Rejuvenasi Ekopuitika dan Cerpen Lokal: Sastraloka sebagai Medium Responsif Karya Sastrawan Lokal (Korrie Layun Rampan

M. Arief Affandi, Nella Putri Giriani, Rachmad Azazi Rhomantoro

Abstract


Studi ini berusaha mengungkap dan memformulasikan bagaiamana rejuvenasi ekopuitika dan cerpen lokal yang dilakukan Sastraloka sebagai medium responsif karya sastrawan lokal (Korrie layun Rampan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada bagaiamana Sastraloka, sebagai sebuah program, merejuvenasi ekopuitika dan cerpen lokal. Peneliti melakukan observasi partisipatif, mewawancarai 20 informan terkait, dan mendokumentasikan proses penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sastraloka berhasil merespon mementum sastra Kaltim khususnya ekopuitika dan cerpen yang sedang bertumbuh dan merefleksikan urgensi rejuvenasi ekopuitika dan cerpen lokal tersebut dengan menggunakan pendekatan holistik (pengenalan dan pembiasaan dini, kolaborasi lintas seni, kontekstualisasi dengan isu kontemporer, digitalisasi dan aksesibilitas, serta penyediaan ruang ekspresi dan komunitas suportif). Sastraloka menggunakan empat metode rejuvenasi: 1). Respon lokalitas sebagai sumber kreasi (sastrawan lokal dan karyanya, budaya, bahasa, agama, sosial, dan lingkungan), 2). Lokakarya kepenulisan (eksplorasi fenomena sekitar dan eksplorasi teknis kepenulisan ekopuitika dan cerpen),3). Stimulus minat ekopuitika dan cerpen (dialog interaktif, pembacaan dan musikalisasi puisi, penampilan seni lokal seperti Sape, tarian, dan kelompok musik), 4). Apresiasi karya (penyediaan ruang karya, publikasi karya analekta, video dokumenter). Sastraloka juga memiliki program strategis terkait pelatihan dan jumpa virtual rutin, publikasi karya, dan ekspansi kegiatan. Temuan tersebut kemudian peneliti formulasikan menjadi sebuah model yang bernama “Model Rejuvenasi Sastraloka (MRS)”.


Full Text:

PDF

References


Agrestian, P. (2024). Perpusnas Siap Berkolaborasi Hadapi Darurat Literasi. Perpusnas.

Anggarista, R. (2021). Kearifan Lokal Suku Dayak Kalimantan dalam Ontologi Cerita Pendek Bingkisan Petir Karya Korrie Layun Rampan, Ed. MABASAN, 15(1), 181–200. https://doi.org/10.26499/mab.v15i1.451

Anwar. M.S. (2007). Sejarah Sastra Indonesia. Pustaka Ilalang.

Ary, D., Jacobs, L. C., & Sorensen, C. K. (2010). Introduction to Research (8 ed.). CENGANGE Learning.

Atmazaki. (1993). Analisis Sajak: Teori, Metodologi dan Aplikasi. Angkasa.

Besy, A. M. (2022). Masa Depan Sastra pada Generasi Alfa Indonesia. Nirwasita: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3).

Dervin, F., & Dyer, C. (2016). Constructing Methodology for Qualitative Research. Dalam Constructing Methodology for Qualitative Research. https://doi.org/10.1057/978-1-137-59943-8

Durand, M. (2002). The Ecology of Poetry. Ecopoetics, 2(2), 58–62.

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. LKIS.

Estok, S. C. (2005). Shakespeare and Ecocriticism: An Analysis of ‘Home’ and ‘Power’ in King Lear. AUMLA, 1(3), 15–41.

Fakihuddin, L. (2018). Model Pembelajaran Kreatif dan Produktif Berbasis Masalah Kontekstual Melalui Kegiatan Lesson Study untuk Meningkatkan Kreativitas Ekspresi Tulis Puisi. MABASAN, 11(2), 149–164.

Foeh, M. N., Robot, M., & Jama, K. B. (2025). Unsur Lokalitas dalam Novel “Doben” Karya Maria Matildis Banda Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Optimisme, 6(1), 101–111.

Gadgil, M. (1993). Indigenous Knowledge for Biodiversity Conservation. Ambio, 2(3).

Glotfelty, C., & Fromm, H. (1996). The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology. University of Georgia.

Hakiki, D. R., & Hudiyono, Y. (2023). Intimidasi Kekuasaan Patriarki terhadapPerempuan dan Alam dalam Cerpen Jantur Mapan Karya Korrie Layun Rampan (Analisis Wacana Kritis Sarah Mills). JOEL Journal of Educational and Language Research, 2(11), 1237–1246.

