kualitas air di hulu Sungai Lawa, Kabupaten Kutai Barat, dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan STORET. Sungai Lawa memiliki peran ekologis, sosial, dan ekonomi penting bagi masyarakat, namun dalam dua dekade terakhir menghadapi tekanan antropogenik akibat pertambangan batubara, perkebunan, dan pemukiman. Penelitian dilakukan melalui pengukuran parameter fisika, kimia, dan biologi pada tujuh titik selama dua periode.Hasil menunjukkan bahwa metode IP menempatkan mutu air pada kategori cemar ringan dengan skor rata-rata 2,298–2,499. Sebaliknya, metode STORET menghasilkan kategori tercemar sedang dengan skor rata-rata -25, bahkan pada Titik 3 dan Titik 5 masuk kategori tercemar berat. Parameter yang paling berkontribusi terhadap penurunan kualitas air adalah TSS, DO rendah, BOD dan COD tinggi, pH asam, fosfat, serta kontaminasi mikrobiologi berupa Fecal Coliform.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas air Hulu Sungai Lawa telah mengalami degradasi nyata. IP lebih konsisten untuk analisis tren jangka panjang, sedangkan STORET lebih sensitif terhadap variasi spasial. Penggunaan keduanya secara komplementer memberikan gambaran utuh kondisi mutu air. Strategi pengelolaan DAS berbasis data, restorasi ekosistem, pengendalian limbah, serta integrasi kearifan lokal diperlukan untuk meningkatkan kualitas air menuju kategori baik

 

Kata Kunci: Sungai Lawa, kualitas air, Indeks Pencemaran, STORET, DAS


Full Text:

PDF

References


Afifah, N. A. et al. (2025) ‘Perbandingan Status Mutu Air Sungai Bengawan Solo 2020-2022 dengan Metode STORET dan Metode Indeks Pencemaran’, Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(3), pp. 742–750. doi: 10.14710/jil.23.3.742-750.

Angi, E. M., Wibowo, A. and Wiati, C. B. (2021) ‘The potential, utilization and management of forest biodiversity for the livelihood of local communities in Ratah Watershed, East Kalimantan Province, Indonesia’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. IOP Publishing Ltd. doi: 10.1088/1755-1315/886/1/012020.

Basuki, T. M. et al. (2022) ‘Improvement of Integrated Watershed Management in Indonesia for Mitigation and Adaptation to Climate Change: A Review’, Sustainability (Switzerland). MDPI. doi: 10.3390/su14169997.

Boileau, P., Acharya, M. and Duan, Y. (2019) Global Environment Outlook – GEO-6: Healthy Planet, Healthy People, Global Environment Outlook – GEO-6: Healthy Planet, Healthy People. Cambridge University Press. doi: 10.1017/9781108627146.

Dewi, Supraba, I. and Kamulyan, B. (2020) PENENTUAN STATUS MUTU AIR WADUK SERMO DENGAN METODE STORET DAN INDEKS PENCEMARAN. Yogyakarta. doi: https://doi.org/10.20885/jstl.vol12.iss1.art2.

Febriani, S. (2022) ‘Analisis Deskriptif Standar Deviasi’, Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), pp. 910–913.

Hidayah, I. et al. (2021) ‘Seasonal and Spatial Water Pollution Status at the Rivers Estuaries in Cirebon Region’, Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology, 16(2), pp. 75–82. doi: 10.15578/squalen.505.

Lubis, R. F. R., Yuliani, E. and Sayekti, R. W. (2023) ‘Studi Penentuan Status Mutu Air dengan Metode IP, WQI, dan NSF-WQI pada Sungai Mewek-Kalisari-Bango di Kota Malang’, Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(2), pp. 564–577. doi: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.048.

Permen LH 115 (2003) Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : 115 Tahun 2003 Tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air.

Prasetyo, W. A., Hamdhani, H. and Mustakim, M. (2025) ‘Water quality analysis during tidal conditions using the Pollution Index Method in the Karang Mumus River, East Kalimantan’, Jurnal Ilmu Perikanan Tropis Nusantara (Nusantara Tropical Fisheries Science Journal), 4(1), pp. 57–63. doi: 10.30872/jipt.v4i1.1166.

Purnamasari, D. E. (2017) Penentuan status mutu air Kali Wonokromo dengan metode storet dan indeks pencemar, Skripsi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Rahmawati, H. (2015) Kearifan Lokal Masyarakat Dayak Benuaq dalam Pemanfaatan Lahan dan Pemeliharaan Lingkungan.

Subagiyo, L. et al. (2019) ‘WATER QUALITY STATUS OF KALIMANTAN WATER BODIES BASED ON THE POLLUTION INDEX’, Poll Res, 38(3), pp. 536–543.

United Nations (2023) ‘The Sustainable Development Goals Report 2023’.

Verstegen, J. A. et al. (2019) ‘Recent and projected impacts of land use and land cover changes on carbon stocks and biodiversity in East Kalimantan, Indonesia’, Ecological Indicators, 103, pp. 563–575. doi: 10.1016/j.ecolind.2019.04.053.

Wulandari, R. et al. (2024) ‘Water pollution and sanitation in Indonesia: a review on water quality, health and environmental impacts, management, and future challenges’, Environmental Science and Pollution Research, 31(58), pp. 65967–65992. doi: 10.1007/s11356-024-35567-x.

Yulianto, A. (2023) ‘Sungai sebagai Sumber Kehidupan dan Pariwisata: Peluang dan Tantangan’, Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 15(3), pp. 200–2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/cmg.v10i1.26661

Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by:

Program Studi Teknik Kimia

Fakultas Teknik

Universitas Mulawarman

Jalan Sambaliung - No. 9 Sempaja Selatan

Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Kode Pos. 75117 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.