ANALISIS NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS: ASPEK RELIGIUS HUBUNGAN MANUSIA DENGAN DIRI SENDIRI
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v6i3.5933Keywords:
Sikap religi, hubungan manusia dengan diri sendiriAbstract
Menjadi manusia yang sempurna adalah hal yang tidak mungkin terjadi di dunia. Namun, menjadi manusia yang berusaha dan bertekad menuju sempurna adalah hal bisa dicapai dengan segala keyakinan hati dan permohonan kelurusan di jalan Alah SWT. disertai dengan usaha diri menuju kebaikan yang haqiqi. Hal ini dapat disebut sebagai dimensi religius seseorang diri manusia terhadap diri sendiri. Menanamkan sifat keagamaan yang kuat dan kesiapan hati untuk menuju ke jalan yang benar. Kekuatan sifat religius terhadap diri sendiri dapat diaplikasikan dalam berbagai keadaan. Seperti keadaan bahagia, sedih, kecewa, terkesan atau sebagainya. Keadaan tersebut sangatlah membuktikan seberapa besar seseorang menggunakan sikap kereligiusan terhadap diri sendiri. Artikel berikut berisi beberapa penggalan sikap religi terhadap diri sendiri yang mampu menambah wawasan kita terhadap dimensi sikap ini.
References
Ali, Mohammad Daud. 2013. Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Anis, Khilma. 2019. Hati Suhita. Yogyakarta: Telaga Aksara.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta.
Fathurrahman, M. 2016. Pengembangan Budaya Religius Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Ta’allum, Vol. 04, No. 01, Juni 2016
Kartikowati, Endang. Zubaedi. 2016. Psikologi Agama dan Psikologi Islam Sebuah Komparasi. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama.
Novianti, Nova. Munir, Sirojul. Nilai Religius Dalam Novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Dan Rangga Almahendra. Jurnal Literasi. Vol.01 No 02 Oktober 2017.
Nurgiyantoro, Burhan. 2015. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Nurmadiah. 2019. Manusia dan Agama (Konsep Manusia dan Agama dalam Al-quran). Artikel Agama. Jurnal Pendais Volume 1 Nomor 1.
Prasanti, Dhita. Penggunaan Media Komunikasi Bagi Remaja Perempuan dalam Pencaria Informasi Kesehatan. Jurnal Lontar Vol. 6 No 1 Januari-Juni 2018, 13-21
Syukri, Y.T. 2006. Terjemah Tanqihul Qoul. Surabaya: Penerbit Al-Hidayah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).