ANALISIS TAWAR DARI SUKU KUTAI DI DESA MUARA KEDANG KECAMATAN BONGAN KABUPATEN KUTAI BARAT DITINJAU DARI BENTUK MANTRA
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v1i1.668Abstract
Latar belakang penelitian ini yaitu untuk mengangkat dan menggali kebudayaan khususnya kebudayaan tradisi lisan, karena seiring berkembangnya zaman yang semakin modern maka tradisi-tradisi tersebut sudah semakin punah dan sudah tidak dikenal oleh masyarakat luas. Tujuan penelitian ini dilakukan guna mendokumentasikan salah satu tradisi lisan Suku Kutai yang ada di Kalimantan Timur khususnya yang ada di Desa Muara Kedang Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi. Penelitian dengan menggunakan metode deskripsi bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis, fakta akurat dan karakteristik mengenai bidang tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, sadap rekam, penurunan teks cerita dan penerjemahan. Sedangkan teknik analisis data menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu ciri mantra (1) berirama ab-ab, (2) bersifat lisan, sakti atau magis, (3) bersifat asoferik (bahasa khusus antara pembicara dan lawan bicara) dan misterius, (4) banyak kata-kata yang kurang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan Tawar dengan masyrarakatnya, (1) kegiatan yang melibatkan dukun, (2) kepatuhan terhadap adat dan upacara yang berlaku, (3) aturan-aturan yang wajib dipenuhi oleh dukun serta masyarakat pendukungnya.
Kata Kunci: Tuturan, Tawar Suku Kutai, Mantra
References
Danandjaja, James. Folklor Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafitri.
Depdiknas. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Ardiansyah, Irna Gayatri. 2012. Tradisi Lisan, Sastra Lisan, dan Folklor. Jakarta: Gramedia.
Hutomo. 1991. Tradisi Lisan dan Folklor.Jakarta. Gramedia Koenjaradiningrat. 1993. Metodologi Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Mulyadi, dkk. 1982-1983. Upacara Tradisional Sebagai Kegiatan Sosialisasi Daerah Istimewa. Yogyakarta: Depdikbud. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah
Yuni. 2013. Jenis Mantra dan Kegunaannya. Http://kampussamudrailmuhikah.com/category/ragam-jenis-mantra-dan-kegunaannya/. Diakses tanggal 12 Juli 2015.
Koentjaradiningrat. 1986. Pengantar Metodologi Research Social. Yogyakarta: Media Pressindo
_______________. 1993. Metodologi Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Dwija, Saptahadi. 2012. Mantra adalah http://sastra-sekura.blogspot.com/2012/07/mantraadalah.html. diakses tanggal 23 Maret 2014
Waluyo H.J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga
H.J. 2005. Apresiasi Puisi untuk Pelajar dan Mahasiswa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Arifin, Bustanul. 1986. Sastra Indonesia. Bandung: Penerbit Lubuk Agung
Djojosuroto, Kinayati, Sumaryati. 2004. Prinsip – prinsip Dasar Penelitian Bahasa dan Sastra. Bandung: Yayasan Nuansa Cendekia
Powerwa Pustaka Darminta, W.J.S. (1984), Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Balai Pustaka
Masroni. 2009. Jenis – jenis Puisi Lama/ klasik Indonesia. http://bahasasastrayahoocom.blogspot.com/2009/10/jenis-jenis-puisi-lamaklasik-indonesia.html. diakses tanggal 13 Maret 2014
Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT Grasindo
Sudjiman, P. 1990. Kamus Istilah Sastra. Jakarta: PT Gramedia
Sumardjo J. Dan Saini K.M. 1991. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia
Leech, Geoffrey.1993. Prinsip – prinsip Pragmatik. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press)
Aminuddin. 2011. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo
Bakri, Y. Sastri. 2003. Ensiklopedia Sastra Indonesia. Bandung: Penerbit Titian Ilmu
Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik. Yogyakarta: Erlangga
Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Semi, Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa Bandung
Soemardjan, Selo. 1984. Budaya Sastra. Jakarta: CV. Rajawali
_________, Selo. 1984. Budaya Sastra Indonesia. Jakarta: CV Rajawali
Semi, Antar. 2012. Metode Penelitian Sastra. Bandung Angkasa
Wellek, Rane dan Austin Warren. 1993. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia
Junus, Umar. 1986. Resepsi Sastra Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia
Leech, Geoffrey. 1983. Principles of Pragmatics. London: Longman
Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik. Edisi Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Sutopo, H.B. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Universitas Sebelas Maret
Hoed, B.H. 1994. “Prosedur Penerjemahan dan Akibatnya” dalam Lintas Bahasa. Nomor 2 Tahun 1994. Jakarta: Pusat Penerjemahan FSUI
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).