Keterasingan manusia dari alam dalam cerpen Sumir karya Eka Kurniawan kajian: ekokritik sastra Greg Garrard
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v10i1.22230Abstract
Penelitian ini menganalisis keterasingan manusia dari alam dalam cerpen Sumur karya Eka Kurniawan melalui pendekatan ekokritik Greg Garrard. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pencatatan kutipan teks yang relevan. Analisis difokuskan pada enam unsur ekokritik Garrard: binatang, polusi, hutan belantara, bencana, tempat tinggal, dan bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan alam di dalam cerpen dipicu oleh perubahan iklim yang mengganggu siklus musim, disebabkan oleh aktivitas manusia seperti kontaminasi dan penebangan liar. Faktor penyebab kerusakan lingkungan terbagi menjadi faktor alam (kemarau panjang, hujan badai, banjir bandang, angin topan) dan faktor manusia (pembangunan bendungan tidak terencana, penebangan liar). Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas manusia tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan menjadi penyumbang bencana dan kerusakan alam terbesarKata kunci: : Cerpen, Ekokritik Sastra, Keterasingan Manusia, AlamReferences
Anam, S. M. (2021). Puisi Lingkungan Hidup (Studies Ekokritisisme Terhadap Antologi Puisi Hams Al Lufin Mikhail Naimy) . Konsentrasi Bahasa dan Sastra Arab.
Asriningsari, A. d. (2016). Jendela Kritik Sastra: Menjadi Kritikus Akademika Melalui Jendela Kritik Sastra Indonesia. Semarang: Universitas PGRI Semarang.
Callicott JB and Grove-Fanning W. (2009). Should endangered species have standing: Toward legal rights for listed species. Social Philosophy and Policy 26: 317–352. United Nations Convention on Biodiversity 1992
Devi, N. L. (2013). Unsur Interinsik Dalam Cerita Pendek Hitofusa No Budou Karya Arishima Takeo. Universitas Brawijaya.
Endraswara, S. (2016). Metodologi Penelitian Ekologi Sastra. Jakarta: PT Buku Seru. Gerrard, G. (2004). Ecocriticism The New Critical Idiom. Roulesdee London.
Hiatus, H. (2024). Kerusakan Alam Dalam Kumpulan Cerita Pendek TEluk Wengkay Karya Korrie Layun Rampan Kajian: Ekokritik Sastra. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Mulawarman
Husono, S. (2008). Ekokritik: Kritik Sastra Berwawasan Lingkungan. Fakultas Sastra, Universitas Diponegoro.
Ikhwan, A. K. (2020). Relasi Anak Terhadap Lingkungan Hidup Dalam Novel Anak: Kajian Ekokritik Greg Gerrard . Universitas Negeri Surabaya.
Khomisah. (2020). Ekokritik Dalam Perkembangan Kajian Sastra. Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
.
Kurniawan, E. (2020). Sumur. Penguin Books
Nurgiyantoro, B. (1994). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada. Pradopo, R. D. (2011). Prinsip-Prinsip Kritik Sastra . Yogyakarta: Gadjah Mada.
Schacht, Richard. (2005). Alienasi : sebuah pengantar paling komprehensif / Schacht, Richard ; Penerjemah: Ikramullah Mahyuddin. Yogyakarta : Jalasutra
Supawuryandari, N. (2023). Menjaga Lingkungan Alam Melalui Karya Sastra: Cerita Rakyat Yogyakarta. Yogyakarta: Badan Riset Dan Inovasi Nasional
Sukmawan, S. (2016). Ekokritik Sastra: Menanggapi Sasmitu Arcadia. Malang: UB Press.. Sumardjo, J. d. (1997). Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Syarif, N. A. (2019). Fenomena Lingkungan Dalam Serial Anak-Anak Mamak Karya Tere Liye:Kajian Ekokritik . Fakultas Bahasa Dan Sastra: Universitas Negeri Makassar.
Wiyatmi. (2017). Perempuan Dan Bumi Dalam Sastra: Kritik Sastra Feminis Ekokritik, Sampai Ekofeminisme. Yogyakarta: Cantrik Pustaka.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).