UJI EFEKTIVITAS ADSORBEN DARI KULIT DURIAN TERHADAP KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas adsorben arang aktif dari kulit durian dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada limbah cair industri pengolahan rumput laut. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa adsorben dan waktu kontak untuk menentukan kondisi optimum. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan massa adsorben 100 gram dengan waktu kontak 2 jam, yang menghasilkan penurunan BOD sebesar 74,4 mg/L (6,06%) dan COD sebesar 224,1 mg/L (21,64%). Penurunan kadar BOD dan COD menunjukkan bahwa peningkatan massa adsorben dan waktu kontak memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan adsorpsi. Namun demikian, efektivitas adsorpsi dapat dipengaruhi oleh faktor kejenuhan adsorben, fouling pada permukaan, serta proses desorpsi yang terjadi pada waktu kontak lebih lama. Karakteristik proses adsorpsi dianalisis menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich. Hasil analisis menunjukkan bahwa data adsorpsi lebih sesuai dengan model isoterm Langmuir, yang mengindikasikan terjadinya adsorpsi monolayer pada permukaan homogen. Dengan demikian, optimasi massa dan waktu kontak diperlukan agar adsorpsi berlangsung efektif dalam menurunkan beban pencemar organik.
Kata Kunci: adsorpsi, arang aktif, kulit durian, BOD, COD, isoterm Langmuir
Abstract
This study aims to evaluate the effectiveness of activated carbon adsorbent derived from durian peel in reducing BOD and COD levels in wastewater from the seaweed processing industry. The adsorption process was conducted by varying the adsorbent mass and contact time to determine the optimum conditions. The best result was achieved with 100 grams of adsorbent and 2 hours of contact time, resulting in a BOD reduction to 74.4 mg/L (6.06%) and COD to 224.1 mg/L (21.64%). The decrease in BOD and COD levels indicates that increasing adsorbent mass and contact time positively influences adsorption efficiency. However, the adsorption performance may be limited by adsorbent saturation, surface fouling, and desorption at prolonged contact times. The adsorption characteristics were analyzed using Langmuir and Freundlich isotherm models. The results revealed that the Langmuir isotherm better described the adsorption process, indicating monolayer adsorption on a homogeneous surface. Therefore, optimizing the adsorbent mass and contact time is crucial to achieving efficient organic pollutant removal.
Keywords: adsorption, activated carbon, durian peel, BOD, COD, Langmuir isotherm
Full Text:
PDFReferences
Afandya, M. A., & Fikrah Dian Indrawati Sawalia. (2025). Uji Performa Kombinasi Zeolit Teraktivasi Dan Arang Aktif Pada Proses Adsorpsi Metilen Biru : 4, 52–62.
Afifah, Qomariyah, A., & Wulandari, E. Y. (2024). Pengaruh Limbah Sabut Kelapa Terhadap Kadar Klorida Air Sumur Sekitar Pabrik Udang di Kelurahan Klatak Banyuwangi dengan Metode Titrasi Argentometri. Indonesian Journal of Chemical Research, 9(2), 15–39. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol9.iss2.art2
Farina Nury, D., Luthfi, M. Z., Deviany, D., Achmad, F., Ronggur, J., & Panjaitan, H. (2023). Pengaruh Massa Karbon Aktif dan Konsentrasi Adsorbat dalam Penyerapan Zat Warna Metilen Blue. 04(02), 2745–7206. http://iontech.ista.ac.id/index.php/iontech
Febri Juita Anggraini, Arsapita, R., & Yasdi, Y. (2023). Efektivitas Karbon Aktif Dari Batu Bara Muda dalam Menurunkan COD pada Air Limbah Industri Tahu. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(2), 327–339. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i2.1822
Hatina, S., & Winoto, E. (2020). Pemanfaatan Karbon Aktif Dari Serbuk Kayu Merbau Dan Tongkol Jagung Sebagai Adsorben Untuk Pengolahan Limbah Cair Aas. Jurnal Redoks, 5(1), 32. https://doi.org/10.31851/redoks.v5i1.4027
Ilmanafia, A., & Sudarminto, H. P. (2023). Pemanfaatan Adsorben Arang Aktif Bonggol Jagung Untuk Penurunan Bod Dan Cod Pada Limbah Cair Pengolahan Rumput Laut. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(4), 909–913. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i4.450
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia No 5 Tahun 2014. (2014). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Https://Jdih.Maritim.Go.Id/, 1–83. https://jdih.maritim.go.id/en/peraturan-menteri-negara-lingkungan-hidup-no-5-tahun-2014
Komala, R., Dewi, D. S., & Pandiyah, N. (2021). Proses Adsorpsi Karbon Aktif Kulit Kacang Tanah Terhadap Penurunan Kadar Cod Dan Bod Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Redoks, 6(2), 139–148.
