STUDY REMEDIASI TANAH TERCEMAR OLEH AKTIVITAS INDUSTRI
DOI:
https://doi.org/10.30872/cmg.v5i1.5300Abstract
Pembangunan suatu daerah menuju era Industri selain mendapat kesejahteraan pada manusia, juga dapat memberikan efek negatif pada lingkungan salah satunya menghasilkan limbah yang kemungkinan besar limbah tersebut dapat tercampur ke lingkungan sekitar yang menyebabkan pencemaran pada tanah. Artikel ini adalah hasil studi literatur yang bertujuan untuk mengetahui berbagai cara dalam meremediasi tanah yang tercemar oleh suatu aktivitas industri, baik dalam tercemar logam berat, limbah minyak bumi, batubara, bahan kimia dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskritif jenis studi kepustakaan. Penggunaan cara untuk mengatasi tanah tercemar oleh aktivitas industri dapat dilakukan dengan cara-cara yang berwawasan lingkungan seperti bioremediasi yang menggunakan mahluk hidup seperti mikroorganisme dan fitoremediasi seperti tanaman yang berperan sebagai penyerap. Pembelajaran yang dapat dilakukan dengan mempelajari cara remediasi tanah bersifat ilmiah dari berbagai metode. Hal ini bertujuan untuk mengetahui metode apa saja yang dapat digunakan dalam perbaikan unsur hara pada jenis tanah, , selain itu juga dapat memberikan konsep yang nyata, bermakna dan bermanfaat yang bisa dilakukan dalam memperbaiki kualitas tanah.
Kata Kunci: tanah tercemar, remediasi, bioremediasi, fitoremediasi
References
Arifudin, A., Yani, M. dan Murtilaksono, K. (2016) ‘Bioremediasi Tanah Bertekstur Klei Terkontaminasi Minyak Bumi: Aplikasi Teknik Biopile dengan Penambahan Pasir’, Journal of Natural Resources and Environmental Management, 6(1), p. 13.
Aziz, T., Rizky, A. dan Devah, V. (2015) ‘Removal Logam Berat dari Tanah Terkontaminasi dengan Menggunakan Chelating Agent (EDTA)’, Jurnal Teknik Kimia, 21(2), pp. 41–49.
Faiza, R. (2013) ‘Identifikasi Spora Jamur Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) pada Tanah Tercemar Minyak Bumi di Bojonegoro’, LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 2(1), pp. 7–11.
Govindasamy, C., Arulpriya, M., Ruban P., dan L.J Fransisca (2011) ‘Concentration of Heavy Metals in Seagrasses Tissue of the Palk Strait, Bay of Bengal’, International journal of environmental sciences, 2(1), p. 145.
Hakim, L. dan Sismanto, S. F. (2005) ‘Remediasi Tanah Terkontaminasi Logam Berat Krom (Cr) dengan Teknik Remediasi Elektrokinetik’, Jurnal Logika, 2(2).
Hamzah, A., Kusuma, Z., Utomo, W.H., dan Guritno, B. (2012) ‘Penggunaan Tanaman Vetiveria zizanoides L. dan Biochar untuk Remediasi Lahan Pertanian Tercemar Limbah Tambang Emas’, Buana Sains, 12(1), pp. 53–60.
Hidayat, B. (2015) ‘Remediasi Tanah Tercemar Logam Berat dengan Menggunakan Biochar’, Jurnal Pertanian Tropik, 2(1), pp. 51–61.
Indonesia, P. R. dan Nusantara, W. (1997) ‘Undang Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang: Pengelolaan Lingkungan Hidup’, Jakarta: Menteri Negara Sekretaris Negara Republik Indonesia.
Irsyad, M., Sikanna, R. dan Musafira, M. (2014) ‘Translokasi Merkuri (Hg) pada Daun Tanaman Bayam Duri (Amaranthus Spinosus L) Dari Tanah Tercemar’, Natural Science: Journal of Science and Technology, 3(1).
Larasati, T. R. D. dan Mulyana, N. (2016) ‘Bioremediasi lahan Tercemar Limbah Lumpur Minyak Menggunakan Campuran Bulking Agents yang Diperkaya Konsorsia Mikroba Berbasis Kompos Iradiasi’, Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi, 9(2).
Mizwar, A. dan Trihadiningrum, Y. (2014) ‘Potensi Bioremediasi Tanah Terkontaminasi Polycyclic Aromatic Hydrocarbons dari Batubara dengan Composting’, in Seminar Nasional Waste Management II.
