NILAI ETIKA DALAM NOVEL SERIBU WAJAH AYAH KARYA AZHAR NURUN ALA DAN PERANANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v6i3.5807Keywords:
etika, novel, peran pembelajaranAbstract
Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan nilai etika yang terkandung dalam novel Seribu Wajah Ayah karya Azhar Nurun Ala, 2) Mendeskripsikan peranan pembelajaran nilai-nilai etika pada novel Seribu Wajah Ayah karya Azhar Nurun Ala di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, desain penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yaitu novel Seribu Wajah Ayah karya Azhar Nurun Ala, dengan wujud data berupa penggalan kata dan kalimat yang mengandung nilai etika dalam novel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca simak dan catat. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian hasil analisis secara informal. Berdasarkan hasil penelitian terdapat tiga jenis nilai etika dalam novel Seribu Wajah Ayah, yaitu (1). Nilai religi berjumlah 15 data 34,88%, (2). Nilai moral berjumlah 22 data 51,16% yang terdiri dari kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, keberanian, kemandirian, pengorbanan, dan pantang menyerah, (3). Nilai sosial berjumlah 6 data 13,96% yang terdiri dari sikap peduli dan kerja sama. Nilai etika yang paling dominan dalam novel Seribu Wajah Ayah adalah nilai moral yang berjumlah 22 data 51,16%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai etika yang ada pada novel Seribu Wajah Ayah dapat memberikan peranan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA dan dapat dimanfaatkan oleh guru bahasa Indonesia sebagai bahan kajian dalam pembelajaran materi bahasa Indonesia kepada peserta didik di SMA Kelas XII Semester II, dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan dalam novel dengan indikator menganalisis isi (unsur intrinsik dan ekstrinsik). Penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat bagi guru untuk memberikan motivasi kepada peserta didik di SMA. Penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat untuk pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang positif bagi peserta didik di SMA.References
Ala, N. 2020. Seribu Wajah Ayah. Jakarta: Grasindo.
Aminuddin. 2010. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Anwar, R. 2010. Akhlak Tasawuf. Bandung: CV Pustaka Setia.
Anwar, S. 2019, Januari. Nilai-nilai Pendidikan dalam Antologi Cerita Pendek “Aroma Asa” karya Atika Dewi, dkk dan Implikasinya. In Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia 1.
Depdikbud. 2013. ―Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)‖. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Eagleton, Terry. 2007. Teori Sastra. Sebuah Pengantar Komprehensif.
Yogyakarta: Jalasutra.
Elneri, N., Thahar, H. E., & Abdurahman, A. 2018. Nilai-nilai pendidikan dalam novel mamak karya Nelson Alwi. Puitika, 14(1), 1-13.
Handayani, D., Gafari, O. F., & Hadi, W. (2019). Social Values on the Novel" Aku Harus Jadi Malaikat" Zakiah D Aziz's Work: Review of Literature Sociology and the Relevance as Teaching Material in Senior High School. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 2(2), 328-337.
Keraf, A. Sonny. 2010. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Buku Kampus.
Kurniawan, Heru. 2009. Sastra Anak (dalam Kajian Strukturalisme, Sosiologi, Semiotika, hingga Penulisan Kreatif). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Maikomah, S., Zahar, E., & Masni, H. 2018. Analisis Nilai Etika Tolong-Menolong Tokoh Hepi Dalam Novel Anak Rantau Karya A. Fuadi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 8(1), 204-212.
Murywantobroto dkk. 2013. Mengenal Prosa Fiksi. Semarang.
Musanna, Al. "Indigenisasi Pendidikan: Rasionalitas Revitalisasi Praksis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2.1. 2017: 117-133.
Nurgiyantoro, B. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM press.
Nurhayati. 2012. Pengantar Ringkas Teori Sastra. Yogyakarta: Media
Nuryadi. 2012. Etika dan Estetika Tembang Campur Sari Album Volume 1 dan Ngidam Sari oleh Manthous. Purworejo: Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Nuryatin, Agus. 2010. Mengabadikan Pengalaman dalam Cerpen. Rembang: Yayasan Adhigama.
Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Robert Rizki Yono, & Tri Mulyono. 2020. Nilai Religius Dalam Novel Jatuhnya Sang Imam Karya Nawal El Saadawi. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 1(02), 12-18.
Rosianti, M., Widayanti, M., & Sugiyanto, Y. (2019). Nilai Sosial dalam Novel “Ayah” karya Andrea Hirata : Kajian Sosiologi Sastra. Klitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2).
Salam, B. 2012. Etika Individual. Jakarta: Rineka Cipta.
Sari, N. L., Agustina, E., & Lubis, B. 2019. Nilai-nilai Sosial dalam Novel tentang Kamu karya Tere Liye Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Ilmiah KORPUS, 3(1), 55-65.
Sefudin, Syamsul Anwar. "Aspek-Aspek Nilai Moral Dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Karya Agnes Davonar Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran." Cakrawala: Jurnal Pendidikan 11.1. 2017: 47-54.
Sudaryanto. 2008. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar
Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta
Wacana University Press.
Sudjiman, Panutti. 2006. Memahami Cerita Rekaan, Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.
Sugiyono, P. 2005. Memahami penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sulaeman, A., & Purawinangun, I. A. 2020. Social Value in the Novel Hatta: Aku Datang karena Sejarah by Sergius Sutanto as Teaching Materials in Teaching Literature in Schools.
Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tanyid, M. 2014. Etika dalam pendidikan: kajian etis tentang krisis moral berdampak pada pendidikan. Jurnal Jaffray, 12(2), 235-250.
Tarsinih, E., & Sutinih, S. 2020. Nilai-nilai Sosial dalam Novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia sebagai Bahan Ajar Sastra dan Model Pembelajarannya di SMA. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 4(2).
Wicaksono, 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Bandung: Garudhawaca.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).