KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN CORAT-CORET DI TOILET KARYA EKA KURNIAWAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i1.7303Keywords:
kritik sosial, orde baru, sosiologi sastra, Corat-coret di Toilet, Eka KurniawanAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis terhadap bentuk kritik sosial yang meliputi aspek politik, ekonomi, dan sosial budaya dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Langkah kerja penelitian dimulai dari menganalisis kondisi sosial masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru yang tercermin pada kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Kemudian, menganalisis kritik sosial dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kata, frasa, kalimat dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Sumber data primer adalah kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan. Penelitian ini juga menggunakan sumber data sekunder, yaitu buku-buku nonfiksi yang membahas sejarah Indonesia di periode Orde Baru.
Hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat Indonesia pada masa orde baru, mengalami krisis ekonomi, pelanggaran HAM, serta peristiwa reformasi yaitu desakan masyarakat untuk penggantian presiden. Selanjutnya, bentuk kritik sosial dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet ini menampilkan adanya kaitan antara karya sastra dengan kehidupan sosial di masyarakat Indonesia. Pada aspek politik pengarang mengkritik kebijakan pemerintah yaitu pada masa Orde Baru dan di masa kolonialisme. Pada aspek ekonomi, pengarang mengkritik kegagalan Orde Baru dalam pembangunan ekonomi nasional, persaingan ekonomi, dan tindakan korupsi pejabat, serta kekeliruan masyarakat dalam menyikapi kemiskinan. Sedangkan pada aspek sosial budaya, kritik ditujukan pada kehidupan perkotaan dan dampak dari budaya modern, tradisi perjodohan, serta adanya standar kecantikan di masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).