PROFIL HASIL SITOLOGI PAP SMEAR BERDASARKAN SISTEM BETHESDA PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS LOA IPUH TENGGARONG TAHUN 2024
Abstract
Latar Belakang:Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Tingginya angka kematian sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan diagnosis, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan sitologi serviks, seperti Pap smear, menjadi strategi penting dalam pencegahan kanker serviks. Sistem Bethesda digunakan secara luas untuk mengklasifikasikan hasil sitologi Pap smear secara standar dan sistematis.
Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil hasil pemeriksaan sitologi Pap smear berdasarkan Sistem Bethesda pada wanita usia subur di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong tahun 2024.
Metode:Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder berupa rekam medis rawat jalan dan hasil pemeriksaan Pap smear. Sampel penelitian terdiri dari 53 wanita usia subur yang menjalani pemeriksaan Pap smear pada kegiatan skrining tanggal 9 November 2024, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi usia, paritas, gejala klinis, riwayat penggunaan kontrasepsi, serta klasifikasi hasil sitologi berdasarkan Sistem Bethesda.
Hasil:Sebagian besar responden berusia ≥35 tahun (60,4%) dan memiliki paritas <3 anak (54,7%). Mayoritas responden tidak menunjukkan gejala klinis (56,6%). Riwayat kontrasepsi terbanyak adalah tidak menggunakan kontrasepsi (39,6%), diikuti penggunaan IUD (37,7%). Berdasarkan hasil sitologi Pap smear, seluruh sampel (100%) menunjukkan hasil negative for intraepithelial lesion or malignancy (NILM), tanpa ditemukannya lesi prakanker maupun keganasan serviks.
Kesimpulan:Hasil pemeriksaan sitologi Pap smear pada wanita usia subur di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong tahun 2024 seluruhnya menunjukkan gambaran NILM. Temuan ini mencerminkan efektivitas kegiatan skrining sebagai upaya deteksi dini kanker serviks dan menegaskan pentingnya peningkatan cakupan serta keberlanjutan program skrining serviks di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arbyn, M., Weiderpass, E., Bruni, L., de Sanjosé, S., Saraiya, M., Ferlay, J., & Bray, F. (2020). Estimates of incidence and mortality of cervical cancer in 2018: A worldwide analysis. The Lancet Global Health, 8(2), e191–e203.https://doi.org/10.1016/S2214-109X(19)30482-6
Bray, F., Laversanne, M., Weiderpass, E., & Soerjomataram, I. (2022). The ever-increasing importance of cancer as a leading cause of premature death worldwide. Cancer, 128(16), 3029–3030.https://doi.org/10.1002/cncr.34387
Castellsagué, X., Díaz, M., Vaccarella, S., de Sanjosé, S., Muñoz, N., Herrero, R., & Franceschi, S. (2011). Intrauterine device use, cervical infection with human papillomavirus, and risk of cervical cancer: A pooled analysis of case–control studies. The Lancet Oncology, 12(11), 1023–1031.https://doi.org/10.1016/S1470-2045(11)70223-6
International Collaboration of Epidemiological Studies of Cervical Cancer. (2006). Cervical cancer and number of sexual partners: Pooled analysis of the IARC multicentric case–control study. International Journal of Cancer, 119(2), 462–469.
https://doi.org/10.1002/ijc.21802
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Nkwabong, E., Laure, B., & Ze, E. A. (2019). Sensitivity and specificity of Pap smear and visual inspection with acetic acid in cervical cancer screening at a district hospital in Cameroon. BMC Women’s Health, 19(1), 1–7.https://doi.org/10.1186/s12905-019-0764-8
Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Kanker Serviks (PNPK). (2022). Pedoman nasional pelayanan kedokteran kanker serviks. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Smith, J. S., Green, J., de González, A. B., Appleby, P., Peto, J., Plummer, M., & Beral, V. (2003). Cervical cancer and use of hormonal contraceptives: A systematic review. The Lancet, 361(9364), 1159–1167.https://doi.org/10.1016/S0140-6736(03)12949-2
Stelzle, D., Tanaka, L. F., Lee, K. K., Khalil, A. I., Baussano, I., Shah, A. S. V., McAllister, D. A., & Clifford, G. (2021). Estimates of the global burden of cervical cancer associated with HIV. The Lancet Global Health, 9(2), e161–e169.https://doi.org/10.1016/S2214-109X(20)30459-9
Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A., & Bray, F. (2021). Global cancer statistics 2020: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 71(3), 209–249.https://doi.org/10.3322/caac.21660
World Health Organization. (2020). Global strategy to accelerate the elimination of cervical cancer as a public health problem. Geneva: World Health Organization.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jkm.v12i3.25756
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Kedokteran Mulawarman

Jurnal Kedokteran Mulawarman by Faculty of Medicine Mulawarman University is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
