Mental Health Recovery in Domestic Violence Survivors with CBT: Findings from a Literature Review

Tsaniatus Solihah, Endang Widyorini, Augustina Sulastri

Abstract


Domestic violence remains a pervasive issue with profound psychological consequences for survivors, often leading to trauma, anxiety, depression, PTSD, and a drastic reduction in self-esteem. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) is widely recognized as an effective therapeutic intervention for addressing these psychological impacts. This study aims to explore the effectiveness of CBT in improving the psychological well-being of survivors of domestic violence, particularly focusing on its role in enhancing self-esteem, self-love, and mindfulness, as well as its ability to reduce negative symptoms such as trauma, PTSD, and depression. Using a systematic literature review methodology, the study analyzed twelve relevant studies published between 2019 and 2025. The findings reveal that CBT significantly improves positive psychological outcomes, including self-esteem and self-love, while also effectively alleviating symptoms of trauma, PTSD, and depression. Additionally, CBT fosters emotional regulation and enhances mindfulness, contributing to the survivor's overall well-being and resilience. The implications of this research suggest that CBT should be widely integrated into interventions for survivors of domestic violence, offering a structured and culturally sensitive approach to healing. Future research is recommended to explore the long-term effects of CBT and its application in diverse cultural contexts to strengthen its efficacy and impact.


Keywords


psychotherapy, cognitive and behavioral therapy, emotional management, domestic violence

Full Text:

FULL TEXT

References


Aini, D. K. (2019). Penerapan Cognitive Behaviour Therapy dalam Mengembangkan Kepribadian Remaja di Panti Asuhan. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(1), 70. https://doi.org/10.21580/jid.v39.1.4432

Amanah, F., Situmorang, N., & Tentama, F. (2021). Subjective well-being mahasiswa pada masa pandemi covid-19 dilihat dari hope dan employability. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 10(3), 206.https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i3.5249

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorder (Fifth Edition, Vol. 1). American Psychiatric Association.

Aprilianti, P., Edwina, O., & Fun, L. (2019). Peningkatan Derajat Self-Esteem Istri Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga melalui Penerapan Cognitive Behavior Therapy di Kota Bandung. Humanitas, 3(1), 63–84. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1517441

Arfiyaningrum, P., & Miskanik, M. (2025). Efektivitas Cognitive Behavior Therapy untuk Mengatasi Dampak Psikologis Wanita yang Mengalami KDRT di UPTD PPA. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 2(1), 101–107.https://doi.org/10.62710/ytjyy026

Atletik, & Olahraga. (2025). Apakah latihan fisik dikaitkan dengan penurunan kecemasan sosial remaja? Psikiatri Anak dan Remaja dan Kesehatan Mental, 1(1), 1–12.https://doi.org/10.1186/s13034-025-00867-8.

Avazpour, Nasibeh, Touzandeh, & Hassan. (2021). The effectiveness of self-control skills training on self-care behaviors and resilience of patients with type II diabetes. 9th National Conference on Sustainable Development in Educational Sciences and Psychology, Social and Cultural Studies, 1–13.

Azwar, S. (2010). Metode Penelitian. Pustaka Pelajar.

Beck, J. (2021). Cognitive behavior therapy : basics and beyond (third) (1st ed., Vol. 1). The Guilford Press.

Beresford, H., & Wood, J. (2016). Patients or perpetrators? The effects of trauma exposure on gang members’ mental health: a review of the literature. Journal of Criminological Research, Policy and Practice, 2(2), 148–159.

Devina, R. (2020). Cognitive Behavior Therapy untuk mengurangi kecemasan sosial pada remaja. Precedia, 8(1), 10–18.

Diener, E., Oishi, S., & Tay, L. (2018). Handbook of well-being (Diener, Oishi, & Tay, Eds.; 1st ed., Vol. 1). DEF Publishers.

Dewi, L., & Nasywa, N. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan subjektif. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 1(1), 54–62.

Firnando, J., Salsabila, R., & Zakiyyah, A. (2025). Hukuman Mati Dan Kesehatan Mental: Perspektif Psikologi Forensik Terhadap Implikasi Hukum Dan Etika. Jurnal Psikologi Forensik Indonesia, 5(1), 344–355. https://doi.org/10.1007/s11205-014-0714-8

Gawankar & Pandey S., N. A. (2024). Aplikasi terapeutik terintegrasi menggunakan unsur-unsur terapi perilaku kognitif dan terapi kognitif berbasis kesadaran dalam pengobatan gangguan panik. Jurnal Kedokteran Psikologis India, 46(2), 123–129. https://doi.org/10.1007/s11205-014-0714-8

Graham, W., Air Minum, R., Kelson, J., & Kabir, M. (2025). Terapi realitas virtual mandiri untuk kecemasan: Tinjauan sistematis. Terapi Realitas, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.48550/arXiv.2501.17375

