Uji Perbedaan Sifat Fisik dan Organoleptik Antara Daging Babi Ditambahkan Boraks dan Direndam Darah Sapi

Maria Mayasari Musi, Arif Ismanto, Ibrahim Ibrahim

Abstract


Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat pengulangan. Perbedaan pH dan warna daging akan dianalisis menggunkan ANOVA dan uji perbedaan menggunakan analisis Uji BNT 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam uji perbedaan sifat fisik organoleptik antara daging babi yang ditambahkan boraks dan daging babi yang direndam darah sapi dapat disimpulkan bahwa : Perendaman daging dengan darah sapi dan boraks pada daging babi memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap kualitas fisik (warna dan pH) daging babi. Daging babi yang direndam darah sapi dan penambahan boraks untuk organoleptik mutu hedonik menunjukan hasil warna tidak berbeda nyata. Sedangkan organoleptik skala hedonik menunjukan hasil tidak berbeda nyata pada warna. Uji warna pada daging babi yang ditambahkan boraks dan darah sapi pada nilai L*, dan b* tidak berbeda nyata, sedangkan nilai a* menunjukan hasil yang berbeda nyata pada penambahan dan perendaman darah sapi dan boraks. Berdasarkan jenisnya tersebut, biasanya daging diperjual-belikan secara terpisah dengan harga yang berbeda. Persentase karkas babi juga cukup tinggi bisa mencapai 65-80%, hal tersebut merupakan 2 faktor yang menyebabkan harga daging babi relative murah selain dari factor pakan tentunya.


Keywords


daging babi, boraks, perendaman darah, sapi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jpltrop.v8i1.15576

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 MARIA MAYASARI MUSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.