Kesantunan Berbahasa dalam Siaran Iklan RRI Samarinda: Kajian Pragmatik
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i2.7290Abstract
Salah satu aspek penting dalam berinteraksi dengan mitra tutur ialah penggunaan kesantunan berbahasa, khususnya dalam siaran iklan radio sebagai media elektronik yang digunakan dalam memperoleh informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk prinsip kesantunan berbahasa dan jenis tindak tutur kesantunan berbahasa yang terdapat dalam siaran iklan RRI Samarinda ditinjau dari pragmatik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa tuturan penyiar dalam siaran iklan RRI Samarinda. Adapun sumber data penelitian, yaitu siaran iklan RRI Samarinda. Waktu penelitian yang digunakan dari bulan Desember tahun 2020 sampai Juli tahun 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, rekam, transkrip, dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk prinsip kesantunan berbahasa dalam siaran iklan RRI Samarinda, terdiri dari pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan. Bentuk pematuhan prinsip kesantunan yang ditemukan dominan dalam pematuhan maksim kebijaksanaan dan maksim permufakatan. Hal ini dikarenakan, siaran iklan RRI Samarinda berusaha untuk menginformasikan sesuatu kepada pendengar dan bermaksud agar pendengar menyetujui informasi yang disampaikan oleh penyiar. Sedangkan pelanggaran maksim yang ditemukan dominan dalam pelanggaran maksim penghargaan yang mengandung tuturan seperti mengkritik, menghina, dan merendahkan pihak lain. Kemudian, jenis tindak tutur kesantunan dalam siaran iklan RRI Samarinda, pada pematuhan maksim-maksim yang ditemukan ditandai dengan jenis tindak tutur representatif dengan maksud memberitahukan, menjelaskan, dan menyatakan. Sedangkan pelanggaran maksim yang ditemukan ditandai dengan jenis tindak tutur ekspresif dengan maksud mengkritik dan menghina.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).