Mustafa, M., Asmita, A., M. Ansar, dan Masyhur, S. (2012) ‘Modul Pembelajaran Dasar-Dasar Ilmu Tanah’, Universitas Hasanuddin Makasar, 169.
Prasetyo, B. H. dan Suriadikarta, D. A. (2006) ‘Karakteristik, Potensi, dan teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia’, Jurnal Litbang Pertanian, 25(2), pp. 39–46.
Prayitno, J. (2017) ‘Ujicoba Konsorsium Mikroba Dalam Upaya Bioremediasi Tanah Tercemar Minyak Dengan Menggunakan Teknik Landfarming Skala Bangku’, Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), pp. 208–215.
Purbalisa, W., Mulyadi, M. dan Purnariyanto, F. (2017) ‘Kadar Kadmium dan Hasil Produksi Padi Pada Tanah Tercemar Kadmium Yang Telah Diremediasi’.
Saidy, A. R. (2009) ‘Hubungan antara Konsentrasi Cr (VI) dan Sifat Kimia Tanah: Informasi Awal untuk Remediasi Lahan Bekas Tambang di Kalimantan Selatan’, Jurnal Tanah Tropika.
Sari, G. L., Mizwar, A. dan Trihadiningrum, Y. (2016) ‘Pengaruh pH Tanah Terhadap Proses Biodegradasi Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH) pada Tanah Terkontaminasi Batubara’, Jurnal Teknologi, 8(1), pp. 31–38.
Septiningrum, K. dan Hardiani, H. (2016) ‘Aplikasi Konsorsium Mikroba untuk Meremediasi Tanah Terkontaminasi Timbal dari Limbah Proses Deinking Industri Kertas’, Jurnal Selulosa, 1(02).
Sidauruk, L. dan Sipayung, P. (2015) ‘Fitoremediasi Lahan Tercemar di Kawasan Industri Medan dengan Tanaman Hias’, Pertanian Tropik, 2(2).
Sopiah, N., Avi, O., Susi, S., Fuji, S., dan Dwindrata, A. (2011) ‘Isolasi dan Identifikasi Bakteri Pendegradasi Hidrokarbon yang Berasal dari Tanah Tercemar Minyak Bumi’, Jurnal Teknologi Lingkungan, 12(3), pp. 291–298.
Sopyan, S., Sikanna, R. dan Sumarni, N. K. (2014) ‘Fitoakumulasi Merkuri Oleh Akar Tanaman Bayam Duri (Amarantus Spinosus Linn) Pada Tanah Tercemar’, Natural Science: Journal of Science and Technology, 3(1).
Utami, S. N. H. dan Handayani, S. (2003) ‘Sifat Kimia Entisol pada Sistem Pertanian Organik Chemical Properties in Organic and Conventional Farming System’, Ilmu Pertanian, 10(2), pp. 63–69.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Licensed Use of Non - Commercial Articles will be governed by the Creative Commons Attribution license, which is featured on the Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The author guarantees that the articles published through JURNAL CHEMURGY are original and do not contain statements that violate the law do not violate others' rights are subject to copyright, which is held exclusively by the author and free from the rights of third parties. The author is allowed to quote from various sources used for research and not to harm any party.
JURNAL CHEMURGY disseminates articles published with the rules set by Creative Commons. JURNAL CHEMURGY license allows users to copy, distribute, display, and work for non-commercial purposes. Users also need to connect authors and JURNAL CHEMURGY with the distribution of articles in journals.
The Author rights, namely copyrights, ownership rights, patents, rights to use the substance of articles in the future, rights to reproduce articles for personal purposes and not to be traded, rights to conduct personal archives, rights to contract used for the non-exclusive distribution of articles published in the form a book and acknowledge the initial publication of the article originating from JURNAL CHEMURGY.
Suppose articles published by the author through JURNAL CHEMURGY are compiled with other authors. In that case, it is necessary to create a form containing the authority of all authors involved in the article's production by including the agreement agreed upon by all authors in the article.
The next point is, the agreement can be terminated if the author or JURNAL CHEMURGY violates the agreement and cannot make repairs to the customer within a maximum of 2 months after being given information asking for the violation to be corrected. If there is no violation of the agreement, the license will automatically terminate and affect JURNAL CHEMURGY.
Regarding royalties, so far, if it is following applicable legal regulations, the author will waive his right to collect royalties on articles that have been licensed by JURNAL CHEMURGY.
In publishing the article, the editorial process is successful. JURNAL CHEMURGY will continue it. JURNAL CHEMURGY has the right to adjust articles related to punctuation, spelling, capital letters, references used, and usage adapted to JURNAL CHEMURGY. The author acknowledges that the article can be published and accessed free of charge by the public.