Hazem, A., & Amel, B. (2024). Membangun tempat kerja yang peduli: bagaimana kepedulian manajerial dan status orang dalam yang dirasakan membentuk kesejahteraan karyawan yang subjektif. Jurnal Internasional Manajemen Kesehatan Tempat Kerja, 17(1), 38–56.https://doi.org/10.1108/IJWHM-04-2023-0054

Ismail Winkley K. & Rabe-Hesketh S., K. (2022). Efektivitas terapi perilaku kognitif dan intervensi perilaku kognitif gelombang ketiga pada tekanan terkait diabetes: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. Pengobatan Diabetes, 39(1), e14948.https://doi.org/10.1108/IJWHM-04-2023-0054

Jiang, M., Yu, Y., Zhao, Q., Zhao, Q., & Qi, H. (2024). Terapi Perilaku Kognitif yang Ditingkatkan AI: Pembelajaran Mendalam dan Model Bahasa Besar untuk Mengekstraksi Jalur Kognitif dari Teks Media Sosial. Jalur Kognitif , 1(1), 545–566.

Kazantzis, N., Whittington, C., & Dattilio, F. (2010). Menilai integritas pengobatan dalam CBT yang dipersonalisasi: Inventarisasi intervensi dan keterampilan terapeutik. Praktek Kognitif dan Perilaku, 17(1), 1–12.https://doi.org/10.1108/IJWHM-04-2023-0054

Krisnanda, V., Ramli, M., & Hidayah, N. (2022). Konseling Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk Mengembangkan Self-love Penyintas Trauma Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Konseling: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 12(2), 116–129. https://doi.org/https://doi.org/10.25273/counsellia.v12i214167

Kurniawan, Y., Pratiwi, M., Pribadi, A., Putri, C., Febriani, P., Amalia, I., & Kusumasari, F. (2025). Terapi Kelompok Perilaku Kognitif untuk mengurangi depresi pada penyintas kekerasan dalam rumah tangga. Wawasan: Jurnal Ilmiah Psikologi, 27(1), 52–65. https://doi.org/10.25273/insight.v27i1.7165

Levin, M., Krafft, J., Pierce, B., & Potts, S. (2021). Perbandingan awal kemanjuran intervensi manajemen stres Terapi Penerimaan dan Komitmen (ACT) dan Terapi Perilaku Kognitif (CBT) online untuk petugas sosial dan kesehatan. Jurnal Ilmu Perilaku Kontekstual, 19(1), 35–41.https://doi.org/10.1108/IJWHM-04-2023-0054

Liu, CH, Zhang, E., Wong, GTF, Hyun, S., & Hahm, HC (2020). Faktor-faktor yang terkait dengan depresi, kecemasan, dan gejala PTSD selama pandemi COVID-19. Penelitian Psikiatri, 290, 113172. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113172

Lowe, S. (2021). Apakah wanita kurang tangguh secara psikologis daripada pria? Latar Belakang Stres yang Mendasari Perbedaan Gender dalam Laporan Gejala Psikologis Terkait Stres. Jurnal Psikiatri Klinis, 11(1), 82–98.https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113172

Ludlow, L., & Guida, F. (1991). Skala Kecemasan Tes untuk Anak-Anak sebagai ukuran umum kecemasan akademik. Pengukuran Pendidikan dan Psikologis, 51(4), 1013–1021.https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113172

Mazloom, M., Monika, A., Samaneh, A., & Fahimeh, D. (2024). Kebijaksanaan Orang Tua dan Kualitas Perkembangan Kognitif, Sosial, dan Emosional Remaja. Jurnal Masalah Keluarga, 45(3), 616–646.

Mruk, C. (2006). Self-Esteem Research, Theory, and Practice Toward a Positive Psychology of Self-Esteem (1st ed., Vol. 1). Springer Publishing Company.

Nurmawati, E., & Safitri, D. (2023). Pengaturan emosi orang tua terhadap anak korban kekerasan seksual. Psikoborneo Jurnal Imiah Psikologi, 11(2), 168–173.https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v11i2.10405

O'Connor, R., & Kirtley, O. (2021). Peran Konsep Diri dalam Kecemasan Sosial Remaja: Studi Longitudinal. Jurnal Remaja, 89(1), 12–20.

Pendry, P., & Vandagriff, J. (2025). Hewan terapi meningkatkan kesehatan mental pada siswa. MDPI, 1(1), 12–23.

Petersen, JM, & Twohig, MP (2022). Tinjauan Terapi Penerimaan dan Komitmen untuk Remaja: Pertimbangan Perkembangan dan Kontekstual. Praktek Kognitif dan Perilaku, 29(1), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.cbpra.2022.08.002

Primasari, A., & Primasari, A. (2021). Menikmati Setiap Momen: Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Remaja Melalui Program Mindfulness Remaja. Jurnal Psikologi Profesional , 7(2), 115–128.https://doi.org/10.1016/j.cbpra.2022.08.002

Ragucci, F., Dragan, M., Cuomo, A., Fagiolini, A., & Pozza, A. (2024). Intervensi psikologis untuk gangguan stres pasca-trauma pada wanita yang selamat dari kekerasan pasangan intim: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. Jurnal Laporan Gangguan Afektif, 1(1), 1–13.

