STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MENOLAK AYAH KARYA ASHADI SIREGAR KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i2.7745Keywords:
Kata Kunci, struktur kepribadian, tokoh utama, novel, psikoanalisis Sigmund Freud.Abstract
Novel Menolak Ayah dijadikan objek penelitian ini karena novel tersebut menggambarkan realitas hidup seorang anak dengan menyelipkan kondisi Indonesia pada masa pergolakan antara pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta cerita, struktur kepribadian, dan faktor yang memengaruhi tokoh utama. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kalimat dan kata, sedangkan sumber data penelitian dari novel Ashadi Siregar yang berjudul Menolak Ayah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil analisis menunjukkan tokoh utama bernama Tondinihuta. Alurnya merupakan alur sebab akibat. Latar terjadi di Danau Toba, Jakarta, dan hutan. Waktu yang terjadi antara tahun 1950—1960-an. Latar sosial terdapat adat suku Batak, sosial militer, dan suasana ibu kota, Jakarta. Dorongan id dalam diri Tondi terjadi saat Tondi dan ibunya ditelantarkan oleh sang ayah. Respons ego pada diri Tondi ialah dengan menolak kehadiran sang ayah. Superego dalam diri Tondi mampu mengendalikan rasa benci ke hal yang positif. Tondi tidak melampiaskan kebenciannya untuk membalas ayahnya dalam bentuk kekerasan. Terdapat keseimbangan antara id, ego, dan superego yang dialami oleh Tondi. Meskipun terdapat satu keinginan yang Tondi tidak bisa tahan, yaitu keinginannya untuk memuaskan nafsu birahi. Superego berusaha untuk menuntun ego agar melaksanakan keinginan id berdasarkan konsep idealnya sehingga ketegangan yang ada dalam diri Tondi dapat terpenuhi. Faktor internal yang memengaruhi Tondi berupa keinginan kuat untuk mengubah perekonomian dirinya dan ibunya menjadi lebih baik. Faktor eksternal, yaitu ekonomi, keretakan keluarga, perang, atasannya, dan Jakarta Kata Kunci: struktur kepribadian, tokoh utama, novel, psikoanalisis Sigmund Freud.Downloads
Additional Files
Published
2023-04-25
Issue
Section
Articles
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).