EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i4.7599Keywords:
ekranisasi, novel, filmAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan bentuk perubahan novel menjadi film. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa kutipan (frasa, klausa, atau kalimat) yang terdapat dalam novel dan film Teman Tapi Menikah serta screenshoot adegan dalam film. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion dan film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik membaca, menonton, dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif terhadap data yang dikumpulkan melalui tahapan membaca dan menonton film Teman Tapi Menikah, mencatat data penting berupa kutipan dan dialog, membandingkan novel dan film Teman Tapi Menikah, mengamati gejala-gejala atau indikasi transformasi yang muncul antara novel dan film Teman Tapi Menikah, kemudian memasukannya dalam aspek penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang terjadi dari novel ke film Teman Tapi Menikah yaitu: 1) Penciutan atau pengurangan alur cerita dari novel ke film Teman Tapi Menikah sehingga munculnya perbedaan alur cerita baik dari segi alur, tokoh maupun latar dalam cerita. 2) Penambahan dari novel ke film Teman Tapi Menikah dilakukan sehingga muncul perbedaan dari segi alur, tokoh dan latar. 3) Perubahan Variasi dilakukan pada alur, tokoh, dan latar dari novel ke film Teman Tapi Menikah.
References
Adi, Ida Rochani. 2016. Fiksi Populer Teori & Metode Kajian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ahmad Iskak, Yustinah. Bahasa Indonesia Tataran Unggul untuk SMK dan MAK Kelas XII. Jakarta: Erlangga. 2008
Arry Yanti, Devi Shyviana. 2016. “Ekranisasi Novel Ke Bentuk Film 99 Cahaya Di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais Dan Rangga Almahendra”. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta. Tidak diterbitkan.
Atmazaki. 2007. Ilmu Sastra : Teori dan Terapan. Padang : Universitas Negeri Padang Press.
Damono, Sapardi Djoko. 2012. Alih Wahana. Jakarta: Editum.
Damono, Sapardi Djoko. 2018. Alih Wahana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Endraswara, Suwardi. 2014. Metodologi Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta:Buku POP.
Eneste, Pamusuk. 1991. Novel dan Film. Flores: Nusa Indah.
Esten, Mursal. 2013. Kesusastraan Pengantar Teori dan Sejarah. Bandung: Angkasa Bandung.
Faruk. 2012. Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hadari Nawawi dan Mini Martini. Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1996
http://fkipunram.rf.gd/uploads/E1C112018.pdf
https://www.google.com/search?safe=strict&client=firefox-b d&ei=2GytXNuXHq24mAXCkJOoCw&q=ekranisasi+99+cahaya+lang t+eropa&oq=ekranisasi+99+cahaya+langit+eropa&gs_l=psy-ab.3...2427.16623..17273...4.0..0.439.5336.6j14j6j2j2......0....1..gws-wiz.......0i22i30j0j0i30j33i160j33i21.LycjdZq_avo
Marahimin, Ismail. 2004. Menulis secara popular. Jakarta: pustaka jaya.
Muhardi Dan Hasanuddin Ws. 1992. Prosedur Analisis Fiksi. Padang: Ikip.
Mukhtar. 2013. Metode Penelitian Deskriftif Kualitatif. Jakarta : GP Press Group
Nurgiyantoro, Burhan. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, Burhan. 2015. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Pratista, Himawan. (2008). Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka.
Rachmawati, Fajar. 2009. Identifikasi Unsur Intrinsik Karya Sastra. Yogyakarta: PT Citra Aji Parama.
Rampan, KorrieLayun. 2013. Antologi Apresiasi Sastra Indonesia Modern. Jakarta: PT. BukuSeru.
Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra Perkenalan Awal terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta. Graha Ilmu.
Sayuti, Suminto. 2000. Evaluasi Teks Sastra. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa
Semi, M. Atar. 2012. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Siswantoro. 2016. Metodologi Penelitian Sastra Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudjiman, Panuti. 1990. Memahami cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.
Wellek, Renne Dan Austin Warren. 1990. Teori Kesusastraan (Diterjemahkan Oleh Melani Budianta). Jakarta: Pustaka Jaya.
Yamin, Buni. 2016. “Kajian Ekranisasi Novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro Dan Film 5 Cm Karya Sutradara Rizal Mantovani”.Skripsi Universitas Mataram. Tidak diterbitkan.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).