Absurditas Dalam Naskah Drama Manufaktur Anatomi Kera Karya Gulang Satriya Pangarso
Abstract
Penggunaan simbol hewan dalam karya seni dan sastra telah menjadi medium alegoris yang kuat sejak puluhan ribu tahun lalu untuk merepresentasikan tingkah laku, moralitas, hingga kritik sosial manusia. Penelitian ini mengkaji fenomena simbolisasi hewan dan hubungan timbal balik antara manusia dan hewan dalam naskah drama Manufaktur Anatomi Kera karya Gulang Satriya Pangarso. Naskah Ini menampilkan narasi unik mengenai pemujaan terhadap kera sebagai refleksi atas krisis eksistensial manusia. Tujuan dari penelitian Ini adalah untuk mendeskripsikan narasi dan bentuk-bentuk absurditas yang terdapat dalam naskah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan berlandaskan pada teori Absurdisme Albert Camus sebagai kerangka utama, yang didukung oleh teori Semiotika Roland Barthes sebagai pendekatan untuk membedah tanda-tanda simbolik dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Narasi absurditas dalam naskah Manufaktur Anatomi Kera terkonstruksi melalui jalinan alur yang tidak linear, dialog-dialog yang melampaui logika konvensional, serta karakterisasi tokoh yang terjebak dalam kondisi anomali; (2) Bentuk-bentuk absurditas termanifestasi dalam penggambaran semesta yang absurd, upaya tokoh dalam pencarian makna dan kedamaian hidup di tengah kekacauan, serta munculnya konsep spiritualisme yang tidak lazim melalui pemujaan terhadap hewan. Penelitian Ini menyimpulkan bahwa simbolisasi kera dalam naskah tersebut bukan sekadar figuratif, melainkan representasi dari keterasingan manusia dan upaya sia-sia dalam mencari pegangan hidup di tengah dunia yang tak masuk akal.
Kata kunci: Absurdisme, Manufaktur Anatomi Kera, Albert Camus, Semiotika, Simbolisme Hewan
Full Text:
PDFReferences
A Desriyanto, dkk. (2023). Absurditas Eksistensi Tokoh Barman dalam Novel Khotbah di Atas Bukit Karya Kuntowijoyo. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(1), 51-74.
Camus, Albert. (2020). Mitos Sisifus. Yogyakarta: Penerbit Circa.
Danielle Burke, dkk. (2022). Cryptic Creatures: The Symbolism of Animals in Art. Fine Art Restoration Co. United Kingdom (UK). https://fineart- restoration.co.uk/news/cryptic-creatures-the-symbolism-of-animals-in-art/
Esslin, Martin. (2018). Teater Absurd. Jawa Timur: Pustaka Banyumili.
Fenti, Hikmawati. (2020). Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers Divisi Buku Perguruan Tinggi PT RajaGrafindo Persada.
Gede Agus Siswadi, dkk. (2024). Filsafat Manusia: Memahami Manusia Sebagai Homo Complexus. Sumatera Barat: PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.
Indonesia Dramatic Reading Festival. (2020). IDRF 2020 – Diskusi Peluncuran Bulu LELAKON / 10 Desember 2020. Youtube. https://www.youtube.com/live/DcJen1Jn3SI?si=Sc-6_CV4718lFWoD
Kaelan. 2017. Filsafat Bahasa Semiotika dan Hermeneutika. Yogyakarta: Penerbit Paradigma
Margaretha, Nurshenly. (2022). Mitos Sisifus dalam Perspektif Eksitensialisme Albert Camus dan Relevansinya dalam Kehidupan Kontemporer. Skripsi. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Nurul Inayah, dkk. Dramaturgi Rasa 10 Lakon Lelakon 2020. Yogyakarta: Kalabuku.
St. Adawiyah Arisa, dkk. (2020). Telaah Absurditas Albert Camus dalam Novel Cara Berbahagia Tanpa Kepala Karya Triskaidekaman: Tinjauan Psikoanalisis. NEOLOGIA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(3), 145-150.
Yusriansyah, Eka. (2019). Absurditas Naskah Drama “Pelajaran” karya Eugene Ionesco. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2), 94- 102.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v10i2.26204
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nur Halimah
Editorial address:
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Email: jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License





