Kepribadian tokoh utama dalam novel Ratih tanpa Smartphone karya Syafruddin Pernyata: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v8i2.7763Abstract
Penelitian dengan judul “Kepribadian tokoh utama dalam novel Ratih tanpa Smartphone karya Syafruddin Pernyata: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Ratih tanpa Smartphone karya Syafruddin Pernyata dengan fakta cerita sebagai landasan untuk menganalisis id, ego, superego dalam psikoanalisis Sigmund Freud. Teori yang digunakan dalam memecahkan permasalahan penelitian ini menggunakan teori fakta cerita Robert Stanton dan teori kepribadian Sigmund Freud.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian adalah teks berupa kutipan kalimat yang bersumber pada novel Ratih Tanpa Smartphone karya Syafruddin Pernyata. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode hermeneutika dengan langkah analisis melalui reduksi data, penyajian data dan menarik simpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui fakta cerita dalam novel, terdapat alur maju yang menggambarkan kepribadian tokoh utama dengan tokoh-tokoh lainnya yang mendukung jalannya cerita. Kepribadian tokoh yang digambarkan juga dilatarbelakangi oleh waktu, tempat, dan latar sosial budaya. Adapun hasil analisis struktur kepribadian menurut Sigmund Freud pada tokoh utama bernama Ratih mendeskripsikan bentuk id atau keinginan Ratih sangat besar di antaranya keinginan tetap bekerja, bisa menyelam, menjadi pengusaha pariwisata, membangun hotel bintang dua, tidak ingin memiliki smartphone, menghubungi pujaan hatinya, dan menikah namun keseluruhan id tersebut tidak semua direalisasikan oleh ego karena dapat dikendalikan superego. Di antara ketiga struktur kepribadian tersebut, aspek superego yang lebih mendominasi diri Ratih. Superego mampu menunda pemuasan keseluruhan aspek id dengan realitas menjadi pencapaian pemuasan id secara moralitas.
Kata Kunci: novel Ratih tanpa Smartphone, kepribadian tokoh utama, psikoanalisis Sigmund Freud
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).