PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BAGIAN SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR
Abstract
Permasalahan yang dirumuskan dari penulisan ini adalah apakah komunikasi organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur baik secara bersama-sama maupun parsial dan manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner. Hal ini sesuai dengan metode penelitian yang digunakan. Disamping itu, penggunaan kuesioner didasari pertimbangan, bahwa responden mempunyai tingkat pendidikan yang memadai untuk dapat mengisi kuesioner yang diajukan dan dalam penelitian ini data yang hendak dikumpulkan telah distandarisasi. Sedangkan Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,446. Hal ini berarti variabel komunikasi organisasi dan budaya organisasi dapat menjelaskan variabel kinerja (Y) sebesar 44,6 %, Sedangkan sisanya sebesar 55,4% di jelaskan oleh variabel lain yang tidak di masukkan dalam model penelitian ini. Selanjutnya Dari perhitungan F hitung diperoleh nilai sebesar 30,995 sedangkan F tabel sebesar 3,9604 pada signifikan α = 0,05 maka dapat di ketahui bahwa Fhitung > F tabel. Hal ini berarti Ho di tolak dan Ha di terima, artinya terdapat pengaruh signifikan antara variabel independent (komunikasi organisasi dan budaya organisasi) terhadap variabel dependent (kinerja pegawai) pada Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur. Selanjutnya hasil perhitungan uji t dapat di ketahui nilai t hitung dari variabel komunikasi organisasi (X1) adalah sebesar 3,429 dan t tabel sebesar 1,6649 (t hitung> t tabel) yang berarti pengujian hipotesis Ho di tolak dan Ha di terima. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial dengan LOS ( level of significance) α = 0,05 terdapat pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, sedangkan untuk budaya organisasi (X2) thitung sebesar 2,772 dan ttabel sebesar 1,6649 dengan LOS ( level of significance) α = 0,05. Dengan kata lain t hitung > t tabel berarti pengujian Ho di tolak.
Full Text:
PDFReferences
Anonim, 2004, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah, Jakarta.
Algifari, 2000, Statistika Induktif : Untuk Ekonomi dan Bisnis, UPP AMP YKPN, Yokyakarta.
Ananta, Aris, 1998, Landasan Ekonometrika, PT Gramedia, Jakarta
Ardana, Mujiati, dan Sriathi, 2009, Perilaku Keorganisasian, Graha Ilmu, Yokjakarta.
Arikunto, S., 2002, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta.
Djarwanto, 2001, Penelitian Dalam pendidikan, Surabaya, Bina Ilmu.
Ghozali, Imam, 2005, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Undip. Semarang.
Gujarati, Damodar, 1999, Ekonometrika Dasar, Terjemahan, Erlangga, Jakarta
Hamzah, 2000,Analisis Kinerja Aparatur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai, Tesis Tidak Dipublikasikan.
Hasibuan, Malayu S.P, 2008, Manajemen Sumber Daya Manusia, edisi revisi, Bumi Aksara, Jakarta.
Kartasasmita, Ginandjar. 2002. Administrasi Pembangunan, Perkembangan Pemikiran dan Prakteknya di Indonesia. Cetakan Pertama. Jakarta : LP3ES.
Laras Tris Ambar Suksesi Edwardin (2006), Analisis Pengaruh Kompetensi Komunikasi, Kecerdasan Emosional, Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada PT Pos Indonesia (Persero) Se Kota Semarang). Tesis Tidak Dipublikasikan.
Masmuh, Abdullah. 2008. Komunikasi Organisasi, Dalam Perspektif Teori dan Praktek Malang: UMM Press
Robbins, Stephen P. & Timothy A. Judge. 2003. Perilaku Organisasi. Edisi 12. Salemba Empat. Jakarta.
Romli, Khomsahrial. 2011. Komunikasi Organisasi. Jakarta : Grafindo.
Santoso, Singgih, 2010, Statistik Multivariat Konsep dan Aplikasi SPSS, Elex Media Komputerindo, Jakarta.
Sedarmayanti, 2007, Sumber Daya Manusia dan Produktifatas Kerja. Bandung: Ilham Jaya.
Sentono, Prawira Suyadi. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia, Kebijakan Kinerja Karyawan, Edisi 2. BPFE, Jogjakarta.
Simamora, Hendry. 2005, Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan Pertama, Bagian Penerbitan STIE, YKPN, Jogyakarta
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi 2001, Metode Penelitian Survai, Jakarta: LP3ES.
Siti Djaitun, 2013, Pengaruh Faktor Budaya Organisasi dan Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Pegawai pada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur. Tesis Tidak Dipublikasikan.
Sri Handayani (2001). “Pengaruh Komputer Mikro Terhadap Kinerja dan Kepuasan Akuntan Publik”, Tesis Tidak Dipublikasikan.
Sugiyanto, 2001, Metode Penelitian Administrasi,Alfhabeta, Bandung.
Supranto, J.J., 2000, Statistik Teori dan Aplikasi, edisi IX, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta
Sutrisno, 2010, Dasar-Dasar Organisasi, Gajah Mada University Press, Yokyakarta.
Syarifah, 2012, Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur. Tesis Tidak Dipublikasikan.
Winardi, J. 2008, Motivasi Pemotivasian Dalam Manajemen, Jakarta : PT Raja
DOI: http://dx.doi.org/10.52239/jar.v2i3.528
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Jurnal Administrative Reform (JAR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Jurnal Administrative Reform (JAR)
pISSN: 2337-7542 | eISSN: 2615-6709
Organized and Published by Magister Administrasi Publik - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
W : http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JAR/
E : jurnal.adm.reform@unmul.ac.id
Jurnal Administrative Reform (JAR) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.