Strategi Bahasa Influencer TikTok pada Konten Unboxing Labubu dan Fenomena FoMO
DOI:
https://doi.org/10.30872/8b7x3x06Abstract
Penelitian ini mengidentifikasi bentuk tindak tutur perlokusi pada beberapa konten unboxing Labubu di Media Sosial TikTok serta menidentifikasi efek yang timbil terhadap audiens dari konten tersebut yang berikaitan dengan fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa tuturan dalam video TikTok beserta kolom komentar dari konten Video TikTok tersebut yang dianalisis berdasarkan klasifikasi tindak tutur perlokusi menurut Geoffrey Leech. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode agih dan padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk tindak tutur perlokusi yang muncul yaitu membuat pendengar tahu bahwa, membuat pendengar berpikir tentang, menarik perhatian, mengesankan, menyenangkan, dan menjengkelkan. Efek yang timbul terlihat pada beberapa komentar audiens berupa respons kognitif, afektif, da n konotatif, seperti rasa ingin tahu, kekaguman, higga diskusi sampai keinginan memiliki produk Labubu. Fenomena FoMO muncul melalui penggunaan bahasa leksikal seperti ”mau”, ”racun banget”, dan intensifikasi lainnya yang menunjukkan dorongan keinginan. Dengan demikian, tindak tutur perlokusi dalam konten TikTok terbukti efektif memengaruhi persepsi dan perilaku audiens.
References
Amalia, A. C., & Putri, G. S. (2019). Analisa Pengaruh Influencer Social MediaTerhadap Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z di Kota Surabaya. SOSIAL, 52.
Balkis, A. S., & Mayyadah, S. (2025). Dampak Media Sosial TikTok Terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) Minat Beli Boneka Labubu (Metode Survei Pada Komunitas Bermain Tangerang). Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 401-408.
Dea F, A., N. D, K. A., Aulia, N. R., Riski, Y. N., & Anhar. (2025). Analisis Wacana Ekspresi Kecemasan Dalam Media Sosial: Kajian Pragmatik Tuturan Remaja Dengan Fenomena FoMO. IMEIJ: Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 10168-10174.
Fajar, M. (2026). Buying under Influence: Interaksi Antara FOMO, Teman Sebaya dan Pengendalian Diri Terhadap Perilaku Belanja Impulsif di Kalangan Generasi Z. Management and Entre preneurship Journal, 61-78.
Harianja, P. A., Simanjuntak, D. S., Purba, Y. S., & Pinem, H. S. (2025). Speaking Dell Hymes Dalam Talkshow Little Big Shots. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1-10.
Hazizah, R., Ginting, S. P., Bangun, S. E., Sigalingging, W., & Puteri, A. (2025). Fungsi Bahasa dalam Interaksi Masyarakat Beragam Budaya. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5034-5040.
Hutahaean, C., Salsabila, A., & Triyoga, A. I. (2025). Pengaruh Diksi Influencer Terhadap Bahasa Gaul Generasi Z di TikTok. Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan, 112–125.
Kartika, D., Permata, R., & Wibowo, S. (2025). Impulsive Buying Behavior on Viral Products: The Role of FoMO and Social Proof. Journal of Consumer Psychology and Marketing, 44–58.
Kiding, S., & Matulessy, A. (2019). Dari Fomo ke Jomo: Mengatasi Rasa Takut akan Kehilangan (Fomo) dan Menumbuhkan Resiliensi terhadap Ketergantungan dari Dunia Digital. PSISULA, 174.
Kusuma, R., Indriani, F., & Rahmawati, A. (2025). Peran Influencer Digital dalam Membentuk Tren Perilaku Konsumtif Anak Muda. Jurnal Komunikasi Digital, 15(1), 88–102.
Leech, G. (1993). Prinsip-prinsip Pragmatik. (M. Oka, Penerj.). Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Lestari, P. (2026). Pengaruh E-Commerce, Influencer Marketing, dan Fomo Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Gen Z. Skripsi/Laporan Penelitian.
Luftiani, D., Setiawan, A., Safitri, M., & Wibowo, M. E. (2025). Eksplorasi Hubungan Fear Of Missing Out (FOMO), Pengaruh Selebriti, dan Limited Edition Terhadap Purchase Intention Boneka Labubu Pada Komunitas Labubu di Media Sosial. Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi (Dinamika), 89–101.
Maharani, S., Banowo, A., & Setyarini, T. (2025). Intensitas Penggunaan TikTok dan Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) pada Generasi Z. Jurnal Psikologi Sosial Digital, 3(2), 145–158.
Merisha, R. (2022). Pengaruh Tindak Tutur Direktif Pemengaruh (Influencer) Dalam Promosi (Endorsment) Di Media Sosial Instagram Terhadap Minat Belanja Masyarakat. Universitas Pendidikan Indonesia.
Nasarudin, Susanti, S., Akmal, Razak, N. K., Annisa, Herman, & Ndjoeroemana, Y. (2023). Pragmatik: Konsep Teori dan Praktek. CV. Gita Lentera.
Nuramila. (2019). Tindak Tutur Bahasa Indonesia Dalam Unggahan Media Sosial Instagram@ Liputan6 (Kajian Pragmatik) (Doctoral dissertation). UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.
Nurazizah, S. T. (2025). Dampak Tren Influencer Terhadap Citra Diri Dan Perilaku
Konsumtif. Universitas Widyatama, 1–6.
Puspaningtyas, A. (2025). Media Sosial sebagai Ruang Diskursif Komunikasi Digital. Jurnal
Wacana Komunikasi, 11(1), 34–49.
Retnaningsih, W. (2022). Kajian Pragmatik Dalam Studi Linguistik. Yogyakarta: CV. Hidayah.
Septora, R. (2021). Analisis Tindak Tutur Perlokusi Di Media Sosial Youtube Konten
Podcast (Kajian Pragmatik). JURNAL SILISTIK Dimensi Linguistik, 25–37.
Surip, M., Haryadi, H., & Pratama, Y. (2024). Efektivitas Bahasa Media Sosial TikTok dalam
Menyampaikan Pesan Singkat. Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 8(3), 201–215.
Ulya, N. (2024). Perubahan Pola Komunikasi Interpersonal Masyarakat di Era Serba Digital.
Jurnal Sosiologi Digital, 2(1), 12–25.
Wahyuni, E. S. (2021). Kesantunan Berbahasa Generasi Z Pada Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa
Indonesia Tahun Angkatan 2017/2018 IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Instagram. Syekh Nurjati Institutional Repository.
Wenno, R., Silooy, M., & Souisa, T. (2026). Analisis Makna Pragmatik dan Konteks Tuturan
dalam Wacana Digital. Jurnal Linguistik Terapan, 14(1), 55–70.
Yuwono, B., & Sudradjat, A. (2025). Influence of Influencer Marketing, E-WOM on
Timephoria Purchase Decisions via TikTok, Mediated by FoMO. Journal of Digital Marketing and Communication, 5(1), 101–118.
Zaenurie, T. L., Anggraeni, E. D., Pramono, D., & Utomo, A. Y. (2022). Analisis Tindak
Tutur Perlokusi Dalam Video Webinar “Reformasi Pendidikan Indonesia” Pada Saluran YouTube Kemendikbud RI. Prosiding Seminar Nasional Sasindo Unpam, 149–159.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reani Septia Nanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).