Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Rock Mass Rating (RMR) Untuk Menentukan Faktor Keamanan Daerah Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtgeo.v7i1.18119Abstract
Analisis kestabilan lereng merupakan aspek penting dalam perencanaan rekayasa geoteknik, khususnya pada daerah yang memiliki potensi longsor. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kestabilan lereng adalah Rock Mass Rating (RMR). RMR adalah sistem klasifikasi batuan yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas massa batuan dan mengidentifikasi potensi masalah kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode RMR dalam rangka menentukan faktor keamanan lereng. Data yang digunakan dalam analisis meliputi karakteristik fisik dan mekanik batuan, seperti kuat tekan uniaxial, orientasi dan spasi rekahan, serta kondisi kelembaban dan keberadaan air tanah. Hasil dari perhitungan RMR digunakan untuk mengklasifikasikan kualitas batuan menjadi beberapa golongan, yang kemudian dihitung faktor keamanan lerengnya. Faktor keamanan ini dihitung dengan menggunakan analisis keseimbangan batas, yang mempertimbangkan gaya penggerak dan gaya penahan pada lereng. Berdasarkan klasifikasi RMR, lereng dengan nilai RMR tinggi (golongan I dan II) menunjukkan kestabilan yang lebih baik dengan faktor keamanan yang lebih besar dari 1,5, sedangkan lereng dengan nilai RMR rendah (golongan IV dan V) membutuhkan perkuatan dan pengelolaan drainase untuk mencegah potensi longsor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna dalam perencanaan lereng dan mitigasi risiko longsor, dengan memberikan pendekatan yang sistematis dan objektif untuk menentukan faktor keamanan lereng berdasarkan klasifikasi RMR.Downloads
Published
2024-06-25
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).