Pengaruh Kadar Selulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit Dalam Uji Tahan Air Bioplastik

Nurmela wati, Novy Pralisa Putri, Stenli Mita Sarasa

Abstract


Bioplastik merupakan plastik yang dapatterdegradasi oleh mikroorganismedarisumbersenyawa-senyawa dalam tanaman misalnya pati, selulosa, dan lignin Bioplastik dapat diolah dari beberapa polimeralami, seperti protein, pati, dan bakteri mengolah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi bioplastik dengan menambah kankitosan. Kemudian Selulosa dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebanyak 30 – 40% dapat di peroleh melalui dua tahap.Tahap pertama adalah delignifikasi dengan Natrium Hidroksida dan dilanjutkan tahap kedua berupa proses bleaching dengan larutan hipoklori. Ekstraksi dilakukan dengandua tahapan proses yaitudelignifikasi menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) 12% (b/v) dalamwaktu 3 jam pada suhu 90 – 95 ̊C dan dilanjutkandengan proses bleaching menggunakanlarutanhidrogenperoksida (H2O2) 10% (b/v) dalamwaktu 1,5 jam serelah itu pemberian kitosan dan di lakukan uji ketahanan air daya serap air yang rendah adalah sampel dengan kandungan selulosa1,5 gram sedangkan sample yang memiliki daya serap air terbesar adalah 0,5. Semakinbesardaya sera air maka semakin rendah ketahan air yang dimiliki

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30872/cmg.v7i2.7022

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by:

Program Studi Teknik Kimia

Fakultas Teknik

Universitas Mulawarman

Jalan Sambaliung - No. 9 Sempaja Selatan

Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Kode Pos. 75117 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.