Prabadewi, D. (2024). Intervensi pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) pada perempuan dewasa awal yang mengalami Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) akibat kekerasan dalam berpacaran. PROCEDIA: Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 12(3), 126–136.

Primasari, A., & Primasari, A. (2021). Enjoying Every Moment: Improving Adolescent’s Subjective Well-Being Through Adolescent Mindfulness Program. Journal of Professional Psychology , 7(2), 115–128.

Ragucci, F., Dragan, M., Cuomo, A., Fagiolini, A., & Pozza, A. (2024). Psychological interventions for post-traumatic stress disorder in women survivors of intimate partner violence: A systematic review and meta-analysis. Journal of Affective Disorders Reports, 1(1), 1–13.

Rousseau, D. (1998). 'Masalah' dari kontrak psikologis dipertimbangkan. Jurnal Perilaku Organisasi, 1(1), 665–671.doi:10.2307/3100282

Sabzevari, P., Omidvar, F., Nilab, Z., & Azandaryani, M. (2024). Pengaruh terapi perilaku kognitif terhadap pengendalian diri, kesehatan mental, dan perhatian penuh pada wanita yang terkena kekerasan pasangan intim. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Eropa, 6(6), 189–200.

Sansom-Daly, U., Bryant, R., Cohn, R., & Wakefield, C. (2014). Membayangkan masa depan dalam kecemasan kesehatan: Dampak perenungan pada kekhususan memori terkait penyakit dan pemikiran masa depan. Kecemasan, Stres, dan Coping, 27(5), 587–600.https://doi.org/10.1080/10615806.2014.880111

Schunk, DH, & DiBenedetto, MK (2020). Motivasi dan teori kognitif sosial. Psikologi Pendidikan Kontemporer, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832

Sholichah, M., Kushartati, S., & Hidayati, E. (2020). Konseling Perilaku Kognitif Religius untuk Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif pada Remaja Penyintas Kekerasan Keluarga. Jurnal Psikologi Integratif, 8(2), 18–38.

Sidikka Utama, A., & Ambarini, T. (2023). Cognitive Behaviour Therapy untuk Mengatasi Gejala Post-Traumatic Stress Disorder. Jurnal Psikologi Profesional Gadjah Mada, 9(2), 245–256.

Swain, J., Hancock, K., Dixon, A., & Bowman, J. (2022). Terapi perilaku kognitif gelombang ketiga untuk pengobatan kecemasan di kalangan anak-anak dan remaja. Jurnal Psikologi Klinis Inggris, 61(1), 1–24.https://doi.org/10.1016/B978-0-12-813004-9.00016-5

Twohig, M., & Crosby, J. (2010). Acceptance and Commitment Therapy dalam pengelolaan kecemasan: Pengaruh terhadap fleksibilitas psikologis. Jurnal Terapi Kognitif dan Perilaku, 28(5), 123–132.https://doi.org/10.1016/B978-0-12-813004-9.00016-5

Twohig, MP, & Levin, ME (2017). Terapi Penerimaan dan Komitmen untuk Kecemasan Remaja. Jurnal Ilmu Perilaku Kontekstual, 6(3), 312–318. .https://doi.org/10.28932/humanitas.v7i2.6675

Wang, L., & Zhang, Y. (2023). Hubungan antara tingkat perkembangan sosial remaja dan kecemasan sosial: peran mediasi rasa diri. Tinjauan Layanan Anak dan Remaja, 1(1), 148–167..https://doi.org/10.28932/humanitas.v7i2.6675

Xinyuan, Yizhou, W., Xiaoxiao, C., & Quan, L. (2024). Dari Stres ke Layar: Memahami Cyberloafing melalui Jalur Kognitif dan Afektif. Ilmu Perilaku, 14(3), 1–19.https://doi.org/10.3390/bs14030249

Yani, W., Rahayu, M., & Khasanah, A. (2020). Mindfulness dan Subjective Well-Being pada Remaja Panti Asuhan. Prosiding Psikologi, 6(2), 634–640.https://doi.org/10.26905/jpt.v17i1.8177

Zemestani, M., & Mozaffari, K. (2020). Pengalaman Remaja tentang Terapi Penerimaan dan Komitmen untuk Depresi dan Kecemasan. Perbatasan dalam Psikologi, 11, 1050227.https://doi.org/10.28932/humanitas.v9i1.10566

Zimmerman, B. (2020). Teori kognitif sosial dan pembelajaran yang diatur sendiri. Pembelajaran dan Prestasi Akademik yang Diatur Sendiri, 1(1), 1–24.https://doi.org/10.21831/jppm.v11i2.57542




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v14i1.23361

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Tsaniatus Solihah dkk

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi id indexed by :

Moraref Crossref One Search OpenArchives Sinta GoogleScholar GoogleScholar Garuda Portal-ISSN Base
 

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id