Legiso, Susanto, T., Ramadhan, M. B., Roni, K. A., Lestari, D. W., & Farida. (2020). Aktivasi Karbon Aktif Dari Kulit Durian Sebagai Adsorben Limbah Dari Kegiatan Laundry. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, 16(2), 58–63.
Maulana, M. R., & Marsono, B. D. (2021). Penerapan Teknologi Membran untuk Mengolah Limbah Cair Industri Tahu (Studi Kasus: UKM Sari Bumi, Kabupaten Sumedang). Jurnal Teknik ITS, 10(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i2.63453
Nurafriyanti, N., Prihatini, N. S., & Syauqiah, I. (2017). Pengaruh Variasi pH Dan Berat Adsorben Dalam Pengurangan Konsentrasi Cr Total Pada Limbah Artifisial Menggunakan Adsorben Ampas Daun Teh. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 3(1), 56–65. https://doi.org/10.20527/jukung.v3i1.3200
Nury, D. F., Wahyuning, I., Sugiarto, M., & Zulfikar, M. (2024). Optimasi Parameter Pembuatan Karbon Aktif Berbasis Kulit Durian Menggunakan Metode Response Surface Methodology ( RSM ) Optimization Parameters of Durian Peel-Based Activated Carbon Using Response Surface Methodology ( RSM ). Journal of Chemical Process Engineering, 9(2).
Putri, Y., & Hasna Oktaviana, A. (2024). Adsorpsi Zat Warna Remazol Brilliant Blue R Pada Limbah Industri Batik Menggunakan Adsorben dari Mahkota Buah Nanas Adsorption of Remazol Brilliant Blue R Dye on Batik Industry Waste Using Pineapple Crown Adsorbent. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 21(1), 2460–8203.
Rahma, A., & Mahmud, M. (2020). Pengaruh Pra-Perlakuan Adsorpsi Karbon Aktif Terhadap Fouling Membran Ultrafiltrasi Polisulfon (Uf-Psf) Pada Penyisihan Bahan Organik Alami (Boa) Air Gambut. Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.20527/jernih.v1i2.574
Rahman, A., Febria Putri, W., & Darnas, Y. (2021). Pemanfaatan Arang Aktif Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum) Sebagai Adsorben Dalam Menyisihkan Kadar Cod Dan Tss Pada Limbah Cair Tahu. Lingkar : Journal of Environmental Engineering, 2(1), 29–47. https://doi.org/10.22373/ljee.v2i1.1871
Rizky, S., & Silalahi, R. (2022). Pengaruh Waktu Kontak Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Logam Cu(II) Pada Karbon Aktif Bunga Pinus Merkusii. Jurnal Inovasi Ramah Lingkungan (JIRL), 3(3), 1–4.
Simaremare, T. B., Halim, A., Nury, D. F., & Supriyadi, D. (2022). Penurunan Konsentrasi Cod Limbah Industri Tahu Menggunakan Adsorben Kulit Durian. Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono.
Viky, & Nurudin, A. (2024). Pengendalian Pencemaran Air Akibat Kegiatan Industri Tahu. Notarius, 17(2), 656–670.
Wulandari, R., Riyanto, C. A., & Martono, Y. (2023). Kinerja Karbon Aktif Daun Eceng Gondok pada Penurunan Kadar Fosfat Artifisial dan Surfaktan dalam Limbah Detergen. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 19(2), 149. https://doi.org/10.20961/alchemy.19.2.65626.149-161
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/cmg.v9i2.21739
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Program Studi Teknik Kimia
Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman
Jalan Sambaliung - No. 9 Sempaja Selatan
Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Kode Pos. 75117
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





