ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR, KECAMATAN PALARAN, KOTA SAMARINDA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtgeo.v6i2.11882Abstract
Secara administratif, lokasi penelitian ini berada di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kerawanan banjir yang terdapat pada Kecamatan Palaran. Analisis tingkat kerawanan banjir dilakukan menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografi), dengan melakukan penskoran pada tiap parameter yaitu kemiringan lereng, ketinggian (elevasi), jenis tanah, curah hujan, penggunaan lahan, dan buffer sungai, kemudian setiap parameter yang digunakan diberi bobot dan dilakukan overlay untuk mendapatkan kelas-kelas dari kerawanan banjir.
Tingkat kerawanan banjir didominasi dengan daerah terancam hingga rawan. Pada daerah terancam memiliki luas 9827,37 ha dengan persentase 51,49%, pada daerah rawan memiliki luas 2227,15 ha dengan persentase 11,67%. Faktor geologi yang mempengaruhi daerah banjir yaitu geomorfologi, dimana didominasi oleh kemiringan lereng yang landai hingga datar berkisar 0 hingga 15%, sedangkan jenis tanah di dominasi oleh jenis tanah aluvial.
References
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Samarinda.
Darmawan, K., hani’ah, & Suprayogi, A., (2017). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Sampang Menggunakan Metode Overlay Dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip Vol. 6 No.1.
Hasan, M. F., (2015). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Bengawan Jero Kabupaten Lamongan. Skripsi, Universitas Negeri Surabaya.
Kusnuardi. (2014). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Sub Daerah Aliran Sungai Gunting Kabupaten Jombang. Universitas Negeri Surabaya : Surabaya.
Mahfuz, M., Purnawan, B., & Harahap, R. M. (2015). Analisis Data Spasial untuk Identifikasi Kawasan Rawan Banjir di Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Teknik Geodesi Universitas Pakuan Bogor, 1-12.
Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 02 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Risiko Bencana.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 16/PRT/M/2013 Tentang Pedoman Penanggulangan Darurat Bencana Akibat Daya Rusak Air.
Pratiwi, H.,E., (2020). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Lamongan. Universitas Negeri Surabaya : Surabaya.
Primayuda, A. (2006). Pemetaan Daerah Rawan dan Resiko Banjir Menggunakan Sistem Informasi Geografis : studi kasus Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Skripsi Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Theml, S. (2008). Katalog Methodologi Penyusunan Peta Geo Hazard dengan GIS. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias. Banda Aceh.
Tumimomor, Mailany dkk, (2013). Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Kupang. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika. Program Studi Teknik Informatika Universitas Katolik Widya Mandira : Kupang.
Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).