KERJASAMA PEMERINTAH SWASTA DAN PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN BATIK MELAYU KUTAI DI KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Liknawan Liknawan
Abstract
Artikel ini menjelaskan kerjasama pemerintah swasta dan pemuda dalam pengembangan batik melayu kutai di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara serta mencari faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan analisis data model interaktif. Hasil temuan penelitian dalam kerjasama pemerintah swasta dan pemuda dalam pengembangan batik melayu kutai di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara memberi hasil yang cukup positif, secara keseluruhan realisasi kerjasama yang dilakukan ialah saling mendukung dan membantu antar stakeholders yakni dalam hal kegiatan promosi yang mengacu kepada upaya memperkenalkan, mempublikasikan, menciptakan loyalitas merek, event-event serta menjalankan tugas dan tanggungjawab. Faktor pendukung masyarakatnya, kelompok sadar wisata, apresiasi pemerintah, komunikasi serta rasa saling percaya. Kemudian faktor penghambat bahan yang harus di supply dari luar kota membuat harga jual batik lebih mahal, sehingga peminatnya masih sedikit, belum adanya kebijakan khusus tentang pemakian batik melayu kutai, serta pelopor batik yang masih terbatas.
Jurnal Administrative Reform (JAR) pISSN: 2337-7542 | eISSN: 2615-6709 Organized and Published by Magister Administrasi Publik - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman W : http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JAR/ E : jurnal.adm.reform@unmul.ac.id