Strengthening Dasa Wisma Productivity through Home Garden Utilisation to Support Household Food Security

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/plakat.v8i2.29155

Abstract

Household food security remains a persistent challenge in dense urban neighbourhoods, where limited yard space and rising living costs constrain families' ability to meet their daily nutritional needs. This community service programme aimed to strengthen the productivity of the Dasa Wisma group in RT 28, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, through participatory home garden development as a strategy to support household food security. The programme was implemented using a six-stage empowerment cycle need assessment, participatory planning, capacity building, implementation, mentoring, and evaluation involving women members of the Dasa Wisma group from May to August 2026. Activities included socialisation on household food security, group discussion to plan yard utilisation, hands-on cultivation of vegetables using polybags and repurposed tyres, ongoing mentoring, and monitoring of plant development. The results indicate improvement across four dimensions: members' knowledge of food security concepts, their cultivation skills, their level of collective participation, and the physical condition of previously unused yards, which were transformed into productive family food gardens. The programme also strengthened social cohesion through gotong royong (mutual cooperation) and contributed to household savings on vegetable and cooking-spice expenditure. These findings suggest that a participatory, empowerment-based approach rather than a purely technical gardening intervention is central to sustaining community-led household food security initiatives. The programme offers a replicable model for other Dasa Wisma and PKK groups, sub-district governments, agricultural extension workers, and universities seeking to strengthen urban household food resilience through home garden-based empowerment.

Ketahanan pangan keluarga masih menjadi tantangan yang persisten di kawasan permukiman perkotaan yang padat, di mana keterbatasan lahan pekarangan dan meningkatnya biaya hidup membatasi kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kelompok Dasa Wisma di RT 28, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, melalui pengembangan pekarangan secara partisipatif sebagai strategi untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Kegiatan dilaksanakan menggunakan siklus pemberdayaan enam tahap: need assessment, participatory planning, capacity building, implementation, mentoring, dan evaluation yang melibatkan anggota perempuan kelompok Dasa Wisma pada periode Mei–Agustus 2026. Kegiatan meliputi sosialisasi mengenai ketahanan pangan keluarga, diskusi kelompok untuk merencanakan pemanfaatan pekarangan, praktik langsung budidaya sayuran menggunakan polybag dan ban bekas, pendampingan berkelanjutan, serta monitoring perkembangan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada empat dimensi, yaitu pengetahuan anggota mengenai konsep ketahanan pangan, keterampilan budidaya, tingkat partisipasi kolektif, serta kondisi fisik pekarangan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan menjadi kebun pangan keluarga yang produktif. Kegiatan ini juga memperkuat kohesi sosial melalui semangat gotong royong dan berkontribusi pada penghematan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan sayur dan bumbu dapur. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan bukan sekadar intervensi teknis bercocok tanam menjadi kunci keberlanjutan inisiatif ketahanan pangan berbasis masyarakat. Program ini menawarkan model yang dapat direplikasi oleh kelompok Dasa Wisma dan PKK lain, pemerintah kelurahan, penyuluh pertanian, serta perguruan tinggi yang ingin memperkuat ketahanan pangan keluarga perkotaan melalui pemberdayaan berbasis pekarangan.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Strengthening Dasa Wisma Productivity through Home Garden Utilisation to Support Household Food Security. (2026). Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 8(2), 215-227. https://doi.org/10.30872/plakat.v8i2.29155