Pengaruh Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i4.6709Keywords:
Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja, Pengembangan KarirAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada tim penjualan PT. X Cabang Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 100 tim penjualan pada PT. X Cabang Kota Samarinda yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala kinerja karyawan, motivasi kerja dan pengembangan karir dan dianalisis menggunakan uji analisis regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh signifikan antara motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT. X Cabang Kota Samarinda dengan nilai f hitung> f tabel (3.495> 3.09) dan nilai p = 0.034 (p< 0.05). Kontribusi pengaruh (R2) motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT. X Cabang Kota Samarinda sebesar 0.067; (2) Terdapat pengaruh signifikan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. X Cabang Kota Samarinda dengan koefisien beta (β) = 0.436, serta nilai t hitung> t tabel (2.618>1.984) dan nilai p= 0.010 (p< 0.05); (3) Tidak terdapat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT. X Cabang Kota Samarinda dengan koefisien beta (β) =-0.242, serta t hitung < t tabel (-0.883 < 1.984) dan nilai p = 0.379 (p > 0.05).References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (edisi revisi).Jakarta: Bumi Aksara.
Adib, M. (2011). Filsafat ilmu: onto-logi, epistemologi, aksiologi, dan logika ilmu pengetahuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ady, F., & Wijono, D. (2013). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Maksipreneu, 2(2), 101-112. Diakses dari https://core.ac.uk/download/pdf/229273178.pdf
Adriansyah, M. A., Sintara, I. D., Pramujie, G. V. C., & Salsabila. A. (2020). Meningkatkan komitmen organisasi melalui pelatihan manajemen diri. Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat. 2(1), 81-89. ISSN 2686-0686. Diakses dari https://core.ac.uk/download/pdf/327125045.pdf
Anoraga, P. (2014). Psikologi kerja. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bangun, W. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Erlangga.
Byars, L.L., & Rue, L. W. (2008). Human resource management. (9thed). New York, NY: McGraw-Hill Irwin.
Busro, M. (2018). Teori-teori manajemen sumber daya manusia. (edisi ke-1). Jakarta: Prenadamedia Group.
Carlson, N. R. (2007). Psychology, the science of behavior. (6thed.). United states of America: Pearson Education Inc.
Davis, K., & Strom. (1999). Perilaku dalam organisasi. (edisi ke-7). (Agus Dharma,Trans). Jakarta: Erlangga
Hariandja, M.T.E. (2000). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo.
Hartatik, I. P. (2014). Buku praktis mengembangkan SDM. Yogyakarta: Laksana.
Hasibuan, M. S. P. (2014). Manajemen dasar pengertian dan masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Kaseger, G. F., Sendow, G. M., & Tawas, H. N. (2017). Pengaruh pengembangan karir, pengalaman kerja dan keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Emba 5(2), 3.058-3.067. Diakses dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/download/17351/16888
Luthans, F. (2006). Perilaku organisasi. Yogyakarta: PT. Andi.
Mahardika, R., Hamid, D., & Ruhana, I. (2013). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/75357-ID-pengaruh-motivasi- kerja-terhadap-kinerja.pdf
Mariana, N. N., Umar, A., & Tamsah, H. (2018). Pengaruh kompensasi, kompetensi dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang di kabupaten bantaeng. Jurnal Manajemen. 1(2), 130-150. Diakses dari https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/237.
Marwansyah. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Pustaka Setia.
Medhurst, A. R., Albrecht, S. L. (2016). Salesperson work engagement and flow: A qualitative exploration of their antecedents and relationship. Qualitative Research in Organizations and Management: An International Journal, 1(1), 1-40. Diakses dari https://sci-hub.mksa.top/10.1108/QROM-04-2015-1281
Muogbo, U. S. (2013). The impact of employee motivation on organisational performance (A Study Of Some Selected Firms In Anambra State Nigeria). The International Journal Of Engineering And Science (IJES), 2(7), 70-80. Diakses dari http://theijes.com/papers/v2-i7/Part.6/J0276070080.pdf
Nawawi, H. H. (2003). Manajemen sumber daya manusia untuk bisnis yang kompetitif,(edisi ke-7). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurdin, N. R., & Lapian, S. L. H. V. J. (2018). Pengaruh pengembangan karir dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Cabang Manado. Jurnal Emba. 6(4), 3773-3782. Diakses dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index php/emba/article/download/21903/21604
Prawirosentono, S. (2007). Filosofi baru tentang mutu terpadu. (edisi ke-2). Jakarta: Bumi Aksara.
Purwanto, E.A., & Sulistyastuti, D.R. (2007). Metode penelitian kuantitatif: Untuk administrasi publik dan masalah-masalah sosial. Yogyakarta: Gaya Media.
Rivai, V., & Sagala, E. J. (2013). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.
Robbins, Stephen. P., & Mary, C. (2005). Manajemen. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
Rohmad, H., & Supriyanto. (2015). Pengantar statistika. Yogyakarta: Kalimedia.
Rotundo, M., & Sackett, P. R. (2002). The relative importance of task,citizenship, and counterproductive performance to global ratings of job performance a policy-capturing approach. Journal of Applied Psychology, 87(1), 66-80. Diakses dari https://psycnet.apa.org/record/2002-00102-006
Saksono. (2003). Pengembangan karier dan Staf. Yogyakarta: Balai Pustaka.
Santoso, S. (2018). Menguasai statistik dengan SPSS 25. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sedarmayanti. (2001). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Bandung : Mandar Maju.
Setiawan, I. W. O., Sariyathi. I. N. K. (2013). Pengaruh kompensasi finansial, promosi jabatan dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan kerja fisik terhadap kepuasan kerja karyawan pada Pragita Resort and Spa Sanur Bali. E-Jurnal Manajemen, 2(7), 786-801.Diakses dari https://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/view/5425
Sinambela, L. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan kuantitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Sunyoto, D. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Buku Seru.
Sunyoto, D. (2012). Teori, kuesioner, dan analisis data sumber daya manusia (Praktek Penelitian). Yogyakarta: Center For Academic Publishing Service. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/17914-ID- pengaruh-motivasi-intrinsik-dan-lingkungan-kerja-terhadap-kinerja- karyawan-pada.pdf
Tanujaya, L. R. (2015). Pengaruh pelatihan kerja dan motivasi kerja pada kinerja karyawan departement produksi PT. Coronet Crown. AGORA, 3(1), 1-7. Diakses dari http://publication.petra.ac.id/index.php/manajemen- bisnis/article/download/2707/2421
Vivo. (2020). Vivo indonesia. Diakses 10 September 2020 dari https://www.vivo.com/id/about-vivo/empower-your-future.

