PENAMAAN PADA NAMA UNIK MAKANAN DI KOTA SAMARINDA: KAJIAN SEMANTIK
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v6i3.5788Keywords:
nama unik makanan, penamaan, semantikAbstract
Penelitian ini membahas nama unik makanan di Kota Samarinda menggunakan kajian semantik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana dasar penamaan pada nama unik makanan di Kota Samarinda, dan (2) bagaimana jenis makna pada nama unik makanan di Kota Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dasar penamaan dan jenis makna yang terkandung pada nama unik makanan di Kota Samarinda. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dan termasuk pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, teknik catat, dokumentasi. Teori yang digunakan dalam analisis data adalah teori dasar penamaan oleh Chaer (2013) dan teori jenis makna menurut Pateda (2010), untuk mengetahui dasar penamaan dan jenis makna pada nama unik makanan di Kota Samarinda. Dari proses pengumpulan data, nama unik makanan di Kota Samarinda ditemukan 6 data nama unik. Dari jumlah data tersebut didapatkan satu data yang berupa kata dan lima data berupa frasa yang kemudian dideskripsikan berdasarkan dasar penamaan dan jenis makna yang terkandung di dalamnya. Hasil penetian ditemukan berupa dasar penamaan nama unik makanan di Kota Samarinda yang diberikan nama berdasarkan ciri khas makanan, keserupaan, dan pemendekan. Jenis makna pada nama unik makanan di Kota Samarinda ditemukan data mengandung makna denotatif, makna konotatif, makna gramatikal, dan makna asosiatif. Dari analisis yang telah dilakukan, bahwa pemberian nama makanan di Kota Samarinda banyak memberikan nama makanan di luar dari nama asli makanan itu sendiri dan membuat nama makanan tersebut menjadi unik dan lebih menarik.
References
Alwasilah, A. Chaedar. 2011. Linguistik Suatu Pengantar. Bandung: Angkasa Bandung
Aminuddin. 2008. Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru.
Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta
Chaer, Abdul.2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta
Djajasudarma, Fatimah 2013. Semantik 2: Relasi Makna Paradikmatik, Sintagmatik, dan Derivasional. Bandung: Refika Aditama.
Djajasudarma, Fatimah.1999. Semantik 1: Pengantar ke Arah Ilmu Makna. Bandung: Refika Aditama.
Djajasudarma, Fatimah.2010. Metode Linguistik. Bandung: Refika Aditama.
Djajasudarma, Fatimah.2012. Semantik 1: Makna Leksikal dan Makna Gramatikal. Bandung: Refika Aditama.
Faisah, dkk. 2014. “ Nama Makanan dan Minuman Unik di Jember (Tinjauan semantik)”. Artikel Penelitian Mahasiswa Universitas Jember. http://repository.unej.ac.id/bitstream/hendle/123456789/63927/faisah.pdf?sequence=1 (diunduh 12 September 2018)
Kridalaksana, H. 2009. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Kulsum.2010. “Inovasi Nama Makanan Sunda dengan Akronim” Dalam Jurnal Metalingua Vol. 8 No. 2, Desember 2010. Bandung: Balai Bahasa Bandung.
Leech, Geoffrey. 1997. Semantics. Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Paina P dan Soemitro. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Lyons, Joohn. 1995. Pengantar Teori Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia Press
Pateda, Mansoer. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramlan, M.1985. Penggolongan Kata. Yogyakarta: Andi Offset.
Rijal, Syamsul. 2012. “Penggunaan Nama Diri Masyarakat Bugis”. Jurnal Retorika, Volume 2, Nomor 2. Hlm. 147- 152.
Setiapani. 2015. “Fenomena Penggunaan Nama-Nama Unik Pada Makanan di Bandung : Kajian Semantik Kognitif”. Skripsi Sarjana Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/20987/ (diunduh 21 September)
Sholeha. 2015. “Penamaan dan Makna Asosiatif Pada Nama-Nama Kuliner Unik di Surabaya: Kajian Semantik”. Skripsi Sarjana Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/14329/ (diunduh 21 September)
Soenardji. 1991. Sendi Dasar Linguistik “Bagi Kepentingan Pengajar”. Semarang: IKIP Semarang Press.
Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sudaryat, Yayat. 2009. Makna dalam Wacana : Prinsip-prinsip Semantik dan pragmatik.Bandung: CV. Yrama Widya.
Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&B). Bandung: Alfabeta.
Suwandi, Sarjiwi. 2011. Semantik Pengantar Kajian Makna.Yogyakarta: Media Perkasa.
Tarigan, Hendry Guntur. 2009. Pengajaran Sintaksis. Bandung: Angkasa. Ullman, Stephen. 2014. Pengantar Semantik. Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Sumarsono. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana, I Dewa Putu. 2011. Semantik Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wikanjanti, Argo dan Tim Saujana Media, 2012. Kamus Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).