Analisis Deiksis Persona Dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka

Neza Zafirah, Irma Surayya Hanum, Ian Wahyuni

Abstract


Deiksis adalah suatu kata yang referennya berubah-ubah atau tidak tetap. Dalam kehidupan sehari-hari, deiksis banyak digunakan dalam percakapan, surat kabar, dan karya sastra salah satunya adalah novel. Novel Tenggelamnya kapal Van Der Wijck karya Hamka ini memiliki 224 halaman. Dalam novel ini Hamka menceritakan kisah Zainuddin (tokoh dalam novel) dengan menggunakan beberapa jenis deiksis. Deiksis dapat diketahui maknanya jika diketahui pula siapa, di mana, dan kapan deiksis itu diucapkan. Jadi, pusat orientasi deiksis adalah penutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis persona yang terdapat dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka.

Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penilitian kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kalimat dialog yang terdapat dalam Novel Tenggelamnya kapal Van Der Wijck karya Hamka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan ekstralingual.

Hasil dari penelitian ini ditemukan bentuk-bentuk deiksis yang digunakan dalam Novel “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” karya Hamka antara lain deiksis persona pertama tunggal (aku, -ku, saya dan nya), deiksis persona pertama jamak (kami, dan kita), deiksis persona kedua tunggal (kau, anda, kamu, dan -mu), deiksis persona kedua jamak (kalian), deiksis persona ketiga tunggal (ia, dia, dan - nya), deiksis persona ketiga jamak (mereka). Ditemukan juga tiga fungsideiksis dalam penelitian ini, diantaranya, fungsi emotif, fungsi referensial, dan fungsi konatif. Secara keseluruhan hasil analisis dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka dapat disimpulkan bahwa bentuk deiksis persona tidak bergantung pada kata ganti orang pertama, kedua dan ketiga. Berdasarkan referen yang diacunya, deiksis persona dapat dengan bebas memilih sebagai bentuk kata ganti persona ke berapa ia memosisikan keberadaanya dalam konteks. Dalam bahasa Indonesia penggunaan sistem deiksis persona merujuk pada penggunaan sistem bentuk kata ganti persona yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda- beda. Hal ini disebut dengan pembalikan deksis.

Kata kunci : bentuk persona, deiksis persona, fungsi deiksis persona, novel.

 


Full Text:

PDF

References


Djajasudarma, Fatimah. 1993. “Metode Lingustik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian”. Bandung: PT. Eresco.

.2010. “Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian”. Bandung: PT Refika Aditama

Hamka. 1984. “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”. Jakarta: PT. Bulan Bintang. Haliday, M.A.K; Ruqaiya Hasan. 1994. “Bahasa Konteks dan Teks: Aspek- Aspek

Bahasa dalam Pandangan Semiotik Sosial”. (Terjemahan Asruddin Barori Tou). Yogyakarta: UGM Press.

Leech, Geoffrey. 1993. “Prinsip-prinsip Pragmatik”. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Mahsun, M.S. 2012. “Metode Penelitian Bahasa”. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mukhtar. 2013. “Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif”. Jakarta Selatan: Referensi (GP Press Group).

Mulyana. 2005. “Kajian Wacana”. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Nadar, F.X. 2009. “Pragmatik dan Penelitian Pragmatik”. Yogyakarta: Graha Ilmu. Purwo, Bambang Kaswati. 1984. “Deiksis dalam Bahasa Indonesia”. Jakarta: Balai Pustaka.

Priyatni, Endah Tri. 2010. “Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis”.

Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Rahardi, R. Kunjana. 2005. “Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia”.

Jakarta: Erlangga.

Sudaryat, Yayat. 2009. “Makna dalam Wacana Prinsip-prinsip Semantik dan Pragmatik”. Bandung: CV Yrama Widya.

Sugiyono. 2016. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D”. Bandung: Alfabeta.

Yule, George. 2006. “Pragmatik”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Jurnal Online:

Abidin, Jauharul, Dkk. 2019. “Deiksis Dalam Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy” dalam Jurnal. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php(diakses pada 20 Juli 2020).

Aminuddin, A P L. 2016. “Deiksis dalam Novel Tembang Ilalang Karya Md.

Aminudin”d alam Jurnal. http://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/download/2285/1650 (diakses pada 20 Juli2020).

Azmin A M. 2018. “Deiksis dalam Novel Surga Yang Tak Dirindukan Karya Asma Nadia”.dalam skripsi. http://repository.unj.ac.id/1068/1/FULL%20SKRIPSI%20AMEL.pdf(diakses pada 11 Februari2021).

Mustika, R.R. 2018. Skripsi “Deiksis Dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata Serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Dan SastraIndonesia di SMA”. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/39946/2/Rahma%20 Rahayu-FITK (diakses pada 05 Desember 2020).

Sebastian, Dwiyan, Dkk. 2019. “Analisis Deiksis Pada Percakapan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bengkulu” dalam Jurnal. https://core.ac.uk/download/pdf/287155616.pdf (diakses pada 18 November 2020).

Lestari, E. S., & Sudaryanto, S. (2020). Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia Dalam Karangan Narasi Mahasiswa Thailand Dan Kaitannya Dengan Perkuliahan Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Lateralisasi, 8(1), 89-95.

Wahid , Abdul BS. “Pragmatik Dalam Interpretasi Sastra” dalam artikel online Kemendikbud Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/artikel/3308/pragmatik- dalam-interpretasi-sastra (diakses pada 22 Juli 2020)




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v8i4.8626

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Neza Zafirah, Irma Surayya Hanum, Ian Wahyuni

Editorial address:

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Email: jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB 

 

Creative Commons License

Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License