Inglehart, R., & Welzel, C. (2005). Modernization, Cultural Change, and Democracy: The Human Development Sequence. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511790881

Jason, L. A., & Glenwick, D. S. (2016). HANDBOOK OF METHODOLOGICAL APPROACHES TO COMMUNITY-BASED RESEARCH: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods. OXFORD University Press.

Kamilah, A. M. (2024). Akumulasi Modal Korrie Layun Rampan dalam Menembus Arena Sastra Indonesia. Ilmu Budaya Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 8(1), 89–102.

Kariyawan Ys, B. (2023). Minimalisir Kehilangan Generasi Sastra Melalui Sastra Digital dan Alih Wahana Karya Pada Generasi Alfa. Jurnal Lingkar Pendidikan, 2(2), 67–74.

Lincoln & Guba. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications. Inc.

Longman, P. (2009). Longman Dictionary of American English. Pearson Education Limited.

McNaughton, S. J., & Wolf, L. L. (2000). Ekologi Umum. World Bank Education IX Project.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook Third Edition. Dalam アジア経済. Arizona State University.

Misnawati. (2022). Teori Ekopuitika untuk Sastra Lisan. STIEPARI Press.

Mitchell, B. (1997). Resource and Environmental Management. University of Waterloo, Ontario.

Moleong. (1995). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosdakarya.

Mulyadi. (2016). Intisari Sastra Indonesia untuk SMP dan SMA. Yrama Widya.

Ndima, H. D. A., Robot, M., Jama, K. B., & Djokaho, M. P. E. (2021). Lokalitas Budaya Sumba dalam Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (Kajian Antropologi Sastra). Jurnal Bianglala Linguistika, 12(1), 39–47.

Nurhayati. (2005). Puitika Sastera Wanita dalam Novel-novel Pengarang Wanita Indonesia dan Malaysia: Satu Bacaan Ginokritik [PhD Thesis]. Universiti Sains Malaysia.

Nuroh, E. Z. (2011). Analisis Stilistika Dalam Cerpen. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 1(1), 21–34. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v1i1.30

Pertiwi, A. W. E., Madinah, F. Z., & Wulandari, R. (2018). Estetika Antologi Puisi-Puisi Pujangga Baru. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 2(1), 9–18.

Pradopo, R. D. (2000). Pengkajian Puisi. Gadjah Mada University Press.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Rois, A. M. A., Damayani, A. T., Setyawati, R. D., & Mayasari, V. (2023). Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Materi Puisi Melalui LKPD Berbasis Problem Solving. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(2), 4479–4506.

Sadikin, M. (2010). Kumpulan Sastra Indonesia. Jakarta: Gudang Ilmu. Gudang Ilmu.

Sawijiningrum, W. (2018). Ekokritik Greg Garrad dalam Novel Api Awan Asap Karya Korrie Layun Rampan dan Relevansi Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas. Matapena: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 1(2), 80–92.

Sayuti, S. A. (2003). Berkenalan dengan Puisi. Gama Media.

Siadi, L. A. G., Nurhayati, & Slamet, A. (2023). Peningkatan Budaya Literasi Melalui Workshop Penulisan Puisi dan Cerpen bagi Pelajar di Kota Baubau. Room of Civil Society Development, 2(6), 226–231. https://doi.org/10.59110/rcsd.265

Skills (PIAAC), S. of A. (2015). Survey of Adult Skills (PIAAC). Dalam PIAAC. https://doi.org/10.1787/888933366458

Skinner, J. E. (2005). Ecopoetics: Outsider Poetries of TheTwentieth Century [PhD Thesis].

Suwartono. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. CV ANDI OFFSET.

Suwondo, T. (2007). Tak Henti-hentinya Buku Sastra Mengalir dari Tangannya. Horison, 1–11.

Todorov, T. (2005). Introduction to Poetics. UM Press.

Trisnawati, T. (2019). Analisis Jenis-Jenis dan Fungsi Pantun dalam Buku Mantra Syair dan Pantun di Tengah Kehidupan Dunia Modern Karya Korrie Layun Rampan. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.31851/parataksis.v2i2.4000

Ubaedillah. (2015). Pancasila, Demokrasi, dan Pencegahan Korupsi. Prenadamedia Group.

WIjaya, H., & Fikri, Z. (2019). Pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VII MTs Hizbul Wathan Semaya. BAHASA: JURNAL KEILMUAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 1(3), 149–158.

Wulan, T. R. (2007). Ekofeminisme Transformatif Alternatif Kritis Mendekonstruksi Relasi Perempuan dan Lingkungan. Jurnal Trandisiplin Sosiologi, Komumunikasi, dan Ekologi Manusia, 1(1), 105–130.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v10i3.28693

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Nella Putri Giriani

Editorial address:

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Email: jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB 

 

Creative Commons License

Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License