Pencegahan Cyberbulliying dengan Ajaran Ki Hadjar Dewantara
DOI:
https://doi.org/10.30872/plakat.v2i2.4970Keywords:
cyberbulling, anger management, Ajaran Ki Hadjar DewantaraAbstract
Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat seperti sekarang ini semakin mengubah bentuk pergaulan dan sosialisasi pengguna internet dari anak-anak sampai dengan lansia. Segala bentuk informasi dapat menyebar secara cepat dan luas sehingga sulit untuk dikontrol yang berdampak positif maupun negatif. Dampak negatif dari internet salah satunya adalah cyberbullying. Oleh sebab itu diperlukan pencegahan yang terstruktur mulai dari keluarga, sekolah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah cyberbullying dengan Ajaran Ki Hadjar Dewantara yaitu Neng Ning Nung Nang, Ngerti Ngrasa Nglakoni, Niteni Nirokke Nambahi dan Tripusat Pendidikan. Metode partisipatif diharapkan dapat membuka wawasan remaja, guru dan orangtua terkait dengan pencegahan cyberbullying. Hasil dari pengabdian masyarakat ini berupa rancangan kegiatan pada tripusat pendidikan yang mengarah pada pencegahan cyberbullying di kalangan remaja.References
Bevilacqua, L., Shackleton, N., Hale, D., Allen, E., Bond, L., Christie, D., …Viner, R. M. (2017). The role of family and schoollevel factors in bullying and cyberbullying: A cross-sectional study. BMC Pediatrics, 17(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12887-017- 0907-8
Chang, F. C., Chiu, C. H., Miao, N. F., Chen, P. H., Lee, C. M., Huang, T. F., & Pan, Y. C. (2014). Online gaming and risks predict cyberbullying perpetration and victimization in adolescents. International Journal of Public Health, 60(2), 257–266. https://doi. org/10.1007/s00038-014-0643-x
Healy, F. (2013). Cyberbullying and Its Relationship with Self Esteem and Quality of Friendships Amongst Adolescent Females In Ireland. Research Report. Dublin Business School
Inet Detik. (2020). Riset: Ada 175,2 Juta Pengguna Internet di Indonesia.
https://inet.detik.com/cyberlife/d-4907674/riset-ada-1752-juta-pengguna-internet-di-indonesia. (diakses 5 Agustus 2020)
Kompas. (2020). Penetrasi Internet di Indonesia Capai 64 Persen
https://tekno.kompas.com/read/2020/02/20/14090017/penetrasi-internet-di-indonesia-capai-64-persen. Penulis: Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor: Reska K. Nistanto (diakses 3 Agustus 2020)
Khoury-Kassabri, M., Mishna, F., & Massarwi, A. A. (2019). Cyberbullying Perpetration by Arab Youth: The Direct and Interactive Role of Individual, Family, and Neighborhood Characteristics. Journal of Interpersonal Violence, 34(12), 2498–2524. https://doi.org/10.1177/0886260516660975
KPAI. (2020). Sejumlah Kasus Bullying Sudah Warnai Catatan Masalah Anak di Awal 2020, Begini Kata Komisioner KPAI.
https://www.kpai.go.id (diakses 3 Agustus 2020)
Liputan 6. (2020). Kelebihan dan Kekurangan Internet, Kamu yang Suka Berselancar Harus Tahu
https://www.liputan6.com/news/read/3867395/kelebihan-dan-kekurangan-internet-kamu-yang-suka-berselancar-harus-tahu (diakses 6 Agustus 2020)
Malihah, Alfiasari Zahro. (2018). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Dan Kaitannya Dengan Kontrol Diri Dan Komunikasi Orang Tua Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Jur. Ilm. Kel. & Kons., Mei 2018, p : 145-156 Vol. 11, No.2 ISSN : 1907 – 6037 e-ISSN : 2502 – 3594 DOI: http://dx.doi.org/10.24156/jikk.2018.11.2.145
Mishna, dkk. (2010). Cyberbullying Behaviours among Middle and High School Students. American Journal of Orthopsychiatry, 80(3), 362-374.
Natalia, E.C. (2016). Remaja, Media Sosial, dan Cyberbullying. Komunikatif Jurnal Ilmiah Komunikasi, 2 (5), 119-139
Rudi, Tisna. (2010). Informasi Perihal Bullying. Blog: Indonesian Anti Bullying
Suhesty, A., Setiaji, A., Amalia, R., & Wibisono, M. D. (2019). Seminar “kenakalan remaja, pencegahan dan penanggulangannya”. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat), 1(1), 71-78.
Zsila, Á., Orosz, G., Király, O., Urbán, R., Ujhelyi, A., Jármi, É., … Demetrovics, Z. (2018). Psychoactive Substance Use and Problematic Internet Use as Predictors of Bullying and Cyberbullying Victimization. International Journal of Mental Health and Addiction, 16(2), 466–479. https://doi. org/10.1007/s11469-017-9809-0