Penerapan Metode CPM Pada Manajemen Waktu Dalam Proses Produksi Pada Usaha Tailor dan Konveksi di CV. Sumber Karya Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.54144/jadbis.v12i3.12235Abstract
seringkali tidak dapat dicapai karena kurangnya manajemen waktu dalam proses produksi. CV. Sumber Karya untuk menerapkan sistem atau manajemen yang tepat sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui waktu normal yang dibutuhkan, bentuk jalur kritis yang digunakan dalam penyelesaian kegiatan produksi pakaian kemeja, dan selisih waktu antara waktu normal pada usaha Tailor & Konveksi CV. Sumber Karya dengan waktu perhitungan menggunakan Critical path Method (CPM) dalam penyelesaian pakaian kemeja. Hasil penelitian menunjukkan CV. Sumber Karya Samarinda melakukan manajemen waktu dan produksi sebagai berikut: (1) Dalam jaringan kerja ini terlihat bahwa proyek dimulai dari peristiwa 1 dan berakhir pada peristiwa 11. (2) Hasil perhitungan ES dan EF secara keseluruhan terlihat bahwa umur proyek (selesainya seluruh kegiatan proyek) sama dengan EF kegiatan terakhir, yaitu 35,20 jam. (3) ABCDEFGHIJK merupakan lintasan kritis karena merupakan lintasan dengan waktu yang terpanjang. Dengan demikian, perkiraan waktu penyelesaian proyek adalah 34,70 jam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).