ALIH WAHANA PADA ALUR FILM POSESIF SUTRADARA EDWIN KE NOVEL POSESIF KARYA LUCIA PRIANDARINI
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v6i3.5835Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk alih wahana pada alur film ke novel Posesif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yakni mendeskripsikan bentuk alih wahana pada alur film Posesif sutradara Edwin ke novel Posesif karya Lucia Priandarini. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kata, kalimat, dan dialog pada film dan novel Posesif yang menunjukkan bentuk alur pada film dan novel Posesif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film Posesif sutradara Edwin diproduksi oleh Palari Film, pada tahun 2017 dengan durasi 102 menit, dan novel Posesif karya Lucia Priandarini diterbitkan PT. Mizan Publika, pada tahun 2017 dengan 350 halaman. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik menonton, membaca, dan membuat deskripsi data berupa alur film dan novel Posesif. Teknik analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan bentuk alur menggunakan urutan pada tahapan alur dalam film dan novel Posesif, serta mendeskripsikan bentuk alih wahana menggunakan tiga metode penambahan, pengurangan, serta perubahan bervariasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan suatu karya sastra menjadi karya sastra baru tentu mengalami perbedaan, mengingat perubahan bentuk film menjadi novel tentunya menjadi wahana baru yang menyebabkan pengembangan alur cerita menjadi berbeda. Film Posesif menggunakan alur lurus (progresif). Setiap adegan dikisahkan secara kronologis, mulai dari pengenalan tokoh utama, konflik yang terjadi, hingga penyelesaian dalam film digambarkan secara runut. Alur cerita dalam novel menggunakan alur campuran. Cerita bergerak maju, namun ada beberapa bagian yang bercerita kilas balik masa lalu tokoh utama. Mendeskripsikan bentuk alih wahana pada alur film ke novel Posesif dilakukan dengan menggunakan tiga metode yakni penambahan, pengurangan, serta perubahan bervariasi. Penambahan terdapat pada alur tahap pengenalan dalam novel dengan judul “Rubik”, tahap pemunculan konflik “Rubik Pertama” dan “Saat Tiga Belas”, dan pada tahap klimaks “Tidak Cukup”. Pengurangan pada adegan saat Lala dan Yudhis keluar dari sebuah mall, adegan saat Lala dan Yudhis membuat lampu neon sigh forever, dan saat Lala dan Yudhis bernyanyi bersama di dalam mobil ketika mereka pergi dari rumah. Perubahan bervariasi terdapat pada alur tahap pengenalan dalam novel dengan judul “Melawan Diri Sendiri”, dan pada tahap penyelesaian dengan judul “Pelukan Ayah” dan “Yang Harus Tersampaikan”.
References
Boggs, Joseph. 1992. Cara Menilai Sebuah Film.Diterjemahkan oleh Asrul Sani. Jakarta: Yayasan Citra.
Carmila, S. D., Mursalim, M., & Rokhmansyah, A. 2018. Transformasi Novel Sabtu Bersama Bapak Karya Aditya Mulya Menjadi Film Sabtu Bersama Bapak Karya Monty Tiwa: Kajian Ekranisasi. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 2(4), 381-388. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB/article/view/1321
Damono, Sapardi Djoko. 2018. Alih Wahana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Endraswara, Suwardi. 2014. Metodologi Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Bukupop.
Eneste, Pamusuk. 1991. Novel dan Film. Flores: Nusa Indah.
Faruk. 2017. Metode Penelitian Sastra Sebuah Pembelajaran Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hikam, Fatih Al Hawarismi. 2017. “Analisis Proses Alih Wahana Dari Light Novel Ke Anime Gate: Jietae Kanochi Nite Kaku Tatakaeri”. Skripsi Universitas Diponegoro Semarang. Tidak Diterbitkan. https://eprints.undip.ac.id/58650/1/ (diunduh 17 Februari 2020).
Nurgiyantoro, Burhan. 2015. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
PM, Redaksi. 2012. Sastra Indonesia Paling Lengkap. Jawa Barat: Pustaka Makmur.
Priandarini, Lucia. 2017. Posesif. Jakarta Selatan: Penerbit Noura (PT. Mizan Publika).
Rokhmansyah, A., & Nugroho, B. A. 2019. Model Transformasi Babak Sinta Obong dalam Puisi-Puisi Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 54-59. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snpasca/article/view/245
Rokhmansyah, A., & Rahma, A. 2019. Transformasi Tokoh dalam Cerita Dewi Kekayi sebagai Hipogram Cerpen Kekayi Karya Oka Rusmini. Jurnal Sawerigading, 25(1), 13-20.
Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra Perkenalan Awal terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Setiawati, Rara Rezky. 2017. “Alih Wahana Novel Supernova Karya Dewi Lestari Menjadi Film Supernova Karya Rizal Mantovani Kajian Model Pamusuk Eneste”. Skripsi Universitas Negeri Makasar. Tidak Diterbitkan. https://eprints.unm.ac.id/6173/ (diunduh 17 Februari 2019).
Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. 2014. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wellek, Rene & Austin Warren. 2014. Teori Kesusastraan. Diterjemahkan oleh Melani Budiantoro. Jakarta: Gramedia.
Zulkarnain, Alex Leo. 1994. Apresiasi Film Indonesia. Jakarta: Dewan Film Nasional.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).