HUBUNGAN WAKTU PINTAS JANTUNG PARU & KLEM SILANG AORTA DENGAN KEJADIAN EKSTUBASI DINI PADA PASIEN ANAK PASCABEDAH PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA

Authors

  • Ramadhani Hengki Wijaya Mulawarman University image/svg+xml
  • Ivan Joalsen Mangara Tua Mulawarman University image/svg+xml
  • Siti Khotimah Mulawarman University image/svg+xml
  • Agustina Rahayu Magdalena Mulawarman University image/svg+xml
  • David Hermawan Christian Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie

DOI:

https://doi.org/10.30872/jkm.v8i1.5832

Keywords:

waktu pintas jantung paru, waktu klem silang aorta, ekstubasi dini, pasien anak, bedah penyakit jantung bawaan

Abstract

Pintas jantung paru (PJP) dan teknik klem silang aorta (KSA) yang biasa digunakan pada bedah jantung terbuka penyakit jantung bawaan (PJB) menyebabkan perubahan fisiologis tubuh yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada pasien. Waktu ventilasi mekanis yang singkat atau ekstubasi dini pada pasien pascabedah jantung, termasuk juga pada pasien anak dengan PJB, berhubungan dengan komplikasi yang lebih sedikit, lama rawat inap yang lebih pendek, dan biaya kesehatan yang lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara waktu PJP & waktu KSA dengan kejadian ekstubasi dini pada pasien anak pascabedah PJB. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan total 40 sampel data penelitian yang diambil dari rekam medik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dari tahun 2017 – 2019. Data penelitian ini diuji dengan analisis bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square atau Fisher’s Exact Test serta analisis multivariat regresi logistik dengan kerangka konsep etiologik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis hubungan waktu PJP < 90 menit dengan ekstubasi dini memiliki derajat kemaknaan p sebesar 0,184 (p > 0,05) pada analisis bivariat dan p sebesar 0,085 (p > 0,05) pada analisis multivariat. Sedangkan, analisis hubungan waktu KSA ≤ 45 menit terhadap kejadian ekstubasi dini pada analisis bivariat dan analisis multivariat sama-sama memiliki derajat kemaknaan p sebesar 0,009 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan waktu PJP < 90 menit dengan kejadian ekstubasi dini pada pasien anak pascabedah PJB dan juga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan waktu KSA ≤ 45 menit dengan kejadian ekstubasi dini pada pasien anak pascabedah PJB.

Author Biographies

  • Ramadhani Hengki Wijaya, Mulawarman University
    Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran
  • Ivan Joalsen Mangara Tua, Mulawarman University
    Laboratorium Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran
  • Siti Khotimah, Mulawarman University
    Laboratorium Biokimia, Fakultas Kedokteran
  • Agustina Rahayu Magdalena, Mulawarman University
    Laboratorium Fisiologi, Fakultas Kedokteran
  • David Hermawan Christian, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie
    Staf Medis Fungsional Bedah Toraks & Kardiovaskular

References

Puruhito. Ilmu Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular. Surabaya: Airlangga University Press (AUP); 2013.

Sarkar M, Prabhu V. Basics of CPB. Indian J Anaesth. 2017;61(9):760–7.

Bronicki RA, Hall M. Cardiopulmonary bypass-induced inflammatory response: Pathophysiology and treatment. Pediatr Crit Care Med. 2016;17(8):S272–8.

Badenes R, Lozano A, Belda FJ. Postoperative pulmonary dysfunction and mechanical ventilation in cardiac surgery. Crit Care Res Pract. 2015;2015.

Huffmyer JL, Groves DS. Pulmonary complications of cardiopulmonary bypass. Best Pract Res Clin Anaesthesiol [Internet]. 2015;29(2):163–75. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.bpa.2015.04.002

Bignami E, Guarnieri M, Saglietti F, Belletti A, Trumello C, Giambuzzi I, et al. Mechanical Ventilation During Cardiopulmonary Bypass. J Cardiothorac Vasc Anesth [Internet]. 2016;30(6):1668–75. Available from: http://dx.doi.org/10.1053/j.jvca.2016.03.015

Ödek Ç, Kendirli T, Uçar T, Yaman A, Tutar E, Eyileten Z, et al. Predictors of Early Extubation After Pediatric Cardiac Surgery: A Single-Center Prospective Observational Study. Pediatr Cardiol. 2016;37(7):1241–9.

Chan JL, Miller JG, Murphy M, Greenberg A, Iraola M, Horvath KA. A Multidisciplinary Protocol-Driven Approach to Improve Extubation Times After Cardiac Surgery. Ann Thorac Surg [Internet]. 2018;105(6):1684–90. Available from: https://doi.org/10.1016/j.athoracsur.2018.02.008

Wu K, Chen F, Wang Y, Ti Y, Liu H, Wang P, et al. The Experience of Early Extubation After Paediatric Congenital Heart Surgery in a Chinese Hospital. Hear Lung Circ. 2020;29(9):e238–44.

Montoro DV, Gómez JMG, Montoro AV, Manso GM. Predictors of early extubation after pediatric cardiac surgery: Fifteen months of institutional experience. Prog Pediatr Cardiol [Internet]. 2020;57(February):101224. Available from: https://doi.org/10.1016/j.ppedcard.2020.101224

Crawford TC, Magruder JT, Grimm JC, Sciortino C, Conte J V., Kim BS, et al. Early Extubation: A Proposed New Metric. Semin Thorac Cardiovasc Surg. 2016;28(2):290–9.

Poppy S. Roebiono. Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Jantung Bawaan. Jakarta: FKUI; 2011.

Johnson WH, Moller JH. Pediatric Cardiology: The Essential Pocket Guide. New Jersey: John Wiley & Sons, Ltd; 2014.

Charolidi N, Carroll VA. Hypoxia and Pulmonary Hypertension. Hypoxia Hum Dis. 2017;

RI KK. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Kemenkes RI. Jakarta; 2020.

Godinjak A, Jusufovic S, Rama A, Iglica A, Zvizdic F, Kukuljac A, et al. Hyperlactatemia and the Importance of Repeated Lactate Measurements in Critically Ill Patients. Med Arch (Sarajevo, Bosnia Herzegovina). 2017;71(6):404–7.

Dahlan MS. Analisis Multivariat Regresi Logistik. 2nd ed. Jakarta: Epidemiologi Indonesia; 2019.

Tirotta CF, Alcos S, Lagueruela RG, Salyakina D, Wang W, Hughes J, et al. Three-year experience with immediate extubation in pediatric patients after congenital cardiac surgery. J Cardiothorac Surg. 2020;15(1):1–11.

Rashid A, Sattar KA, Dar MI, Khan AB. Analyzing the outcome of early versus prolonged extubation following cardiac surgery. Ann Thorac Cardiovasc Surg. 2008;14(4):218–23.

Harris KC, Holowachuk S, Pitfield S, Sanatani S, Froese N, Potts JE, et al. Should early extubation be the goal for children after congenital cardiac surgery? J Thorac Cardiovasc Surg. 2014;148(6):2642–8.

Davis S, Worley S, Mee RBB, Harrison AM. Factors associated with early extubation after cardiac surgery in young children. Pediatr Crit Care Med. 2004;5(1):63–8.

Mehmood A, Nadeem RN, Kabbani MS, Khan AH, Hijazi O, Ismail S, et al. Impact of Cardiopulmonary Bypass and Aorta Cross Clamp Time on the Length of Mechanical Ventilation after Cardiac Surgery among Children: A Saudi Arabian Experience. Cureus. 2019;11(8).

Downloads

Published

2021-06-30